We Are Comeback

We Are Comeback
exchange....


__ADS_3

wajah mayya terkena sinar mentari pagi yg membuatnya terbangun dari tidurnya.


"jam berapa nih". kata mayya sambil mengerling ka arah jam dinding.


06.15 wib.


mayya langsung bangkit dari kasurnya dan masuk ke kamar mandi.


setelah mandi mayya langsung mengambil kaos dan celana jeans.


dia menggulung rambutnya ke atas kepalanya. dia juga tidak lupa menyemprotkan parfum lavender ke tubuhnya.


lalu dia menyandang tasnya dan mengambil kunci mobil.


"ayo berangkat may". ajak david saat melihat mayya keluar dari kamarnya.


"bagas, tumben bareng kita". kata mayya saat melihat bagas disamping david.


"males, sekali kali nebeng ke mobil ferari". jawab bagas sambil terkekeh.


"lo udah bosen pake fortuner ya". kata mayya sambil menunjuk ke arah mobil fortuner berwarna hitam milik bagas.


"hehehe, iya may, pake aja klo lo mau". jawab bagas sambil meringis.


"yaudah lo sekarang pake mobil lo, nanti klo pulang dari kampus kita tukeran mobil". kata mayya sambil menepuk bahu bagas.


"oke, ntar gw mau ngambil kunci dulu, tungguin ya". kata bagas sambil berlari menuju kamarnya.


mayya dan david menggeleng bersamaan.


lalu mereka memasuki mobil masing2 dan menunggu bagas.


...........


mereka bertiga berangkat menuju kampus secara beriringan.


mereka memarkir mobil berjajar sehingga menarik perhatian anak2 lain.


"eh... anak2 konglomerat datang tuh". bisik salah satu anak yg duduk di jamur langit.


anak2 yg lainnya hanya mengangguk menatap mayya dan ke 2 temannya.


tiba2 saat di jalan menuju kantin ada yg memanggil bagas dan david.


"bagas, david". panggil shinta dari belakang.


"itu kan cewek yg pernah nembak david". kata mayya dalam hati.


"gw cabut dulu ya, ada janji soalnya". kata mayya sambil melangkah menjauh.


"iya may, see you". kata bagas.


mayya berjalan terus tanpa tau tujuannya.


saat di depan laboratorium dia menabrak seseorang.


jdugg....


mayya mengeluh kesakitan sambil memegangi dahinya.


"maaf may, ngga ngeliat". kata wisnu sambil melihat dahi mayya.


"ehh... wisnu, iya wis ngga apa2 kok". kata mayya sambil tersenyum.


lalu dia melihat sosok wisnu yg sedang memakai jas lab.


"lagi praktek wis?". tanya mayya.


wisnu mengangguk mengiyakan sambil tersenyum.


"gilang nya ada ngga?". tanya mayya sembari melihat ke arah laboratorium.


"ada tuh di dalam, kayaknya masih belom kelar". jawab wisnu.


"ohh... bilangin nanti klo udah kelar, gw tunggu dikantin ya". kata mayya.


"mau cari jadwal buat kencan ya". goda wisnu sambil meringis.


"ya ngga lah wis, apaan sih". jawab mayya sambil mencubit pipi wisnu.


wisnu meringis kesakitan, dia berusaha melepaskan cubitan mayya yg memang pada akhirnya sengaja dilepaskan oleh mayya sendiri.


"dah lah, gw cabut". kata mayya sembari melangkahkan kakinya pergi meninggalkan wisnu.


wisnu hanya tersenyum menggeleng, dia lalu masuk ke dalam lab dan menghampiri gilang.


"kata mayya lo disuruh ke kantin klo ini udah kelar". kata wisnu kepada gilang.


"ohhh... oke". jawab gilang dengan menyunggingkan senyuman.


.........


"may". sapa jordan sambil mendekati mayya yg ada di kantin.

__ADS_1


mayya menoleh dan tersenyum. "jordan ternyata, kenapa jor?". tanya mayya.


"nanti melem ikut gw ke mall yuk, ibu gw ngga bisa belanja karena terlalu sibuk, pembantu gw juga lagi pulang kampung". kata jordan menjelaskan.


"kakak lo". kata mayya yg sengaja ingin menjahili jordan, padahal dia tau kalo jordan hanya memiliki 1 kakak laki2.


"kakak gw kan laki may". jawab jordan sambil nyengir.


mayya tertawa mendengarnya, dia puas menjahili jordan.


"iya dah, jam setengah tujuh aja ya". kata mayya sambil melangkah menuju kursi.


"iya dah" jawab jordan sambil mengikuti langkah mayya dan duduk di samping mayya.


"pas banget ada lo juga, ntar lagi gilang kesini". kata mayya sambil menaruh tasnya di atas meja.


"mau ngapain emang?". tanya jordan tak mengerti.


"lo ngga dikasih tau, bentar lagi ada pesta perusahaan. dan kita harus datang". kata mayya menjelaskan.


"iya gw tau kok my girl, bokap gw udah nyusun rencana". kata gilang dari belakang mayya, dia menaruh kepalanya di bahu mayya.


