
Rama memperlihatkan Rara sebuah video perjalanan mereka saat ke sekolah terbengkalai. "Itu siapa?" Tanya Rara saat melihat video itu.
"Justru itu gue mau tanya sama lo, itu manusia apa bukan" Timpal Rama.
Rama juga menjelaskan, "Selama kita masuk ke sekolah terbengkalai itu, kamera ini gak pernah mati, dan posisi nya selalu ngerekam. Gue juga awal nya gak sadar, tapi pas gue cek lagi di kelas, malah ada kayak gitu"
Di video itu, Rama memberitahu bahwa ada yang mengikuti mereka saat mulai masuk ke dalam sekolah terbengkalai itu.
Awal nya Rama hanya melihat sosok yang berlari, tapi saat di lihat dengan teliti kembali rekaman nya, ia di buat kaget dengan sosok misterius yang mengikuti mereka dari belakang.
Setelah Rara selesai melihat rekaman itu, Rama bertanya pada Rara, "Jadi itu manusia atau bukan?"
"Emm gue gak tau pasti sih soalnya gelap, itu juga item banget"
Rama melihat Rara tak tau. Dan ia juga memperlihatkan sebuah satu foto "Lo liat juga nih"
Rama juga memperlihatkan sebuah foto yang di ambil saat penyambutan kepala sekolah baru. Dirinya sengaja membawa kamera untuk mendokumentasikan momen itu.
Tapi saat sudah kembali ke kelas dan melihat foto nya, Rama di buat terkejut.
Karena kamera nya menangkap sosok wanita berparas cantik tapi memiliki tubuh setengah ular. Sosok itu tepat berdiri di samping kepala sekolah baru yang sedang berpidato.
Selain itu, kamera nya juga menangkap sosok wanita berseragam putih abu abu dari kejauhan.
Rara berkata, "Sosok ini juga gue liat pas kita kumpul di lapangan, tapi buat sosok Dinda, gue gak liat"
Karin yang mendengar nama Dinda pun kebingungan, "Dinda?"
Rara menjelaskan, "Iya, sosok wanita SMA itu nama nya Dinda, dia yang pernah masuk ke tubuh Drey pas kita ke sana"
Rama menatap layar laptop nya keheranan, "Kayak nya ada yang gak beres nih, gimana kalo malem ini kita kesana lagi? " Ucap Rama.
"Ke sekolah terbengkalai itu lagi?" Tanya Rara.
"Iya"
Karin yang mendengar ajakan itu, langsung menyanggah nya, "Aduh ganti tempat deh, gue takut kalo ke sekolah sekolah gitu, mana serem banget" Ucap Karin.
"Yang nama nya tempat angker ya pasti serem lah koplak" Timpal Rama.
"Nyenye"
Rara dan yang lain di buat bingung setelah melihat video itu. Pasalnya, tak ada orang lagi saat berkunjung ke sekolah angker itu selain mereka berempat.
Dan dirinya kembali di buat penasaran oleh sosok wanita cantik setengah ular saat pidato kepala sekolah.
"Jadi gimana? malem ini kita kesana?" Tanya Rara.
__ADS_1
"Iya, kayak nya emang ada yang gak beres, kita harus cari tau" Jawab Rama.
Di tengah kebingungan serta penasaran, Drey yang sedang fokus bermain game tiba tiba menanggapi percakapan mereka, "jangan ikut campur, nanti kita kena imbas nya"
Karin menatap Drey yang sedang bermain game, "Tumben lo bersuara Drey" Ucap Karin.
"Gue cuma gak mau kalian kenapa napa" Ucap nya tanpa mengalihkan pandangan nya.
"Kita bakal baik baik aja Drey, tenang aja" Ujar Rama.
"Terserah"
Drey mengatakan untuk tidak pergi kesana karena ia tak ingin yang lain terjadi apa apa. Tapi Rama meyakinkan bahwa semua nya akan baik baik saja.
Rama yakin bahwa ada sesuatu yang tidak beres dengan sekolah terbengkalai itu. Tiga tahun adalah waktu yang sangat singkat untuk sebuah sekolah yang harus di tutup.
Dan malam ini mereka setuju akan kembali datang ke sekolah terbengkalai itu.
Meskipun Drey menolak dan ingin mengganti ke tempat angker yang lain, tapi Rama bersikeras untuk datang ke sekolah itu lagi.
Kini malam sudah tiba, jam yang melingkar di tangan mereka itu menunjukkan pukul 21:30 malam.
