
Keesokan harinya aku bergegas ke Perusahaan Batik milikku.
"Pak Maman, tolong antarkan saya ke perusahaan!"
"Njih nyonya."
Mobil mewah yang kutumpangi melaju di jalanan kota Cilacap menuju Perusahaan Batik. Pagi ini aku akan mengurusi semuanya dan memberi suamiku pelajaran atas penghianatannya. Mobil sampai di parkiran perusahaan.
"Pak langsung pulang saja ya, dan tolong antarkan Ara dan Bik Sari ke playgroup. Nanti jam 11 siang tolong jemput saya lagi di sini ya!" Ucapku.
"Siap nyonya!"
Mobil mewah berwarna hitam metalic memutar di parkiran meninggalkanku di basement parkir bawah gedung perusahaanku. Aku masuk ke dalam dan menuju lift. Aku memencet tombol lift lantai 2 tempat direktur utama berada. Pagi itu masih sangat sepi belum ada banyak karyawan yang datang ke perusahaan.
Aku memang sengaja datang ke perusahaan pagi buta agar bisa segera memberi suamiku pelajaran atas penghianatannya. Aku masuk ke ruang direktur utama dan mengambil beberapa berkas.
Tepat jam 07.00 WIB perusahaan mulai ramai berdatangan karyawan. Aku menuju meja sekretaris dan memberi beberapa instruksi.
"Tolong segera jadwalkan rapat direksi jam 9 pagi nanti dan beritahukan pada seluruh pemegang saham untuk hadir!"
"Baik bu!"
Aku menghela nafas panjang. Aku berpikir sejenak, apakah aku sudah mengambil langkah tepat untuk memberi suamiku pelajaran?!
__ADS_1
Sayup-sayup terdengar langkah kaki dan pintu dibuka.
"Liana, kenapa kamu di sini?!" Tanya suamiku kaget.
"Kenapa mas Bram? Emangnya nggak boleh?" Jawabku dingin sedingin es.
"Bukan begitu hanya saja tiba-tiba kamu ke kantorku, ada apa?" Nada suara suamiku bergetar kebingungan.
"Kantormu mas? Sejak kapan ini jadi kantormu mas?!" Tanyaku dengan suara nada dingin. Aku tersenyum. Hawa dingin sedingin es keluar dari tubuhku. Aku kini sudah berubah menjadi iblis es.
"Maksudmu apa Liana?" Tanya Bram penuh kebingungan dan keringat dingin mengucur.
"Mas, aku hanya sementara berhenti bekerja karena menginginkan menjadi istri terbaik bagimu dan tak pernah menyerahkan perusahaan ini sepenuhnya untukmu mas. Aku sudah susah payah merintis perusahaan ini hingga berkembang seperti sekarang. Tak mungkin dengan mudahnya aku serahkan kepemilikannya padamu!" Ucapku dengan nada sedingin mungkin.
"Ini tak ada hubungannya dengan kejadian semalam mas! Tapi ingat baik-baik, sejak dulu aku baik padamu dan apa balasanmu? Kamu menghianatiku mas! Untung saja perusahaan ini masih tetap atas namaku dan jabatan Direktur Utama tetap ada buatku. Selama ini kamu hanya jadi pengganti jabatan Direktur Utama saja mas, tak lebih!" Jawabku sambil melemparkan senyuman dingin padanya untuk menunjukkan akulah yang berkuasa saat ini.
"Liana tolong tak usah campurkan masalah pribadi dengan pekerjaan!" Desis suamiku, dahinya berkerut dan mengeluarkan keringat dingin.
"Mas ini perusahaanku dan hakku menjadi direktur utama lagi. Jadi, silahkan mas tempati posisi mas seperti dulu, sebelum menikahiku. Silahkan kembali manjadi admin gudang!" Ucapku dingin.
"Liana kau sungguh-sungguh keterlaluan!" Hardik suamiku dengan nada tinggi.
"Aku keterlaluan? Mas yang keterlaluan karena sudah menghianatiku! Jadi, silahkan sekarang Bram Sinaga silahkan bekerja di posisi awalmu sebagai admin gudang! Cepat bekerja sebelum satpam menyuruhmu keluar dari ruanganku!" Bentakku keras.
__ADS_1
Bram beringsut pergi dengan muka masam.
"Rasakan kamu Bram! Akan kubuat kau sulit berselingkuh. Gaji admin hanya beberapa ratus ribu saja, tak mungkin bisa memenuhi kebutuhanmu di kota industri ini yang serba mahal. Kau menginginkan perang denganku, akupun ladeni!" Aku mendesis.
Suamiku berjalan lunglai menuju gudang.
"Pak kenapa lesu banget, bapak sehat?" Tanya Aldo karyawan gudang.
"Nggak papa Do, aku hanya lelah saja. Sudah lanjutkan menghitung persediaan barang! Hari ini aku menjadi pegawai admin seperti dulu lagi."
"Hah?! Yang benar saja pak?"
"Sudah ga usah banyak tanya, kerjakan saja tugamu!"
Bram bersungut memikirkan ulah Liana pagi ini. Bram begitu murka atas penurunan jabatannya.
Di sisi lain, Liana tertawa bahagia di atas kemarahan Bram.
***
Tertarik meminang hijabnya hubungi WhatsApp 081227298941
__ADS_1