We Are Comeback

We Are Comeback
jordan story.....


__ADS_3

david sengaja tidak keluar dari mobil barunya itu. di tempat parkir banyak orang yg memperhatikan mobilnya.


"dav, keluar yok" ajak mayya sambil berusaha menarik tangan david.


"ntar dulu may, biar mereka kaget siap yg punya nih mobil". kata david meringis.


mayya kesal mendengar kata2 david, dia berusaha untuk keluar. tapi david dengan sigap memegang tangannya dengan erat.


"dav, gw pokoknya mau keluar, lo itu tau ngga, pamer tuh ngga ada hasilnya. gila lo ya, lo itu ya emang cowok gi.....".


cupp... david mencium mayya, mayya hanya diam dan berusaha melepaskan. dia berhasil melepaskan dan menatap david.


"makanya ngga usah banyak ngomong, kan jadi gw cium". kata david sambil meringis.


plakk....


tangan kanan mayya menyambar pipi david. david mengeluh kesakitan.


"lo itu gila tau ngga, itu first kiss gw". kata mayya kesal.


"maaf may, lo sih ngomong aja". jawab david sambil memegang pipi kirinya.


"udah, sekarang pokoknya kita keluar. rame banget tuh yg ngeliat kita". kata mayya sambil menyandang tasnya. "tapi lo maafin gw kan". kata david memastikan. mayya menjawab dengan senyuman.


david akhirnya mengangguk senyum.


"tapi klo kita turun, jalannya di samping gw ya". pinta david memohon. mayya hanya mengangguk. kemudian mereka berdua keluar dan jalan sejajar.


"eh liat, yg turun mayya sama david loh". suara orang terdengar ditelinga mayya dan david.


david hanya tersenyum gembira.


dia menggandeng tangan mayya tiba2, mayya langsung menatapnya lekat2, tetapi david tidak menghiraukan dan tetap menggandeng tangannya.


"wuihh... mobil baru oi, kalah nih gw". kata jordan yg tiba2 muncul bersama riko.


david terkekeh mendengarnya.


"beli juga sana boss, itu hadiah dari bokap gw". jawab david.


"klo kendaraan lo yg mana may?. masa anaknya pimpinan atmadja ngga punya mobil". kata jordan. mayya kemudian menunjuk kearah mobil ferari warna hitam. "itu mobil gw" jawab mayya meringis.


"itu kan punya kak friski". sela riko.


"sama aja, yg punya juga namanya atmadja". jawab mayya sambil mengangkat bahunya.


jordan terkekeh mendengar jawaban mayya.


"may nanti lunch bareng gw yok". ajak jordan sambil memegang jemari mayya.


"ekhhem... ada yg mau kencan nih ya". kata david sambil membuang mukanya.


"cemburu lo dav". kata riko sambil meringis.


david menggelengkan kepalanya "ya ngga lah". kata david.


"mau ngga may?". tanya jordan.


mayya mengangguk mengiyakan. "toh cuma sekedar sahabat". pikirnya.


akhirnya riko mengajak mayya pergi kekelas.


"ko". sapa mayya duluan.


riko hanya menjawab dengan deheman dan masih menghadap ke depan.


"lo kok belom punya pacar sih, lo kan ganteng". tanya mayya sambil menatap mata riko, riko sontak kaget dan menatap mayya lekat2.


"kalo ngga ada yg gw suka may, emang bener gw orangnya usil. tapi gw cuma berani nyentuh lo, meskipun banyak yg suka ke gw". jawab riko tenang.


"tau ngga ko, gw ngira dari SD lo itu play boy. makanya gw ngga seberapa dekat sama lo". kata mayya mengangkat alisnya.


riko terkekeh mendengar penjelasan mayya.


"emang wajah gw aja yg kayak gitu, tapi gw orangnya setia loh. buktinya gw nemenin lo selama ini. itu gara2 gw sayang sama lo". kata riko lirih.


mayya tersenyum melihat riko. "gw juga sayang sama lo". jawab mayya.


...........


mayya yg berdiri di depan kelas mengambil hp nya dan berusaha menelfon friski.


"ada apa dek". tanya friski.


