We Are Comeback

We Are Comeback
jerk.....


__ADS_3

gilang mengajak mayya dan menuju ke cafe


baru jordan yg baru dibuka 2 hari yg lalu.


"emang besar cafenya lang?". tanya mayya sembari mengecas hp nya di mobil gilang.


"lumayan sih, bisa dibuat belajar juga kok, jordan bikin buat anak2 kuliah yg ngerjain tugas". kata gilang.


"gitu ya, kalo gitu kita ngerjain tugas disana aja yok". ajak mayya.


"okelah, sekalian nyari cemilan gratis". kata gilang sambil terkekeh.


"halahh.... lo itu ya, udah kayak titan, masih aja". kata mayya sambil meringis.


gilang terkekeh mendengar kata2 mayya.


..........


gilang dan mayya turun dari mobil, mayya berdiri tegak dan menatap cafe baru jordan.


"kok besar banget lang, kalo ini lebih dari lumayan my boy". kata mayya sambil meringis.


"yaudah, ayo masuk". ajak gilang sambil melangkah.


mayya pun mengikuti langkah gilang dan masuk ke dalam cafe.


"udah rame aja jor, hebat ya lo". kata mayya sembari menghampiri gilang.


"iya nih, lo ngga mau pesen, pesen aja sesuka lo, kalo buat lo semua gw gratisin". kata jordan sambil terkekeh.


"seriusan lo". kata mayya tak percaya.


"emang gw pernah bohong sama lo". jawab jordan sembari merentangkan tangannya.


"kita juga jor". kata david sambil meringis.


"kita juga kan jor". kata nugie yg mengikuti langkah david.


"ngga, cuma khusus mayya aja". kata jordan sambil meringis.


"kok gitu sih, jangan2 lo suka sama mayya ya". kata bagas menggoda.


"ngga lah, gw cuma nganggep kalo mayya tuh istimewa". jawab jordan sambil terkekeh.


"udah2 kita disini niatnya buat makan gratis, kok malah debat sih". kata riko sambil meringis.


"riko dikepalanya cuma ada makan gratis". kata mayya sambil mencibir ke arah riko.


"ngga tau tuh, ntar kalo gemuk gimana". kata gilang menimpali.


"lo juga lang, tadi kan lo bilang mau nyari cemilan gratis". kata mayya sambil meringis.


gilang hanya tersenyum mendengar kata2 mayya.


"yaudah ayo duduk, gw mau nyiapin sesuatu buat kalian". kata jordan sembari mendorong teman2 nya untuk duduk di kursi.


..........


tak lama kemudian jordan datang ke meja teman2 nya dan menaruh seauatu di atas meja.


"apaan itu jor?" tanya mayya sembari melihat benda yg di letakkan di atas nampan.


"yaelah.... itu kue may, kue bentuk sepatu". jawab jordan sembari mengambil pisau dan memotong kue berbentuk sepatu itu.


"ealah... aneh2 lo itu jor". kata bagas sembari mengambil potongan kue dan memasukannya ke dalam mulut.


"inilah menu favorit di cafe baru gw, kue sepatu". kata jordan sambil meringis.


teman2 nya hanya menggelengkan kepala, mereka tak percaya bahwa jordan akan seperti itu.


..............

__ADS_1


mayya kemudian diantar kembali ke kantor oleh gilang.


"makasih ya". kata mayya sambil melambaikan tangannya.


gilang mengangguk tersenyum dan memutar balik mobilnya, dia akan menuju kantor ayahnya.


mayya berjalan memasuki kantor dan menuju lift.


mayya masuk lift dan memencet tombol menuju lantai 8.


disaat masih dilantai 4, pintu lift terbuka.


mayya terbelalak melihat orang yg ada di depannya.


"inikan cowok yg tadi". kata mayya dalam hati.


cowok itu tersenyum karena ada mayya di dalam lift, dia pun melangkah masuk.


mayya berusaha menjaga jarak dengan cowok itu.


"lo mayya ya, gw fatan". kata fatan sembari mengulurkan salam.


mayya tersenyum dan membalas salam dari fatan.


"lo kuliah dimana?". tanya fatan sembari mendekati mayya.


