We Are Comeback

We Are Comeback
RETURNING THE FAVOR


__ADS_3

sebuah mobil lamborghini terparkir di depan kantor.


mayya sontak kaget dengan apa yg dilihatnya.


"tadi malam kakak dapet kabar, katanya adek minta mobil". kata friski sambil memeluk bahu mayya.


"adek ngga ngira bakal langsung diturutin". kata mayya sambil terkekeh.


gilang dan jordan saling perpandangan satu sama lain, mereka tidak percaya pada apa yg mereka lihat.


"buset dah, sekaya apa sih papanya mayya". kata jordan dalam hati.


"emang pinter mayya klo milih". kata gilang dalam hati.


"sana dek, nyoba mobil". kata friski sambil memberikan kontak mobil.


mayya mengangguk mengiyakan, lalu dia melangkah menuju mobil warna putih itu.


"gilang, jordan. duluan ya". kata mayya sambil melambaikan tangan.


"ntar gw nyusul beli mobilnya may". kata jordan meringis.


mayya mengangguk tersenyum, lalu dia memasuki mobil barunya.


..........


friski dan kedua sahabat mayya itu kembali memasuki kantor setelah mobil mayya tak terlihat lagi.


"itu mayya yg milih sendiri kak?". tanya jordan.


"katanya jendra sih gitu". jawab friski sambil mengangkat bahunya.


"gw ngga nyangka mayya bakalan milih mobil itu". kata gilang sambil terkekeh.


friski dan jordan saling berpandangan.


"maksudnya apa lang?" tanya friski tidak mengerti.


"itu.... kemaren kan mayya meu keluar ke mall, dia mau naik taksi gara2 david ngga ada. terus gw bilangin klo dia sebaiknya minta mobil aja".


kata gilang menerangkan.


"ya gw ngga tau klo mayya milih mobil kayak gitu". sambungnya.


friski mengangguk tanda mengerti.


mereka bertiga akhirnya pergi ke dapur guna mengisi perut.


...........


"wuihh... enak juga nih". kata mayya sambil melihat keluar jendela mobil.


dia akhirnya berhenti di salah satu mall besar.


"nyari baju buat gilang ah, sekalian balas budi".


mayya melangkah memasuki mall.


tiba2 ada yg menyapanya dari belakang.


"may, lo mayya kan". kata orang itu.


mayya menoleh pada orang yg memanggilnya.


"eh... ratih, lo kesini juga". kata mayya sambil tersenyum kepada ratih teman sekelasnya.


"sama siapa may, tumben pake baju kayak gini?'. tanya ratih.


"gw sendirian, ini gw baru aja ke kantor". jawab mayya.


kemudian mayya teringat sesuatu.


"oh... ya rat, kata lo ada yg suka sama gw?, siapa?". tanya mayya.


"ngga kok, bercanda". kata ratih sambil tertawa.


mayya memutar bola matanya dengan kesal.


"nyebelin banget sih, bikin orang penasaran aja" kata mayya dalam hati.


"yaudah may, gw duluan ya. pacar gw udah nunggu lama diluar". kata ratih sambil melangkah meninggalkan mayya.


mayya menjawad dengan senyuman dan lambaian tangan.


kemudian dia berjalan menuju tempat pakaian cowok.


"yg mana ya, jas yg cocok buat gilang". katanya sambil terus berjalan.


kemudian mata mayya tertuju pada jas warna hitam garis2.

__ADS_1


"bagus juga tuh".


mayya kemudian menghampiri jas itu.


"mbak saya ambil ini". kata mayya sambil menunjuk ke arah jas yg dipajang.


kemudian mayya juga mengambil sepasang sepatu, beruntung dia tau ukuran kaki gilang.


"mbak, tolong dibungkus jadi satu. yg rapi". kata mayya sambil menyodorkan sepatu yg dia pegang.


"kamana lagi ya". kata mayya setelah membayar barang yg dia beli.


kringg....kring.....


hp mayya berbunyi, dia pun melihat layar hp nya dan menjawab telfon.


"ada apa kak?". tanya mayya kepada friski.


"adek dimana, kok ngga balik2?". kata friski.


"adek di mall, ntar lag juga pulang". jawab mayya sambil tersenyum.


"yaudah klo gitu, jangan lama2". kata friski.


"iya". jawab mayya sembari menutup telpon.


mayya terus berjalan menyusuri tempat2 dasi.


"beli dasi buat kak friski boleh juga nih".


kata mayya sambil melihat2 dasi yg cocok untuk friski.


akhirnya mayya membeli dasi warna biru tua dan merah maron.


setelah dia membayar, mayya langsung keluar dari mall dan menuju tempat parkir.


dia pun akhirnya kembali ke kantor.


setelah dia keluar dari mobil dia menhampiri mobil gilang dan mencoba untuk membuka pintunya.


