V I O L A

V I O L A
BAB - 19


__ADS_3

Keesokan harinya, Louise bangun lebih dulu, Louise melihat Viola masih tertidur dan kemudian menelepon Erick untuk membawakan sarapan pagi untuknya dan Viola. setelah menelfon Erick, Louise membersihkan diri di kamar mandi dan kembali duduk di samping Viola. Louise memegang tangan Viola, tangan Viola terasa panas, Louise menekan tombol Nurse Call, perawat dan dokter datang untuk memeriksa Viola. Dokter segera menangani viola, setelah melakukan penanganan pada Viola, dokter dan perawat pamit pada Louise.


Louise." panggil mama pada Louise. Louise menoleh ke arah suara yang memanggil namanya. "mama".. bagaimana keadaan Viola.?".. dia hanya demam ma, karena semalam viola kehujanan, tapi sekarang sudah agak mendingan karena sudah di tangani dokter.".. mama menarik tangan Louise agar menjauh dari tempat tidur Viola.


Louise, jelaskan pada mama kenapa bisa kamu meninggalkan Viola di butik sendirian.?" ucap mama yang sejak semalam menahan amarahnya pada Louise. " semua salah Louise ma, Louise mengurus kerjaan hingga lupa menyuruh Erick untuk menjemputnya di butik.".. "apa sebegitu pentingnya pekerjaan mu di banding istri mu sendiri hah.?".. "maaf ma, Louise salah."... mama pergi meninggalkan Louise di depan pintu dan duduk di sebelah tempat tidur Viola.

__ADS_1


Erick datang ke rumah sakit membawa makanan yang sudah di pesan Louise,maaf tuan, ini pesanan anda.".. letakan saja di meja Erick, setelah itu kamu boleh kembali tapi handphone kamu on terus ya.. "baik tuan"..


karena Viola masih tertidur, akhirnya mama memutuskan untuk kembali di rumah.. "kalau Viola sudah bangun, segera hubungi mama, mama akan kembali lagi ke sini.".. iya ma" kata Louise.


tak berapa lama, Viola bangun, dia melihat sekeliling ruangan yang terasa asing buatnya dan aroma obat yang sangat menyengat. "aku di mana.? Louise.." Viola memanggil Louise dengan suara yang pelan tapi masih di dengar Louise, Louise yang mendengar namanya di panggil segera masuk ke dalam kamar VVIP tempat Viola di rawat. "Vio, kamu sudah sadar. aku ambilkan minum ya.?" Louise mengambil minum dan menyiapkan makanan yang sudah di bawakan Erick.. "kamu minumlah dulu, abis itu aku siapkan makanannya.?".. Viola meminum air yang di berikan Louise hingga habis, Louise berniat untuk menyuapkan makanan untuk Viola tapi Viola menolaknya.. "aku bisa makan sendiri.".. sudahlah, jangan menolak Viola.".. Viola hanya mengikuti perintah Louise karena tidak ingin berdebat dengan Louise. aku sudah kenyang Louise.".. baru 3 sendok kamu sudah kenyang Viola.?".. "perutku rasa tidak nyaman.".. ya sudah, di minum obatnya." setelah meminum obatnya Viola kembali berbaring di tempat tidur.

__ADS_1


sorenya Viola terbangun dan melihat Louise sedang menelepon di kursi, Louise melihat viola telah bangun dan segera mengakhiri telponnya, Louise berjalan ke Viola. "kamu sudah bangun.?".. "iya,,, Louise aku ingin mandi.".. ya, aku bantu ke kamar mandi ya.?" louise memapah Viola hingga ke kamar mandi.. pakaianmu sudah aku siapkan di dalam, kalau perlu sesuatu bilang ya, aku duduk di sofa".. "iya Louise.".. Viola membersihkan dirinya dan Menganti pakaiannya, setelah semua selesai, Viola memanggil Louise. Louise masuk ke kamar mandi dan membantu Viola keluar dari sana.


Louise aku ingin duduk di luar sebentar, aku bosan tidur terus Louise.".. baiklah, ayok kita ke depan.".. Louise dan Viola duduk di depan ruang inap, sambil melihat tanam, karena ruang VVIP tempat Viola di rawat berhadapan dengan taman. Viola duduk hanya berdiam melihat ke taman.. Louise, aku ingin pulang, aku bosan di sini.?".. besok saja pulangnya ya.?".. aku mau sekarang Louise." pinta Viola dengan sedikit manja.. tapi kamu masih sakit viola.".. Louise apa kamu lupa, aku juga seorang dokter, hanya dengan beristirahat yang cukup dan meminum obat maka aku bisa sembuh.".. Louise tidak bisa berkata lagi, karena itu keinginan Viola untuk segera pulang ke rumah.. baiklah, aku telp Erick untuk mengurus semuanya, kita pulang hari ini.".. makasi Louise." Viola tersenyum pada Louise dan memegang tangannya. Louise hanya tersenyum dan mengusap rambut panjang Viola.


Sore itu juga Viola pulang bersama Louise, tiba di mansion mama dan papa kaget karena Viola sudah berada di mansion.. "kenapa pulang, kamu masih sakit Vio.? harusnya istirahat dulu di sana, biar bisa di pantau sama dokter sayang.".. mama, apa mama lupa kalau aku seorang dokter.? kata Louise.. aku juga bisa merawat istriku sendiri mama." ucap Louise .. "hais, terserah kamu saja, ya sudah, naiklah ke kamar kalian dan segera beristirahat, makan malamnya nanti di bawakan ke kamar kalian.".. ya mama" ucap Louise dan Viola bersamaan.

__ADS_1


sampai di kamar, Louise membantu Viola untuk berbaring di kasurnya.. Louise sangat perhatian pada Viola sejak kejadian kemarin, Louise merasa bersalah pada Viola, hingga dia menebus kesalahannya dengan memberikan perhatian pada Viola.. "Louise,, selesai acara pernikahan kita segera balik ke London kan.?".. Louise memegang tangan Viola dan berkata " iya, kita akan kembali secepatnya.".. apa boleh aku bekerja.?".. Louise tersenyum karena melihat wajah Viola yang begitu mengemaskan saat berbicara padanya.. "iya, kamu akan bekerja di rumah sakit, tapi tetap dalam pengawasan ku ya.".. "iya"... jawab Viola dengan senyuman lebarnya dan membuat wajahnya semakin imut.. Louise mencubit hidung Viola dan menyuruhnya untuk segera beristirahat.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


__ADS_2