"UNEJ". jawab mayya sembari menoleh, dan betapa kagetnya dia ketika menyadari fatan sangat dekat dengannya.


"lo mau ngga jadi pacar gw". kata fatan sambil tersenyum.


plakk....


mayya menampar fatan, dia sontak kaget akibat tamparan mayya.


"gila lo, gw aja ngga mau kalo lo ajak temenan, apalagi pacaran". kata mayya sambari membuang mukanya.


tingg....


fatan hanya tersenyum dan melangkah keluar.


"luamayan juga tamparannya". kata fatan dalam hati.


"gila ya tu orang, dasar cowok br*ngs*k". gumam mayya sembari menyandarkan kepalanya ke sofa.


kring......


mayya mengambil telpon di atas meja kerjanya dan menerimanya telfonnya.


"halo, disini dengan mayya atmadja". kata mayya sambil melembutkan nada suaranya.


"halo nona manis, disini fatan". kata fatan sambil tersenyum.


"cowok br*ngs*k, mau apa lagi lo". bentak mayya.


"gw mau minta jawaban lo, iya apa ngga". kata fatan.


mayya semakin geram mendengar kata2 fatan.


"gila gw mau pacaran sama lo, gw ngga mau". bentak mayya sembari menutup sambungan telefon.


fatan hanya tersenyum tipis.


"kalo gitu gw buat lo yg suka ke gw". kata fatan dalam hati.


kemudian dia berjalan menuju ruangan ayahnya rapat.


mayya hanya meletakkan kepalanya di atas meja.


"capek juga ngurusin orang kayak gitu". kata mayya dalam hati.


tanpa sadar, dia tertidur di kursi kerjanya.

__ADS_1


...........


friski yg membuka pintu ruangan mayya langsung mengahmpiri mayya yg tertidur.


"adek.... kalo tidur sembarangan". desis friski.


kemudian dia menggendong mayya dan berjalan menuju lift.


pak randi dan para tamunya yg sudah dilantai bawah melihat friski yg sedang menggendong mayya.


"kenapa itu adek?". tanya pak randi.


"adek ketiduran di ruangannya, kayaknya kecapekan. mau kakak bawa pulang ke kosannya". jawab friski.


"bawa ke rumahmu aja kak". kata pak randi.


friski mendecak perlahan.


"kayak papa ngga tau sifatnya adek aja pa". kata friski.


tiba2 bagas masuk kedalam kantor dan melihat friski sedang menggendong mayya.


"kenapa itu mayya kak?" tanya bagas sembari mendekati friski.


"ketiduran, kamu ngapain kesini". kata friski.


"aku sih mau nganterin tasnya mayya yg ketinggalan, yaudah sini kak mayya, aku sekalian bawa pulang". kata bagas.


"yaudah, jagain mayya loh gas". kata friaki sembari memberikan mayya kepada bagas.


"hati2 gas". kata pak randi.


"iya om, bagas pulang dulu ya". kata bagas sembari melangkah keluar kantor.


"siapa lagi tuh cowok". kata fatan dalam hati.


dia melihat bagas yg sedang menggendong mayya menuju tempat parkir.


"itu siapa om?". tanya peter sembari menghampiri pak randi.


"itu temennya mayya". jawab pak randi.


"ohhh.... enak ya mayya, ngga akan pernah di ganggu cowok tuh, banyak pengawalya gitu". kata peter sambil tersenyum tipis.


pak randi hanya tersenyum dan mengangguk setuju.


...........


bagas turun dari mobil dan menggendong mayya menuju kamarnya.


bagas merebahkan tubuh mayya di kasur, kemudian dia menaruh tas mayya di meja rias miliknya.


"met malem may, lo kalo udah tidur ngga bangun meskipun diganggu". kata bagas sembari melangkah keluar kamar mayya dan menutup pintunya.


bagas pun langsung pergi kekamarnya dan mencuci mukanya.


"siapa ya cowok itu, kok kayak ngga suka ngeliat gw gendong si mayya". kata bagas dalam hati, kemudian dia juga pergi merebahkan tubuhnya ke kasur untuk tidur.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


SEEYOUNEXTEPISODE ->


__ADS_2