"adek mau lunch sama jordan kak". jawab mayya sambil mengerling ke arah jam tangannya. "oh iya dah, jangan lama2. sekalian kalo bisa langsung ke kantor papa ya, ajak si jordan juga. kakak mau ngasih sesuatu.". kata friski.


"iya kak, see you". jawab mayya sembari menutup telfonnya.


kemudian dia berjalan menuju tempat parkir dan mencari jordan.


jordan yg melihat mayya langsung menghampirinya. dia mengulurkan tangannya.


"anggap aja ini kencan". kata jordan.


"idihh.... gila lo". jawab mayya sembari menerima uluran tangan jordan. jordan tersenyum, dia lalu menggandeng mayya menuju ke mobilnya.

__ADS_1


...........


"mau kemana kita jor". tanya mayya.


"kita ke restoran fovorit gw" jawab jordan sambil meringis.


mayya hanya tersenyum. "kayak apa restoran favoritnya jordan". katanya dalam hati.


akhirnya mereka sampai di restoran yg dimaksud jordan.


"besar juga jor". kata mayya sambil memandang restoran yg tinggi itu.


"di sini cuma anaknya direktur yg bisa makan". kata jordan sambil menggandeng tangannya.


"kok gw ngga tau sih". kata mayya sambil menjajari langkah jordan.


"ini emang pertama kalinya gw ngajak lo, gw ini juga dikasih tau sama temen gw, dia kayaknya udah ada disini". kata jordan sambil membuka pintu restoran itu.


"terus lo kok bilang ini favorit lo?". tanya mayya sambil mengernyitkan dahinya.


jordan hanya membalas dengan senyuman.


mereka berdua menaiki tangga ke lantai 3.


"kok dilantai tiga sih". tanya mayya dengan nafas besar.


"biar romantis aja may". jawab jordan meringis.


mayya memutar bola matanya dengan kesal.


"bikin orang capek aja". katanya dalam hati.


akhirnya mereka duduk di meja yg sudah dihiasi berbagai macam bunga. diruangan itu hanya ada 1 meja yg mereka tempati.


"ihhh.... bagus banget jor". kata mayya sambil melihat sekeliling ruangan.


"iya dong, jordan gitu". jawab jordan meringis.


akhirnya jordan duduk berhadapan sambil menunggu makanan datang.


"tau ngga may, ini hari apa?". tanya jordan kepada mayya yg sedari tadi memandang keluar jendela.


"hari apa emang jor?". tanya mayya tak mengerti.


jordan mengangkat kepalanya menatap wajah mayya.


"sekarang hari ulang tahun kakak gw may". kata jordan sambil tersenyum masam.


mayya kemudian teringat cerita kak jendra tentang kakak jordan, kakaknya jordan dulu satu sekolah dengan kak jendra, hanya saja waktu kelas 3 SMA akhir kakaknya jordan mengalami kecelakaan hingga tewas.


"lo tau ngga may, kakak sering cerita tentang lo. dia cerita, adek perempuan temannya itu manis kayak gula". kata jordan sambil terkekeh. "gw awalnya ngga tertarik kenalan sama lo, gw paling benci cewek, bagi gw cewek itu semua sama aja, ngga punya hati. tapi semenjak ada lo, hidup gw berubah dan gw jadi memahami kata2 kakak gw waktu itu". kata jordan dengan nada lirih.


mayya mengembangkan senyuman. "emang kenapa kok benci cewek?, lo trauma". tanya mayya tiba2. jordan diam tak menjawab, mayya kemudian berdiri dari kursinya dan menarik jemari jordan untuk berdiri dan mengikutinya.


jordan merasakan tangan hangat mayya yg memegangnya dan mengikuti langkah mayya menuju jendela.


"kalo gini kan lo bisa tenang ceritanya" kata mayya sambil memegang bahu jordan.


jordan menyeka air matanya yg baru saja mengalir.


" 10 tahun lalu, mama gw ninggalin papa gw cuma demi laki2 lain. betapa sedihnya gw waktu tau semua itu. gw bersumpah bahwa gw ngga akan percaya lagi sama cewek manapun". kata jordan sambil menatap keluar jendela.


mayya hanya terpaku mendengar cerita jordan yg menyedihkan itu.