"ehh... gilang, lo udah tau". kata mayya sambil menoleh ke arah gilang.


gilang mengangguk lalu duduk di depan mayya.


"kok gw ngga dikasih tau sama bokap". kata jordan keheranan.


mayya dan gilang menggeleng bersamaan.


tiba2 bagas memangil mayya dari kejauhan.


"may, sini may". teriak bagas.


mayya akhirnya menghampiri bagas dengan kesal.


"kenapa sih kok teriak2". kata mayya.


"hehehe, mana kunci mobil lo. gw kayaknya masih harus bimbel deh". kata bagas meringis.


mayya kemudian mengambil kunci mobil dari sakunya.


"nih, jaga baik2 loh. masih baru tu mobil".


bagas memutar bola matanya, dan mengangguk perlahan.


"beres bos". jawab bagas.


"yaudah, gw cabut dulu". kata mayya sembari melangkah menjauh dari bagas.


"idihh.... mata keranjang lo". jawab bagas sambil nyengir.


.........


mayya kemudian berpisah dengan jordan dan gilang, dia kemudian menuju ke tempat parkir. tak disangka ternyata david sudah menunggunya.


"kok ngga bimbel sama bagas?". tanya mayya


"gw malezz". jawab david sambil terkekeh.


"tenang, gw udah minta absenin bagas". kata david meyakinkan.


mayya menggeleng karena kemalasan david, dia memang tidak pernah serius dalam hal apapun.


"untung aja orangnya pinter dari sananya". kata mayya dalam hati.


akhirnya mereka berdua pulang menuju kosan.


.............


"mau beli makan dimana dav?". tanya mayya yg sudah turun dari mobil bagas.


"makan mie ayam yok may, gw yg traktir". ajak david kepada mayya.


mayya mengangguk mengiyakan.


"naik mobilnya siapa?". tanya mayya.


"naik ferari merah aja". kata david sambil terkekeh.


"yaudah gw ganti baju sama cuci muka dulu". kata mayya sambil berjalan menuju kamarnya.


david akhirnya juga mencuci mukanya dan ganti memakai kaos polos.


"ayo may". kata david sambil mengulurkan tangan kepada mayya yg baru saja keluar dari kamarnya.


mayya tersenyum dan menerima uluran tangan david.


mereka pun pergi menuju warung mie ayam didekat kampus.


............


"pesen apa may?". tanya david kepada mayya.

__ADS_1


"sama kayak lo aja". jawab mayya sambil berjalan menuju tempat duduk.


kemudian setelah memesan david menghampiri mayya dan duduk di depannya.


"foto dulu yok dav". ajak mayya sambil mengeluarkan hp nya.


david menyetujui ajakan mayya dan mendekat.


ckrikk...


"bagus hasilnya may?". tanya david sambil kembali ke tempat duduknya semula.


"iya dav, post dulu ah". kata mayya sambil sibuk dengan hp nya.


........


klingg...


suara hp riko yg ada di sakunya.


riko pun mengambil hp dari sakunya.


seutas senyuman tersungging di bibirnya.


dia melihat foto mayya dan david yg di post melalui akun instagram mayya.


lalu dia menelfon mayya.


kringg.....kring....


mayya melihat layar hp nya dan langsung menjawab telfon.


"lo dimana ko, kok ngga keliatan tadi dikampus". tanya mayya sembari meneguk minumannya.


"hehehehe, gw bolos karena diajak bokap ke bandara". jawab riko.


"lah ngapain di bandara". tanya mayya lagi.


"ngga ada, bokap gw mau ke singapore. jadi gw disuruh nganterin deh". jawab riko.


"ohhh.... kirain lo yg mau pindah". kata mayya terkekeh.


"gw ngga akan pindah sebelum ngelamar lo". jawab riko sambil tertawa keras.


"aneh2 lo". jawab mayya sambil menutup telfonnya.


riko terkekeh dan menaruh hp nya diatas meja.


"tapi kayak nya ngga mungkin terjadi may". kata riko dalam hati.


"riko may". kata david sambil menyudahi makannya.


mayya mengangguk sembari meneguk es jeruknya.


"udah yok may, pulang". ajak david.


"iya, gw juga mau tidur. nanti malem diajak jordan belanja" kata mayya tersenyum.


"wuihh... ada yg kencan ntar malem". goda david sambil melangkah cepat menuju kasir.


"apaan sih lo itu". jawab mayya sambil memukul punggung david.


david hanya meringis dan menggandeng tangan mayya menuju mobil.


...........


mayya dan david menuruni mobil dan menuju kamarnya masing2.


"huahh.... tidur sebentar ah". kata mayya setelah mencuci mukanya dan merebahkan tubuhnya kekasur.


"ntar pake baju apa ya". kata mayya sembari bangkit dan menuju ke arah lemarinya.


mayya tiba2 menemukan dress setinggi lutut berwarna biru tosca.


"pake ini aja dah". kata mayya sambil kembali menggantung dress itu di lemari.


.


.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


CONTINUED.....


__ADS_2