We Are Comeback

We Are Comeback
Feeling......


__ADS_3

mayya melangkah ke arah dapur dengan diikuti david dibelakangnya.


mayya meletakkan bahan2 di meja dan mulai mengambil pisau.


david hanya heran melihat mayya, dia duduk di kursi dekat pintu dapur.


"tumben masakin temen2 nya, kesambet apa ni anak". kata david dalam hati.


"mau masak apa emang may?". tanya mayya sambil berdiri menghampiri mayya guna melihat apa yg sedang mayya lakukan.


"gw masak ayam kecap". jawab mayya sembari mengambil ayam disamping david.


david yg menyadari bahwa mayya akan mengambil sepiring ayam disampingnya langsung mengambilnya duluan.


"nih". katanya sembari menyodorkan ayam kepada mayya.


mayya menerimanya sambil mengangguk tersenyum.


"duh gusti, kok canggung gini sih". kata mayya dalam hati.


david yg menyadari ada rona merah diwajah mayya langsung kembali ke tempat duduknya semula.


"kok jadinya gini se". kata david dalam hati, dia akhirnya dia memilih untuk membuka hp nya dan fokus berpusat pada benda yg dia pegang.


sedangkan mayya sedari tadi hanya sibuk meracik bumbu dan memotong ayam.


..........


"kira2 ngapain ya mereka berdua". bisik nugie pada bagas.


sontak bagas langsung memukul punggung nugie sampai dia mengeluh kesakitan.


nugie mengeluh dan bergumam memaki bagas.


bagas hanya meringis puas.


"mereka bukan orang kayak gitu". ketus bagas sambil memutar bola matanya.


"anything can happen unexpectedly". tegas nugie sambil mengernyitkan dahinya.


"but it will not happen to them". jawab bagas tak kalah ketusnya.


nugie hanya menyunggingkan senyum masam.


bagas terkekeh melihatnya.


"lo cemburu?". tanya bagas sambil mengeluarkan hp nya dari saku.


"ya ngga lah, toh cuma sahabat". jawab nugie sambil merebahkan tubuhnya ke lantai depan kamar mayya.


bagas hanya meliriknya dan tersenyum tipis.


...........


"udah mateng may?". tanya david sambil berdiri menghampiri mayya.


"udah, nih bawa". kata mayya sambil menyodorkan makanan kepada david.


mayya kemudian membawa nasi dan segera menyuruh david keluar dari dapur.


mereka berdua melangkah menuju ke depan kamar.


mayya memeritahkan bagas dan david untuk mengambil piring dan sendok, mereka berdua hanya mengangguk dan segera masuk kamarnya masing2.


mayya melihat nugie yg merebahlan tubuhnya di depan kamarnya sembari memejamkan mata.


mayya menghampiri dan menatapnya hingga hanya beberapa cm jarak antara wajah mereka.


"kok kayak bau enak, kayak pernah kenal deh". kata nugie dalam hati.


dia membuka matanya dan sontak kaget akan apa yg dilihatnya itu.


"udah bangun gi". kata mayya sambil membelai rambut hitamnya.


wajah nugie merona, dia segera berusaha untuk duduk.


dan pada akhirnya jidat mereka berdua saling bersentuhan.


"aduhhh...". keluh mayya sambil memegang jidatnya.


"eh maaf may, muka lo deket baget sih". kata nugie sambil mengelus jidatnya sendiri.


mayya kemudian berdiri dan mengulurkan tangannya.


"ayo makan". kata mayya sambil tersenyum.

__ADS_1


nugie menerima uluran tangan mayya dan berdiri.


dia tersenyum lebar dan mengikuti langkah mayya menuju depan kamar david.


........


tinn...tinn.....


suara klakson mobil terus menerus sehingga membuat mayya dan ke 2 temannya itu merasa terganggu.


"siapa yg ganggu kita makan nih". desis bagas di sela2 mulutnya yg sedang mengunyah nasi.


"siapa sih, b*eng*ek". kata nugie menyumpah.


"biar gw aja yg bukain gerbang". kata mayya sambil bangkit dari duduknya dan pergi melangkah ke arah gerbang.


mayya membuka gerbang dan melihat mobil yg ada di depannya.


"ehh... kak friski". kata mayya dalam hati.


friski memarkir mobilnya dan segera menuruni mobil.


"lagi apa dek?". tanya friski sembari menghampiri mayya.


"lagi makan, adek tadi masak". jawab mayya sambil tersenyum tipis.


"siapa may?". teriak bagas dari depan kamar.


friski melangkahkan kakinya ke arah bagas, davi dan nugie.


nugie yg melihat kedatangan friski langsung terbelalak.


"ehh... kak friski ternyata, kirain siapa kak". kata nugie sambil terkekeh.


"gabung dong, mayya kan yg masak". kata friski sembari mengambil piring.