"dan akhirnya gw ketemu sama lo, ternyata ngga semua cewek sama, buktinya gw bicara sama lo ngalir begitu aja". kata jordan sambil mengangkat bahunya.


mayya tak kuat memandang wajah muram jordan, dia memeluk erat tubuh jordan dengan perasaan iba.


jordan melingkarkan tangannya pada pinggang mayya. "makasih may". ucapnya lirih.


..........


"gw disuruh ngajak lo ke kantor sama kak friski". kata mayya setelah mereka keluar dari restoran.


"yaudah kita kesana". jawab jordan singkat.


akhirnya mereka menuju ke kantor friski.


"gw mau ke dapur dulu jor, mau buat coklat panas". kata mayya.


"gw ikut". jawab jordan seraya mengikuti langkah mayya.


mereka akhirnya sampai dapur dan tak ada orang selain mereka berdua.


mayya sibuk menyiapkan 2 coklat panas, jordan hanya membuka kulkas dan mengambil jus jambu.


"lo itu aja jor". tanya mayya yg melihat jordan hanya memegang sebotol jus jambu.


jordan mengangguk mengiyakan, dia memang tak suka minuman yg panas.


"yaudah yok keatas". kata mayya sembari melangkah keluar manuju lift, jordan hanya mengikuti dari belakang.


.........


saat pintu lift terbuka, ada 2 sosok lelaki berambut coklat terang dan pirang.

__ADS_1


mayya mengembangkan senyuman.


"kak angga, kak fahmi". kata mayya sembari memasuki lift.


"mau ke friski?, ini siapa kok ngga pernah liat" tanya fahmi.


kemudian jordan mengulurkan salam dan memperkenalkan diri.


"jordan kak". katanya sambil mengeluarkan senyum tipis.


"gw fahmi, kalo ini angga". jawab fahmi sambil membalas salam dan menunjuk angga yg ada di sampingnya, angga hanya tersenyum sambil mengangguk.


"kita pulang dulu ya dek". kata angga sambil melambaikan tangannya.


mayya mengangguk senang, dan kemudian pintu lift tertutup.


"temennya kak friski may". kata jordan sambil bersandar di dinding lift.


"iya, mereka udah megang perusahaan orang tuanya mulai lulus kuliah". jawab mayya menerangkan.


jordan hanya tersenyum tipis dan memejamkan matanya.


"jordan, nunduk dong". pinta mayya.


jordan langsung membuka matanya dan melakukan apa yg mayya minta.


cupp....


mayya mencium pipi kirinya.


"lo tuh ngga cocok kalo sedih, gw malah ikut sedih nanti". kata mayya meringis.


jordan langsung mendaratkan ciuman ke bibir mayya sembari memeluk pinggang mayya.


mayya hanya memejamkan matanya rapat2.


"makasih udah perhatian sama gw may". kata jordan lirih setelah mencium mayya.


"iya jor, lo harus tetep kuat". kata mayya sembari memeluk jordan.


ting...


suara pintu lift terbuka, mereka langsung melepaskan pelukan dan segera berjalan keluar.


...........


"adek ngga mau ini". kata friski sambil menyodorkan sekotak coklat kepada mayya.


mayya menggeleng dan mendorong coklat kepada friski.


"nanti adek gemuk". jawab mayya.


jordan yg duduk disamping mayya terkekeh melihat reaksi mayya.


"coklat itu ngga mau, tapi tadi buat coklat panas". kata jordan mencibir.


"itukan beda, klo coklat yg ini panas. sekalian bisa ngurangin lemak". jawab mayya sambil menyodorkan segelas coklat panas kepada friski.


"padahal kakak nyuruh adek kesini buat ngasih coklat ini". kata friski terkekeh.


mayya langsung menepuk jidatnya. "kakak ngga berguna". keluhnya dalam hati.


"yaudah ah, adek mau pulang aja. capek". kata mayya sambil menyandang tasnya.


"tapi lo jadi kan hari minggu kerja kesini". tanya jordan sambil mengangkat alisnya.


mayya mengangguk, dia melangkahkan kakinya ke arah pintu kantor dan keluar.


"anterin dia dengan selamat jor". kata friski.


jordan mengangguk dan berjalan mengikuti mayya.


.................


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


see you -> next episode ❤

__ADS_1


__ADS_2