V I O L A

V I O L A
BAB - 31


__ADS_3

Hanna berangkat sendiri ke Skotlandia, mama Merry dan Papito mengantarnya ke stasiun kereta, " Hanna, kamu hati-hati di sana, jaga kesehatan dan jangan terlalu banyak berpikir tentang posisi bayi dalam perut mu. Jika sampai di sana, segeralah untuk mencari orang agar menemani mu di rumah sakit. " kata mama Merry yang begitu khawatir dengan Hanna.. Hanna tersenyum dan menjawab " ya mama. " kata Hanna dan memeluk mama Merry.. " Terimakasih sudah merawat dan menjaga Hanna selama di sini, Hanna sayang mama Merry dan Papito'. mama dan papito jangan terlalu capek bekerja ya, jaga kesehatan. Jika Hanna sudah sampai, Hanna akan kabari."


setelah acara berpelukan selesai, Hanna naik ke dalam kereta.


tanpa di duga Anak buah Louise melihat Viola saat berbicara dan berpelukan di stasiun kereta, mereka lalu memberi kabar pada Erick dan Erick segera memberitahu Louise. Louise menyuruh untuk selalu mengikuti dan jangan sampai kehilangan jejak Viola.


sebagian anak buah Louise mengikuti Viola di kereta dan sebagian lagi di perintahkan untuk mengikuti kedua orang tua yang telah mengantar Viola ke stasiun.


Viola duduk dekat dengan jendela dan anak buah Louise duduk berjarak 2 kursi dari Viola.


setelah mengantar Viola ke stasiun, mama Merry dan papito pulang, di ikuti anak buah Louise, begitu sampai di rumah, anak buah Louise ikut masuk ke dalam rumah..


"kalian siapa.?" tanya Papito, mama Merry bersembunyi di balik Papito karna ketakutan.


" kami tidak akan berbuat kasar, kami hanya ingin mencari tahu tentang wanita yang kalian antar di stasiun tadi." tanya orang suruhan Louise..


" ada apa dengan dia, dan kenapa kalian ingin mencari tahu.? memangnya dia siapa.?" tanya Papito..


" anda ingin tahu tuan.. baiklah, kami akan beritahu, dia VIOLA istri dari tuan Louise Alexander yang menghilang sekitar 8 bulan yang lalu." kata anak buah Louise..


" tapi namanya Hanna bukan Viola.?" kata mama Merry di belakang Papito..


" anda masih tidak percaya, ini buktinya, di lihat kan foto Viola bersama Louise." Papito dan mama Merry terkejut melihat foto Hanna alias Viola..


" bisa beritahu, Nyonya kami kemana.? jujurlah pada kami, kami tidak akan melakukan kekerasan pada kalian. cukup berkata jujur maka kami akan pergi dengan segera."


" Hanna pergi ke rumah sakit Skotlandia, dia akan melahirkan di sana." kata mama Merry..

__ADS_1


" bisa minta alamat rumah sakit di sana.?"


awalnya mama Merry ragu untuk memberikan alamat rumah sakit, tapi karna melihat dengan baik foto Viola bersama Louise akhirnya mama Merry memutuskan untuk memberikan alamat rumah sakit tempat Viola bersalin. "ini alamatnya..".


setelah mendapatkan alamatnya, anak buah Louise segera menghubungi Erick di depan Papito dan mama Merry.. " hallo tuan, Nyonya Viola sedang menuju Skotlandia mengunakan kereta, Nyonya akan melahirkan di sana dan alamat rumah sakit tempat nyonya bersalin akan segera saya kirim tuan.".. "segera ke Skotlandia sekarang, kami akan menyusul." perintah Erick..


" baik tuan."..


" kami permisi tuan dan nyonya, Terimakasih untuk informasinya." anak buah Louise pergi dari rumah Papito dan mama Merry.


"Papito, nama asli Hanna adalah Viola. kenapa dia berbohong pada kami.? apakah terjadi sesuatu padanya dan suaminya.?"


"sudahlah jangan di pikirkan, setidaknya suaminya sudah menemukannya." kata Papito..


*


" bagaimana.?" tanya Louise..


" tuan, nyonya sedang hamil dan sekarang sedang menuju ke rumah sakit Skotlandia untuk melakukan operasi SC." kata Erick...


"segera siapkan pesawat sekarang juga, aku akan menemui Viola di sana."


"baik tuan."


Louise segera ke bandara, Louise keluar dari ruangan dengan terburu-buru dan Louise pergi tanpa bertegur sapa dengan Nicky di depan pintu.


Viola telah tiba di Skotlandia, dengan membawa tas kecil, Viola pergi ke rumah temannya yang berada di sana, selama perjalanan ke rumah teman, Viola sempat merasakan sakit pada perutnya dan dia berpikir itu hanyalah kontraksi palsu, di dalam mobil Viola berkeringat dingin karna merasakan sakit pada perutnya. "pak kita langsung ke rumah sakit saja" Viola segera ke rumah sakit karna kontraksi yang dia rasakan benar-benar sakit.

__ADS_1


sampai di rumah sakit, Viola masuk dan duduk di depan polik kandungan untuk memeriksakan kandungannya, di saat sedang antri, teman kuliah Viola yang bernama Melda menegurnya " Viola.." Viola yang merasa namanya di panggil langsung menoleh "Melda.."..


"kenapa tidak beritahu, kalau kamu datang ke sini, bukannya nomorku ada padamu.? tanya Melda..


"handphone ku hilang Melda, dan aku lupa nomormu, padahal rencana aku akan nginap di rumahmu." kata Viola...


" ya sudah, kita periksakan dulu kandunganmu tapi wajah kamu pucat vio.. apa kamu sudah merasakan kontraksi.? dan berapa bulan usia kandunganmu.? tanya Melda..


" 9 bulan 3hari.. kontraksinya hilang-hilang Melda."


" ya sudah, kamu tunggu di sini, aku masuk sebentar ke dalam ya.?" saat Melda masuk ke dalam ruang polik kandungan dan beritahu dokter, akhirnya Viola di perintahkan untuk masuk ke dalam dan segera lakukan pemeriksaan.


footling breech atau istilahnya bayinya sungsang. dan ini tidak bisa melahirkan secara normal." kata dokter kandungan..


" ya dok,, dan aku sudah merasakan kontraksi." ucap Viola..


" saya akan buat surat pengantar untuk ke ruang operasi dan anda hari ini akan di operasi. apakah ada keluarga yang bisa menanda tangani surat persetujuan operasinya.?" Viola berdiam saat di tanya dokter, dan Melda menjawabnya, "aku yang akan menanda tangani surat persetujuan operasinya."


Dokter kandungan melihat Melda dan juga Viola


" apa kamu mengenalnya Melda.?" tanya dokter..


"ya, aku mengenalnya, dia temanku dan dia juga seorang dokter spesialis bedah." kata Melda..


"Oya,, baiklah, aku akan buatkan surat pengantar ke ruang operasinya sekarang."


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


__ADS_2