"monggo mas, di dhahar". kata bagas sambil terkekeh.


david hanya tersenyum sambil menyunyah makanan yg berada di mulutnya.


akhirnya mereka ber 5 makan dengan lahap.


"berutung ada cewek disini". kata bagas dalam hati.


...........


"kakak mau minta tolong". jawab friski singkat.


mayya tidak mengerti maksud kakaknya itu, dia berusaha untuk mencerna kata2 friski yg dianggapnya tidak wajar.


"kakak ngga bisa pake dasi yg adek beli, terlalu panjang". kata friski menjelaskan.


tawa mayya pun meledak saat itu juga, dia tidak mengira bahwa friski tidak bisa dasi.


"pantes, kok ngga pernah pake dasi selama dikantor, ternyata emang ngga bisa pakenya". kata mayya dalam hati sambil berusaha menahan tawanya.


"emang kakak mau pake kapan?". tanya mayya sambil menoleh kepada friski.


"kalo kekantor besok sore". jawab friski singkat.


"yaudah bawa aja kesini, adek juga mau ikut besok, tapi pake baju biasa". kata mayya sambil memutar bola matanya perlahan.


friski mengangguk mengiyakan kata2 mayya.


"yaudah kakak mau pulang". kata friski sambil bangkit dari duduknya.


"cuma gitu doang". ketus mayya sambil meringis


friski yg tak mengerti langsung menatap mayya.


"forget it". kata mayya sambil mendorong friski menuju mobilnya.


akhirnya friski menghidupkan meain mobilanya dan segera maninggalkan kosan mayya.


.........


mayya menghembuskan nafas berat, saat ini dia tidak dapat merasakan apa yg dia rasakan.


dia kemudian mengambil hp nya dari saku dan menelfon gilang.


kring...kring.....


gilang menatap layar hp nya, seutas senyuman merekah dibibirnya ketika mengetahui mayya yg menelfon.


"hello my girl". sapa gilang dengan suara lembut.

__ADS_1


mayya tersenyum geli mendengar sapaan gilang.


"lagi dimana?". tanya mayya sembari berjalan menuju mobilnya dan duduk di mobilnya.


"di kantor, bantu papa". jawab gilang sambil tersenyum.


"ohh... good luck". kata mayya sambil terkekeh.


gilang kemudian teringat sesuatu.


"girl, jas nya pas ke aku loh. makasih ya". kata gilang sambil terkekeh.


"untung aja pas, kalo ada pesta perusahaan dipake ya". kata mayya sembari mendongak guana melihat ke arah langit yg cerah.


"iya dah, gw tutup dulu ya may. masih ada kerjaan". kata gilang sambil mengerling ke arah jam tangannya.


"oke, titip salam buat pak madison". kata mayya sembari menutup telfonnya.


gilang hanya tersenyum dan meletakkan hp nya.


"who?". tanya pak madison yg duduk di depan gilang.


"mayya, he said hello to dad". jawab gilang sambil tersenyum.


pak medison ikut tersenyum melihat putranya.


"do you not want to propose to her, if you want let's do it right away". kata pak madison sambil tersenyum lebar.


"i don't know dad". jawab gilang sambil tersenyum masam.


"i like that girl, surely you like it too". kata pak madison sambil meneguk kopinya.


gilang hanya tersenyum mendengar kata2 ayahnya itu.


kini dia juga meneguk coklat panasnya dan memandang keluar jendela.


..........


mayya berjalan masuk kedalam kamarnya.


dia segera mandi dan memakai kaos yg biasa dia pakai saat petang.


"huahh.... capekkk". keluh mayya sambil merebahkan tubuhnya di kasur.


dia mengerling ke arah jam dinding.


"udah jam 7 malam, pengen tidur juga". kata mayya dalam hati sambil memejamkan matanya.


dia akhirnya duduk di pinggir kasur karena susah untuk tidur pada pukul yg menunjukkan jam 7 malam.


kemudian hp nya berdering karena telfon.


mayya menjawab telfon itu dan langsung tersenyum.


"adek kangen kak jendra". kata mayya lembut.


"kakak juga kangen adek, 1 bulan lagi kakak ambil cuti, jadi bisa pulang". kata jendra dengan lembutnya.


"iya kak, semangat terus ya". kata mayya menyemangati.


jendra tersenyum manis mendengar adeknya memberi semangat kepadanya.


"nanti kalo kakak pulang kakak bawain oleh2 buat adek". kata jendra.


"oke boss, yg banyak loh". jawab mayya sambil terkekeh....


mereka tidak sadar bahwa mereka sudah sangat lama berbicara di telefon.


hingga akhirnya jendra yg mengakhiri telefon, dan mayya kemudian langsung terlelap tidur.


.


.


.


.


.


.


.


BERSAMBUNG.....

__ADS_1


__ADS_2