We Are Comeback

We Are Comeback
dinner company.....


__ADS_3

mayya dan friski kembali ke kantor, mereka berpapasan dengan teman2 friski.


"friski...". sapa salah satu temannya.


"kenapa, udah selesai rapatnya?". kata friski.


teman2 nya mengangguk serempak.


"adek lo fris, kenalan dong". sapa salah satu teman friski dengan mengulurkan salam.


"gw angga, lo?". kata angga.


mayya tersenyum dan membalas salam angga.


"gw mayya". jawab mayya.


"dek papa udah nyuruh kita kesana, buruan yuk". ajak friski.


mayya mengangguk setuju.


"duluan ya". kata friski. kemudian mayya dan friski memasuki lift.


"gw ngga pernah liat adeknya friski". kata angga. fahmi hanya mengangkat bahunya.


..........


friski dan mayya jalan menuju kantor papanya.


"kak pake dulu nih". kata mayya sambil memakaikan jas friski yg dia pinjam.


friski mengangguk.


mereka akhirnya masuk ke dalam kantor.


"tumben malem2 kalian kesini?". tanya pak randi.


mayya hanya tersenyum. "kita kesini mau minta uang". kata friski menjelaskan.


"ohh... kenapa ngga nelfon aja le, nduk". kata pak randi.


"ngga apa, sekalian ngunjungin kantor". kata mayya. friski mangangguk mengiyakan.


"yaudah, kalian bawa kartu kredit aja". kata pak randi.


"ehh.. ngga apa kayak gitu pakde?". kata mayya.


"ngga apa lah dek, papa kamu juga nitipin kamu ke pakde". kata pak randi menerangkan.


mayya hanya tersenyum.


"klo gitu terserah papa aja deh". kata friski.


pak randi mengangguk.


"besok kesini lagi ya, kita makan malam bareng". kata pak randi.


mayya dan friski mengangguk, kemudian mereka pamit untuk pulang.


........... (di tengah perjalanan).


"adek mau tinggal sama kakak apa tetep ngekos". tanya friski.


"ngekos aja kak". jawab mayya singkat.


"why dear, staying at home brother is more comfortable". kata friski heran.


mayya tersenyum menghadap friski.


"i like being independent brother, in boarding house too many of my friends. so don't worry about your little sisiter". jawab mayya.


"alright then, brother will often visit". kata friski sambil mengangkat bahunya.


"thank you". jawab mayya.


akhirnya friski menurunkan mayya didepan pintu gerbang kosan mayya.


"dadahh... kak". kata mayya sambil melambaikan tangan.


friski mengangguk, kemudian dia menjalankan mobilnya.


mobil ferari warna hitam itu hilang di perempatan jalan, kemudian mayya masuk ke kosannya. ternyata disana ada teman2 nya.


"wuihh.... mayya dari kantor perusahaan". kata david tiba2.


"ngapain kesana may?". tanya jordan.


"minta uang jo". jawab mayya sambil melepas highthels nya.


"datang ke kantor cuma mau minta uang may". kata nugie.


mayya mengangkat bahunya. "ngga tau kak friski tuh". jawab mayya.


"terus dikasih ngga?". tanya gilang.


"dikasih kartu kredit" jawab mayya sambil duduk di depan kamarnya.


"wuihhh.... bisa selalu nraktir kita dong". kata bagas tiba2 yg baru saja keluar kamarnya.


mayya hanya mengangkat bahunya.


"tpi klo gw boleh jujur ni ya, mayya cocok juga pake baju gituan". kata riko tiba2.


"iya may, sekalian klo ngampus pake gituan juga. anak pimpinan direktur gitu". goda nugie.


"opo ae se". kata mayya kesal.


.............

__ADS_1


esok paginya mayya bersiap untuk berangkat ke kampus. tiba2 hp nya berdering.


kring....kring....


dia melihat layar hp nya, dan ternyata kak friski yg menelfon.


"ada apa kak?". tanya mayya.


"do you want to be picked up to go to college". tanya friski.


"no, i'm leaving with david". jawab mayya.


"then see you on campus". kata friski.


"yes" jawab mayya, kemudian dia mematikan telfonya dan memasukkannya ke dalam tas.


dia akhirnya berangkat bersama david.


.........


"may, nanti malam makan bareng yuk". ajak david setelah mereka turun dari motor.


"ngga ah, gw ada janji sama kak friski. diajak makan malam sama pakde". jawab mayya.


"enak ya lo". kata david nyengir.


"enak aja lo klo bilang, lebih enak lo yg semua keluarganya AL sama AU. kata mayya meringis.


david hanya terkekeh mendengar mayya.


mereka akhirnya sampai di depan kelas mayya.


"nanti klo udahan langsung ke kantin ya, gw traktir dah". kata david.


mayya mengangguk dan masuk kelasnya.


..........


friski duduk di kursi kantor, tiba2 ada yg memanggilnya.


"friski". sapa pak rudi.


friski langsung menoleh. "kenapa pak?". tanya friski. "kok kamu belum pulang?". tanya pak rudi.


"ohh... lagi nunggu mayya pak". jawab friski.


"mayya sekarang ada di kantin tuh" kata pak rudi sambil menunjuk ke arah kantin.


"makasih pak, saya pulang dulu klo gitu". kata friski sambil menyandang tas nya.


pak randi mengangguk dan menuju mejanya.


..........


"dek udah selesai, pulang yuk". ajak friski.


"sekalian makan dulu kak". kata david.


"ngga dah, tadi udah makan". jawab friski.


david hanya mengangguk.