"sip, ngga dikunci". katanya dalam hati.


dia pun menaruh barang yg dia beli untuk gilang.


dia kemudian menutup kembali pintu mobil dan segera melangkah memasuki kantor.


dia pun bertanya diman keberadaan kakak dan 2 sahabatnya itu.


"di lantai 8 non, sedang makan siang". jawab kariawan itu.


mayya hanya mengangguk dan segera berjalan menuju lift.


" makan kok ngga nungguin gw sih". gerutu mayya kesal.


kemudian dia meletakkan tas berisi dasi di kantor friski.


.............


ting...


suara pintu lift terbuka, mayya langsung melesat keluar dan menuju ruang makan.


setelah dia membuka pintu, semua mata tertuju padanya. "kok banyak benget yg makan, apa semua ini tamunya pakde ya". kara mayya dalam hati.


kemudian dia melihat 3 orang yg sedang dia cari di meja paling ujung. dia pun melangkahkan kakinya menuju meja tersebut.


friski yg melihat mayya mendekat langsung tersenyum.


"enak jalan2 nya dek". kata friski sambil meringis.


"ngga ah, adek jadi di tinggal makan". kata mayya sambil duduk di kursi samping gilang.


"lo sih, kelamaan". kata jordan setengah meledek.


mayya hanya cemberut mendengar kata2 jordan, dia akhirnya mengambil piring dan mengambil nasi goreng.


"kemana aja tadi may?". tanya gilang sembari menyuapkan sesendok nasi kedalam mulutnya.


"ngga ada, cuma ke mall cari make up". jawab mayya sambil menyendok telur.


"btw, ini semua tamunya papa kak?". tanya mayya sambil melihat ke sekelilingnya.


"iya, papa katanya mau rapat". jawab friski.


mayya mengangguk dan kembali mengahadap piringnya.


setelah mereka selesai makan, mereka berjalan keluar dan menuju ke lift.


"nanti malam mau kemana dek?". tanya friski sambil melangkah memasuki lift.

__ADS_1


"ngga ada, tapi nanti mau ngajak david keluar". jawab mayya sambil mengikuti langkah friski.


"sama gw aja may, kita kencan". kata jordan sambil terkekeh.


"norak lo". kata friski sambil menjendul kepala jordan.


gilang dan mayya hanya terkekeh melihat friski dan jordan.


...........


mereka keluar dari lift dan menuju ke arah pintu keluar kantor.


mayya pun membuka pintu mobilnya.


"hati2 dek". kata friski sambil membuka pintu mobilnya.


mayya mengangguk mengiyakan.


dia pun menghidupkan mesin mobilnya dan membelok ke arah jalan raya.


"kira2 gilang kaget ngga ya". kata mayya sambil memperhatikan jalan.


gilang masuk ke dalam mobil dan melihat ada tas disampingnya.


"apaan nih". kata gilang sambil memegang tas dan melihat isinya.


"ehh... jas sama sepatu. ada surat nya juga nih". kata gilang.


dia pun membuka surat yg ada di dalam tas.


"thanks for all my boy, this is a gift of gratitude.


(your girl)".


gilang tersenyum setelah membaca surat dari mayya.


"aneh2 aja tu anak. pake klo ada acara sama dia ah". kata gilang meringis.


akhirnya gilang pulang ke apartemannya.


...........


mayya sampai di kosan. bagas, nugie dan david yg duduk di depan kamar bagas melihat mobil lamborghini yg terparkir.


"siapa tuh". tanya david.


nugie menggelengkan kepalanya.


mayya keluar dari mobil dan berjalan ke arah kamar.


"wuihh... pake mobil mewah ui". kata nugie sambil terkekeh.


"baru datang pagi ini ya". kata bagas.


"iya dong, gw gitu loh". jawab mayya sambil duduk di samping david.


"moga awet may". kata david.


mayya mengangguk tersenyum.


lalu dia berdiri dan membuka pintu kamarnya.


"kalian ngga mau makan?". kata mayya sambil menoleh kearah 3 sahabatnya.


"ya maulah klo di masakin". jawab bagas.


mayya tersenyum dan segera mengganti bajunya.


dia akhirnya pergi ke dapur dengan membawa bahan2 makanan dari kulkasnya.


david yg melihat mayya langsung membantu membawakan bahan2. dan mengikuti langkah mayya menuju dapur.


.


.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


CONTINUED ->


__ADS_2