V I O L A

V I O L A
BAB - 26


__ADS_3

Louise pulang tengah malam ke mansion dan melihat Viola telah tertidur pulas, akhirnya Louise memutuskan untuk tidur di ruang kerjanya karena Louise mabuk dan dia tidak ingin Viola mengetahuinya.


Viola bangun dan tidak melihat Louise di sampingnya bahkan semalam dia tahu Louise tidak tidur bersamanya. Viola mandi dan segera ke rumah sakit. Viola menelfon Louise tapi tidak di angkatnya.


mungkin dia lagi sibuk ngurus proyek." gumam Viola dan masih berpikiran positif.. Viola kembali bekerja seperti biasa.. siang harinya Louise menelfon Viola "hallo honey, kamu sibuk.?" tidak sayang, aku sedang memeriksa laporan.'.. maafkan aku honey, semalam aku tidur di ruang kerja, aku mabuk semalam karena kebanyakan minum bersama teman-teman kuliahku dulu.".. "ya tidak apa-apa sayang, aku lanjut kerja lagi ya, banyak laporan yang mesti aku periksa.".. oke honey" jawab Louise..


Viola di sibukkan dengan banyak kerjaan di rumah sakit sehingga dia tidak terlalu memikirkan tentang suaminya. dan dia percaya sama suaminya karena suaminya tidak mungkin berbohong sama seperti dirinya..


*


seminggu sudah Viola melihat sikap suaminya yang semakin berubah, awalnya Viola memahaminya tapi lama kelamaan Louise semakin tidak tahu diri.


Viola masih membiarkan suaminya seperti itu dan belum menegurnya, jika sudah tidak tahan dengan sikap suaminya maka Viola akan langsung menegurnya.


Louise tidak pulang ke mansion tapi Erick membawanya ke apartemennya, jika Louise mabuk berat. dan Viola mengetahuinya, bagaimana tidak, ada seseorang yang mengikuti Louise sejak kemarin dan tidak di ketahui oleh Louise dan Erick.


Viola menyewa seseorang untuk mengikuti Louise, apa saja yang di lakukan oleh Louise, Viola mengetahuinya.


"maaf nyonya, tuan lagi di club' Nine teen' bersama teman-temannya di room VVIP Rose 01." baiklah, aku ke sana sekarang.".. Viola pergi ke club' yang di maksud.. sampai di sana, Viola mencari Louise di room VVIP Rose 01, dan ternyata Louise bersama teman-temannya sedang duduk dengan ladies club' sambil menikmati minuman.

__ADS_1


Viola menitikkan air mata, saat melihat suaminya sedang bermesraan dengan ladies club' malam. Viola memutuskan untuk pulang ke mansion, sejak pulang ke mansion, Viola selalu melamun dan berdiam diri.


paginya, Viola berangkat ke rumah sakit dengan menyetir mobil sendiri.. selama perjalan ke rumah sakit Viola lebih banyak melamun, hingga membuatnya nyaris kecelakaan.


"jangan menangis Vio, jangan menangis, kamu kuat, ya kamu kuat." Viola berbicara untuk menyemangati dirinya sendiri..


tiba di ruangannya, Viola kembali menangis karena tidak bisa menahan rasa sakit di dadanya. "aku harus bagaimana.? sakit dada ini, sakit sekali, hiksss.?" Viola menangis di ruangannya, hingga membuat matanya sembab, lama dia berpikir tentang nasibnya, tiba-tiba ruangannya di ketuk seseorang dari luar..


masuklah..".. maaf dok, dokter Charlos ingin menemui ibu."..


suruh masuk Lilis..".. masuklah dokter Charlos ke dalam ruangannya.. "maaf menganggu waktu anda, bagaimana soal berkas lamaran Lisa.?" kata Charlos..


aku tidak apa-apa Dokter Charlos, mataku hanya kelilipan saja kok." Viola menjawab sambil tersenyum..


"benarkah begitu.?" tanya Charlos yang penasaran dengan Viola..


"ya, seperti yang kamu lihat." jawab Viola... Charlos tahu jika Viola sedang tidak baik-baik saja, terbukti dari mata Viola yang memerah dan terlihat bengkak habis menangis..


"baiklah, kalau begitu aku permisi."..

__ADS_1


charlos keluar dari ruangan, Viola mengambil Tasnya dan pergi dari rumah sakit, Tasya pergi ke tepi danau, di mana tempat dia sering pergi jika mendapat masalah atau sedang memikirkan sesuatu.


handphone Viola berdering, dan yang menelepon nya adalah Louise suaminya. Viola hanya melihat dan tidak menjawab telpon dari Louise. handphone nya berdering berulang kali, tapi tetap tidak di angkatnya. Viola pulang ke mansion menjelang malam, saat tiba di rumah, Viola melihat mobil Louise telah terparkir di garasi.


Viola masuk dan langsung menuju kamarnya, dia membersihkan dirinya, berganti pakaian dan tidur. Viola sengaja tidur lebih awal, karena tidak ingin menemui Louise.


sedangkan Louise berada di ruang kerjanya. Louise tak tahu jika Viola telah tiba di mansion, sekali lagi Louise menelfon Viola dan tetap tidak di angkatnya. hingga akhirnya handphone Viola berada di luar jangkauan.


Louise naik ke kamarnya, dia melihat Viola telah tertidur, diapun ikut naik ke kasur dan tidur bersama Viola, lalu memeluk Viola.


keesokan harinya, Viola buru-buru ke rumah sakit, dia tidak ingin Louise melihatnya saat bangun pagi. Viola pergi ke rumah sakit tanpa membawa handphone, handphone nya sengaja di cas..


tiba di rumah sakit, Viola di sibukkan dengan kerjaan, Viola sengaja menyibukan dirinya agar tidak terlalu pikiran tentang Louise.


Louise bangun dan melihat Viola tidak berada di sampingnya, Louise mengambil handphone dan menelfon Viola tapi handphone Viola di luar jangkauan. Louise mandi dan bersiap untuk ke kantor, Louise turun ke lantai bawah dan menanyakan Viola pada maid. maid hanya menjawab "nyonya telah pergi sejak pagi-pagi sekali tuan." Louise berpikir mungkin Viola sedang ada banyak kerjaan hingga harus pagi-pagi sekali ke rumah sakit.


Louise mampir ke rumah sakit dan ingin bertemu dengan Viola tapi Viola terus menghindar. akhirnya Louise memutuskan segera ke kantornya.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


__ADS_2