"gimana kabarnya reihan dav?". tanya friski.


"baik sih katanya kak reihan, lagi di riau sekarang". jawab david.


"udah lama ngga ketemu, dulu kita satu SMA". kata friski.


david hanya tersenyum.


"udah kak, ayo pulang". ajak mayya. friski mengangguk setuju. akhirnya mereka ber 3 berjalan menuju tempat parkir.


"pake mobil apa kak?". tanya david kepada friski.


friski kemudian menunjuk ke arah mobil ferari hitamnya. "pake yg itu". katanya.


david terbelalak melihat mobil ferari hitam yg ditunjuk friski.


"buset dah, gini ya kendaraannya anak pimpinan. gw mau minta mobil juga deh ke ayah". kata david dalam hati.


"duluan ya dav". kata mayya sambil melambaikan tangannya, kemudian dia masuk ke mobil.


david membalas dengan anggukan.


..........


sore itu mayya bersiap untuk berangkat ke kantor, dia memakai gaun warna merah yg dibelinya sebelum pulang ke kosan tadi, gaun itu bagian punggunya terbuka tidak seberapa lebar.


"pake make up tipis2 aja ya". katanya dalam hati.


kemudian dia memakai kalung yg diberi oleh kakak kandungnya.


kring.....kringg.....


"kenapa kak?". tanya mayya kepada friski.


"udah siap belom, kakak jemput ya". kata friski.


"iya dah". jawab mayya singkat, kemudian dia menutup telfon dan memakai gelangnya.


..........


suara klakson mobil mengejutkan mayya, dia langsung memakai highthels dengan warna yg sama dengan gaunnya.


dia membuka pintu kamarnya dan keluar. belum sempat dia berjalan ke arah gerbang, teman2 nya sudah datang.


"mau kemana may, kok pake gaun segala". tanya bagas.

__ADS_1


"dipanggil ke kantor sama kak friski". jawab mayya.


"itu kak friski nunggu di depan gerbang sama mobil hitamnya". kata david.


"cantik juga lo may". goda nugie.


"apaan sih". jawab mayya tersipu.


mayya pun berjalan menuju gerbang, dia melihat friski yg mengenakan jas warna hitam.


"wuihh... cantik tenan adekku". kata friski sambil meringis. mayya hanya tersenyum mendengar pujian friski.


"pake ini dulu gih, punggungnya tuh keliatan. nanti aja bukanya klo udah di kantor". kata friski sambil memakaikan jasnya ke mayya.


mereka akhirnya berangkat ke kantor, disana terdapat restoran yg khusus untuk tamu yv diundang.


..........


mereka berdua akhirnya sampai, mayya melihat mobil yg familiar.


"kok kayak pernah liat ya". kata mayya dalam hati.


mereka berdua akhirnya naik ke lantai 8 tempat restoran berada.


tak...tak...tak...


suara alas kaki mayya terdengar, saat mereka ber2 datang. orang yg ada di restoran menyambutnya. betapa kagetnya mayya melihat gilang dan jordan serta ayah mereka berdiri di depannya.


mayya kemudian dipeluk erat olah pak randi.


"adek cantik banget". kata pak randi, mayya hanya tersipu.


kemudian dia bersalaman dengan kedua ayah jordan dan gilang.


"baik kabarnya may?". tanya pak madison ayah gilang. "baik om". jawab mayya sambil tersenyum.


kemudian dia menghampiri jordan dan gilang.


"kok ngga bilang klo mau kesini sih". kata mayya kepada jordan.


jordan kemudian mengecup pipi kanan mayya.


mayya sontak kaget. "apaan se". kata mayya.


jordan terkekeh. "gw juga ngga tau, tiba2 diajak bokap kesini". jawab jordan.


"lo cantik klo pake gaun kayak gini may". kata gilang sambil memeluk mayya. "sesekali nih". jawab mayya singkat.


kemudian mereka duduk mengitari meja makan.


"mayya bukannya sekampus sama gilang dan jordan ya". tanya pak medison.


"iya pak, kita sekampus". jawab mayya.


"kalo friski ini kan jadi asisten dosen ya?". tanya pak ali ayah jordan.


friski mengangguk mengiyakan. kemudian mereka makan malam bersama dan saling bertanya tanya.


...........


"capek beudd...". kata mayya saat di lift bersama friski, jordan dan gilang.


"ya gitu deh, makanya gw males klo diajak ke kantor". kata jordan.


"mending jalan2 aja sama temen2. enak ya si riko, david sama nugie, ngga disuruh ngurus perusahaan". kata gilang.


mereka mengangguk serempak, membayangkan sahabatnya itu yg tidak disuruh mempelajari urusan perusahaan orang tuanya karna sudah ada kakak mereka yg mengurus.


.........


mereka ber4 akhirnya pulang sendirian karena ayah mereka masih mengurus sesuatu.


mayya diantarkan ke kosan oleh friski.


"tomorrow is a college holiday?". tanya friski.


mayya mengangguk. "why?". tanya mayya.


"never mind, tomorrow rest in the boarding house, don't come out if you don't tell me". kata friski. "alright". jawab mayya singkat.


friski tersenyum, kemudian dia pergi pulang ke rumahnya.


mayya pun memasuki kamarnya dan pergi ke kamar mandi.


.........


"huhh... capek". kata mayya sambil merebahkan tubuhnya ke kasur.


dia melihat jam dinding, sudah hampir pukul 12 malam.


akhirnya dia tertidur dengan lelap.


...........


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


CONTINUED -> ❤


__ADS_2