VLOG BERDARAH

VLOG BERDARAH
Rara Audi Denata


__ADS_3

"Sini kamu cepat" Ucap seorang wanita kepada seorang anak dan menarik kasar tangan nya.


Anak kecil yang bernama Ica itu di tarik paksa dan kedua mata nya di tutup dengan kain serta tangan yang di ikat, "Mah, Ica mau di bawa kemana, kok mata Ica di tutup gini, jangan iket Ica kayak gini mah," Kata Ica.


"Diem kamu! Anak gak berguna, masuk ke dalam mobil cepat!" Bentak wanita itu.


"Mah, Ayah mana? Ica mau di bawa kemana mah?" Rengek Ica.


Setelah 10 menit, mereka sampai di suatu tempat dan masuk ke dalam nya. Di dalam terlihat seorang pria paruh baya sedang bersemedi dengan mulut yang komat kamit.


Wanita itu menghampiri nya dan berkata, "Ini persembahan ku mbah"


Pria paruh baya yang sedang bersemedi itu membuka mata nya, "Hmm.. apa kamu yakin akan mempersembahkan ku dengan anak kandung mu?"


"Ya saya yakin, dia anak tak berguna di hidup ku" Ucap wanita itu enteng.


Seorang pria paruh baya itu memberi sebuah pisau kepada nya, "Baik... sekarang lakukan lah" Ucap pria paruh baya itu.


Ica yang dalam keadaan tak tau itu terus merengek dan menangis, "Mah, Ica mau di apain mah? Ica tak..."


*SREK* Sebuah pisau menembus dada dari bocah yang baru berusia enam tahun itu.


"Aaarrghhh... m-ahh" Ringgis Ica.


"M-aahh... Sa-kii-it.." Lirih Ica.


*****


Rara Audi Denata, Seorang gadis cantik ini memiliki panggilan Rara. Kulit putih bersih, Hidung mancung, Mata bulat, Senyuman yang manis, terpahat di ciptaan Tuhan yang satu ini.


Ia adalah salah satu murid di SMA Elite yang ada di jakarta. Dirinya tinggal di salah satu perumahan bersama Ibu nya yang bernama Linda, dan juga Pembantu nya yang bernama Bi Asri. Ayah nya sudah meninggal saat Rara masih dalam usia 4 tahun.


Rara memiliki kemampuan luar biasa. Dimana ia bisa melihat makhluk tak kasat mata yang orang lain tak bisa lihat. Bahkan ia mempunyai teman dari makhluk tak kasat mata.


Tak hanya itu, Rara juga bisa membaca pikiran seseorang hanya dengan menatap mata nya saja. Kemampuan nya itu di dapatkan pasca diri nya bangkit dari koma karena kecelakaan beberapa tahun lalu.


*****


Di pagi hari, sinar matahari masuk lewat celah jendela kamar gadis cantik itu, membuat nya harus terbangun dari indah nya alam mimpi.


Linda sudah berada di sebelah Rara yang sedang tertidur di kamar nya, "Rara... Bangun sayang, udah jam 6:10... yuk bangun yuk" Ucap nya seraya menepuk lembut pipi putri semata wayang nya itu.


Rara yang merasa pipi nya ada sentuhan itu langsung menggeliatkan tubuh nya, "ngghh iya mah, 5 menit lagi ya" Gumam nya yang masih memejamkan mata nya.


"gak ada 5 menit sayang, mamah harus ke kantor, sekarang bangun ya, mandi terus sarapan"


"hm, iya mah"


Rara mencoba membuka mata nya yang masih terasa berat itu, menyesuaikan sinar matahari yang menyorot wajah nya dari celah jendela.


Langkah nya masih tergontai saat ingin mengambil handuk untuk melakukan ritual pagi nya.


Setelah 20 menit selesai melakukan ritual nya, Gadis cantik itu sudah siap dengan seragam putih abu abu yang melekat di tubuh nya.


