V I O L A

V I O L A
BAB - 32


__ADS_3

Viola di dorang perawat mengunakan kursi roda menuju ruang operasi dan di dampingi Melda.


saat akan masuk ke dalam ruang operasi, Louise menahan kursi roda Viola.


Perawat, Melda dan juga Viola melihat ke arah Louise. "biarkan aku yang mendorongnya." Viola seperti orang kebingungan saat melihat Louise. " tidak perlu mendorongku karna ada perawat yang membantuku hingga ke dalam." kata Viola.. Louise tidak mendengarkan ucapan Viola, dia tetap mendorong kursi roda hingga ke dalam ruang operasi.


Louise mengusap perut Viola, dan melihat wajah Viola, lalu Viola mengalihkan pandangannya ke arah lain. " hai sayang, maafkan Daddy, Daddy saja baru datang menjenguk mu." Louise tahu jika Viola masih marah padanya.. Viola hanya berdiam, Melda yang mengerti lalu pergi membiarkan pasangan suami istri itu berbicara.


Dokter bedah, Dokter kandungan, dokter anastesi dan Dokter anak masuk ke ruang operasi " baiklah Tuan, Istri anda akan segera di operasi, silahkan menunggu di luar."..


Louise mencium perut Viola, " aku akan menunggu mu luar." lalu keluarlah Louise dari ruang operasi.


operasi memakan waktu 2 jam, Louise berjalan mondar mandir dengan gelisah di depan ruang operasi, Erick yang melihatnya sampe binggung sendiri karna Tuanya tidak pernah seperti ini sebelumnya. "Erick, anakku akan segera lahir dan kamu tahu, sebentar lagi aku akan menjadi seorang Daddy, aku yakin dia akan baik-baik saja bersama istriku di dalam sana." Louise tak sabar menunggu dan terus berjalan di depan ruang operasi.

__ADS_1


operasi selesai, Louise melihat istri dan anaknya di dorong oleh perawat keluar ruang operasi, "suster, boleh aku melihat anakku.?" kata Louise..


"anaknya Ganteng sekali tuan, wajahnya mirip seperti ibunya.." kata suster..


Louise melihatnya lalu tersenyum.


"suster, pindahkan istri dan anakku ke ruang VVIP." kata Louise.. "baik tuan."..


Viola belum juga sadar, awalnya Viola di bius Setengah atau anastesi Spinal tapi karena Viola mengalami ketakutan di dalam ruang operasi, hingga membuat tubuhnya bergetar, akhirnya dokter anastesi memutuskan untuk bius total.


Viola sadar, saat membuka matanya, orang yang pertama di lihatnya adalah suaminya. Viola masih sedikit pusing dan merasa mual akibat efek samping dari obat bius.. "jangan bergerak, itu akan membuatmu semakin pusing dan mual, istirahatlah dulu, jika perlu sesuatu beritahu aku." Viola kembali memejamkan matanya dan beristirahat.


malam harinya Viola benar-benar sadar, Louise yang sedang duduk di sofa, berjalan mendekati Viola dan duduk di sampingnya. " apa kamu menginginkan sesuatu.?" Viola hanya diam dan tak berbicara.. "aku akan memanggilkan dokter untuk memeriksa mu." Louise menekan Nurse Call Bel dan dokter datang ke ruangan Viola.

__ADS_1


setelah memeriksa, keadaan Viola sudah membaik, hanya saja luka operasinya mesti di jaga dengan baik. "untuk sementara bekas operasinya tidak boleh kena air ya.?" kata dokter.. Louise hanya menganggukkan kepalanya.


"aku minta maaf, semua salahku. tidak seharusnya aku menolong Nicky saat itu. tapi perlu kamu ketahui, aku tidak pernah mencintai Nicky sedikitpun. Video yang kamu liat itu, Nicky memulainya lebih dulu, tapi aku tidak merespon nya. jika aku tidak mencintaimu, aku tidak akan mencari mu sampai sejauh ini, percayalah padaku Viola, aku tidak berbohong padamu." kata Louise panjang lebar.. Viola hanya berdiam dan menangis, meneteskan air matanya. Louise melihat viola menangis, diapun segera memeluk viola.. Viola tidak membalas pelukannya dan menangis dan berdiam di atas tempat tidurnya.


kamu mau makan.? aku akan memesan makan buatmu." kata Louise.. Louise menelfon Erick untuk membelikan makan dan minuman serta buah-buahan untuk viola.


seminggu sudah Viola di rumah sakit, dan seminggu itu juga Louise menjaga viola di rumah sakit.. selama di rumah sakit Viola tidak pernah berbicara pada Louise. bukan tidak percaya pada omongan Louise hanya saja dia sudah terlanjur sakit hati duluan. tapi Louise selalu sabar karna dia tahu semua kesalahan dia sejak awal.


kita akan pulang sebentar, setelah aku mengurus semua administrasi nya." kata Louise.. sementara Louise pergi mengurus administrasi, Viola menyiapkan semua barang-barangnya, setelah beres, Viola mengendong bayinya " jangan di gendong, biarkan aku yang menggendong nya. bekas operasimu akan sakit." Louise mengambil bayi dari gendongan Viola, dan Viola memberikannya pada Louise.


Louise mengendong bayinya dengan hati-hati, Viola yang melihat hanya tersenyum tapi louise tidak menyadari itu karna terlalu fokus menggendong anaknya.


sampai di pesawat, Louise menidurkan anaknya di dalam kamar pribadi dalam pesawat dan menyuruh Viola untuk beristirahat " istirahatlah bersama bersama Pedro di dalam. setelah sampai nanti, aku akan membangunkan mu." Viola beristirahat bersama Viola di kamar sementara Louise kembali duduk dengan Erick di kursi pesawat.

__ADS_1


" Erick, segera pindahkan Nicky dari perusahaan XANDERS GLOBAL ENGINEERING.!!! aku tidak mau dia bekerja satu kantor denganku, pindahkan ke perusahaan anak cabang kita di negara lain, aku tidak mau Istriku semakin salah paham denganku.".. " baik tuan."..


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


__ADS_2