Waktu yang tepat untuk sebuah perjalanan Vlog Horror mereka. "Gimana, udah siap?" Tanya Rama.
Karin yang memasang wajah ketakutan kembali memastikan, "Kalian yakin mau ke sana lagi?" Sedangkan Rama hanya menganggukan kepala sebagai jawaban.
"Gue ke toilet dulu sebentar" Ucap Rara.
Rara pergi ke toilet sebentar untuk buang air kecil. Namun saat berada di depan pintu toilet dan ingin membuka nya, teman Rara muncul tiba tiba di hadapan nya, sehingga membuat dirinya terlonjak kaget.
"AAA" Teriak Rara.
"Kenapa Ra?" Tanya Rama saat mendengar teriakan Rara.
Rara menjawab dari arah toilet "Gapapa"
Rara berkata, "Ih Risa! ngagetin aja deh lo"
"Hehe maaf"
"Udah minggir gue mau pipis"
"Cantik cantik marah terus kerjaan nya, nanti cepet tua loh" Ucap Risa.
"bodo" Timpal Rara.
Risa adalah makhluk tak kasat mata yang menjadi teman Rara sejak smp.
__ADS_1
.
*FLASHBACK ON*
Saat itu Rara berada di kamar dan sedang menikmati indahnya pemandangan langit malam dari jendela.
Namun saat menikmati pemandangan, Mata Rara teralihkan dengan sosok wanita yang berada di balik pohon depan rumah.
Sosok itu berpakaian putih berlumur darah dan ada bekas luka di dada nya.
Sosok wanita itu sedang menatap Rara dari bawah. Ia merasakan jika sosok itu positif dan Rara mencoba untuk berkomunikasi dengan nya.
"Hai" Sapa batin Rara.
Sosok itu kemudian keluar dari balik pohon, "Kau bisa melihat ku? apa kau tidak takut dengan ku?" Tanya sosok itu.
Rara menanggapi nya, "Seperti nya kamu tidak jahat, makanya aku tidak takut dengan mu, kemarilah" Ucap Rara.
Sosok itu menghampiri saat mendengar perkataan Rara, "Kenapa kamu ada di sini?" Tanya Rara.
Sosok itu menjawab, "Ada sedikit masalah yang belum aku ketahui faktanya"
Rara penasaran dan bertanya, "Masalah apa?"
"Masalah tentang mengapa aku menjadi seperti ini"
Rara bertanya lagi, "Apa kamu tak tau tentang kematian mu?"
Sosok itu mulai menatap ke arah langit dan menceritakan semua yang terjadi, "Tidak. Yang aku tau saat itu, aku sedang di bawa orang tua ku ke suatu tempat, tapi mata ku di tutup dengan kain sehingga aku tak dapat melihat tempat nya. Sunyi, Panas, Gelap, itu yang aku rasakan di tempat itu. Dan tiba tiba, dada ku terasa sakit saat sebuah pisau menembus tepat di dada ku, dan saat aku membuka mata, aku sudah jadi seperti ini" Jelas Sosok itu.
Rara yang melihat perubahan raut wajah sosok itu langsung merasa tak enak, "Maaf jika pertanyaan ku menyinggung mu"
Sosok itu tersenyum pedih dan berkata, "Tak apa, aku sedikit lega sudah menceritakan beban ku, tapi maaf jika kamu harus menampung bebanku"
"tak apa, memendam sendiri juga kadang membuat kita menjadi sakit hati saat mengingat nya"
"Apa kamu mau berteman dengan ku?" Ajak sosok itu. Dan Rara hanya terdiam heran saat mendengar ajakan itu.
"Aku tak akan menakutimu, aku hanya ingin berteman, aku sangat kesepian" Sambung sosok itu.
Rara heran saat mendengar ajakan makhluk tak kasat mata mengajak nya untuk berteman, "Apa bisa kita berteman? sedangkan kita saja beda alam?"
Sosok itu menjawab, "Jika kamu butuh teman curhat, kamu bisa memanggil nama ku di batin mu"
Rara bertanya, "siapa nama mu?"
"Risa" Jawab sosok itu yang ternyata bernama Risa.
__ADS_1
"Oh, aku Rara"
Risa adalah sosok hantu wanita yang seusia dengan Rara. Ia tak pernah menceritakan keberadaan Risa ke yang lain. Dan sejak saat itu, Rara dan Risa berteman baik hingga saat ini.