Rara terlihat cantik tanpa polesan makeup yang menempel di wajah nya. Dirinya mulai menuruni anak tangga dan menuju meja makan.


Saat sudah di meja makan, Rara mengedarkan kepala nya mencari keberadaan Linda, "Mamah mana bi?" Tanya Rara.


Terlihat Bi Asri sedang menyiapkan sarapan untuk Rara, "Udah berangkat neng, kata nya buru buru" Jawab Bi Asri.


Rara menyantap sarapan yang ada di depan nya tanpa di temani seorang Ibu. Setelah 10 menit selesai sarapan, Rara bergegas menuju halte.


Kepala nya menoleh ke kanan dan kiri menunggu kedatangan bus untuk menjemput. Sesekali ia melihat jam tangan yang melingkar di lengan nya, "Aduh... jam 6:45" Gumam nya.

__ADS_1


Di tengah menunggu kedatangan bus, terdengar ada seseorang yang memanggil nama nya, "Rara..." Panggil seseorang.


Pemilik nama itu menoleh ke arah sumber suara. Dan terlihat seorang wanita yang tengah berlari kecil menghampiri dirinya itu adalah Karin. Karin Erlynda, Gadis cantik yang menjabat sebagai sahabat Rara di hidup nya.


Tak hanya Rara, Gadis cantik bernama Karin itu juga memiliki kemampuan luar biasa, dimana dia bisa melihat masalalu seseorang dan sesekali bisa melihat masadepan.


Karin menghampiri Rara, "hai ra" Sapa Karin.


"hai rin"


Kini dua gadis cantik itu menunggu kedatangan bus untuk menuju sekolah. Setelah tak lama menunggu, bus pun datang menjemput mereka.


Setelah 15 menit perjalanan, mereka telah sampai di sekolah. Sekolah dengan gedung elite yang menyimpan banyak murid pintar dan berprestasi di dalam nya. Banyak juga yang tampan dan cantik.


Jam pelajaran belum di mulai, Kini Rara dan Karin sedang berjalan menuju kantin untuk membeli camilan.


Saat dirinya sedang berjalan, tiba tiba bahu Rara di tabrak oleh seseorang yang kelihatan nya sedang terburu buru.


*BUGH*


"Awww" Pekik Rara.


Karin yang melihat Rara di tabrak tak terima, "Lo kalo jalan pake mata dong" Ucap nya membela Rara.


"Udah Rin, gue gapapa kok" Timpal Rara.


Murid yang menabrak Rara itu menundukan kepala nya dan menatap ke arah kamera yang di pegang nya, "maaf" Kata murid itu.


Rara dan Karin menatap satu sama lain. Mereka mengenal suara itu, seperti tak asing di telinga mereka. "Drey?" Ucap Rara dan Karin bersamaan. Murid yang mereka panggil dengan nama Drey itu mendongakkan kepala nya.


Murid itu membulatkan mata nya, "Rara.. Karin?" Kata murid itu.


Rara terlihat tak percaya, "Lo sekolah di sini juga?" Tanya Rara.


Karin melipat kedua tangan nya dan berkata,"Ih gue kira lo siapa"


"Gue pergi dulu ya" Kata Drey.


Rara bertanya, "Lo mau kemana Drey? Kayak nya buru buru amat"


"Mau ke kelas Rama ngasih kamera ini"


Karin terlihat tak percaya, "Rama juga sekolah di sini?" Tanya Karin.


"Iya"


"Wah kayak yang kebetulan banget ya" Ucap Karin.


Rara yang melihat Drey terburu buru langsung mengakhiri percakapan mereka, "Istirahat nanti kita tunggu di kantin ya Drey" Ucap Rara.


"Iya nanti gue kasana, yaudah ya gue ke Rama dulu" Kata Drey. Rara dan Karin hanya menganggukan kepala nya sebagai jawaban.


Drey dan Rama adalah sahabat Rara dan Karin juga sejak smp. Mereka berdua adalah list murid tampan di smp dulu. Waktu itu Drey pernah di bantu oleh Rara dan Karin saat di smp.


.


*FLASHBACK ON*


Saat di smp, Rara dan Karin sedang berjalan menuju kantin karena sedang jam istirahat.


Mereka berjalan melewati beberapa kelas dan terlihat ada satu kelas yang sedang ramai. Rara dan Karin menghampiri keramaian itu.


"Ini ada apa ya?" Tanya Rara ke murid yang berada di ambang pintu.

__ADS_1


Murid itu kelihatan ketakutan, "Kesurupan" Jawab murid itu.


Rara dan Karin menatap satu sama lain seolah berkata bahwa mereka harus segera membantu nya.


Di dalam kelas itu, terlihat murid dengan wajah pucat. Bola mata nya memutih serta lidah yang menjulur keluar.


Rara dan Karin langsung menghampiri nya.


"Permisi" Ucap Rara yang sedang mencoba berkomunikasi dengan sosok itu.


Murid yang di rasuki itu menoleh ke arah mereka, "SIAPA KALIAN!" Kata murid itu.


"Bisa kamu keluar dari tubuh itu?"


"TIDAK! ANAK INI SUDAH MENJADI SANTAPAN KU"


"Maksud nya?"


"TUAN KU TELAH MEMBERIKAN ANAK INI KEPADAKU, JADI SEKARANG DIA LAH MILIKKU"


"Tuan? siapa tuan mu?"


"KAU TIDAK AKAN PERNAH TAU SIAPA TUAN KU!"


Rara melihat sosok itu seperti Ular tapi berkepala manusia atau biasa di sebut siluman.


"Baiklah jika kamu tidak ingin keluar, maaf ya kalo sedikit panas"


Rara mulai membaca ayat suci sambil memegang tangan murid yang sedang di rasuki itu. "AAAA LEPAS KAU PANAS SEKALI! LEPAASSSS... AAA" Murid itu berteriak.


*WOSH*


Angin menerpa wajah mereka bersamaan dengan ambruk nya tubuh murid itu. Murid itu jatuh lemas, tapi keadaan fisik nya sudah mulai kembali normal.


Rara meminta bantuan kepada murid lain untuk membawa nya ke uks. Sesampainya di uks, murid itu sudah sadar sejak 5 menit lalu.


"Drey" Panggil seseorang dari ambang pintu.


Murid yang memanggil Drey itu menghampiri nya, "Drey lo gapapa?" Tanya murid itu.


Drey terlihat masih lemas, "gapapa" Jawab Drey.


Karin bertanya, "ini temen lo?"


"Iya" Jawab Murid itu.


Rara yang merasa Drey kini sudah ada teman nya pun berniat kembali ke kelas, "Yaudah kalo gitu, kita berdua masuk dulu ke kelas ya" Ucap nya seraya beranjak dari duduk nya dan melangkahkan kaki nya keluar.


Murid yang melihat Rara dan Karin keluar pun menahan nya, "Eh tunggu, nama kalian siapa?" Tanya Murid itu saat Rara dan Karin sudah berada di ambang pintu.


"Karin, yang ini Rara" Jawab Karin.


"Kenalin gue Rama, dan ini Drey" Murid itu yang ternyata bernama Rama dan Drey.


"Kalian yang bantu temen gue?" Sambung Rama dan di susul anggukan oleh Rara dan Karin.


"Makasih ya" Ucap Rama.


Semenjak kejadian itu, Rama menjadi tau bahwa Rara dan Karin adalah Indigo.


Rama sendiri mempunyai obsesi akan hal gaib yang sering terjadi di luar nalar manusia.


Karena itu, Rama memutuskan untuk menjadikan Rara dan Karin sebagai teman dekat saat smp hingga mereka lulus.

__ADS_1


*FLASHBACK OFF*


__ADS_2