
singkatnya , ini awal konflik ini di mulai..
beberapa hari setelah mereka bertiga kenal, mereka pun semakin akrab. walau sbenarnya banyak pertanyaan yang terlintas di pikiran mereka masing masing tentang ingin memahami satu sama lain .
terutama Ren , masih banyak yang ingin ia ketahui tentang Rendi dan Rensi , namun berusaha sekuat apapun mereka tetap tak mau mengakui nya .
yah walau begitu , persaingan Rensi dan Ren menjadi anak terpandai di kelas E tidak akan terhentikan.
mereka terus saja berlomba lomba untuk menjadi yang terbaik di kelasnya, yah walau terkadang mereka bertengkar, Rensi tak jarang mengajarkan Ren tentang materi materi yang belum di kuasainya .
bisa di bilang mereka berdua adalah Rival!.
"KRIIING!" terdengar bel pertanda waktu pulang
"han! hari ini ekskulnya apa aja?" tanya Ren pada hanan.
"hmm..owh?! hari ini jadwalnya nginep!" kata Hanan melihat jadwal hari ini.
"huiss...bakal seru nih..hieheh" kata Ren tertawa licik
"woy Rens! hari ini jadwal nginep! yahow! akhirnyah!" kata Ren terlihat senang .
__ADS_1
"lho? kok lu seneng sih..? ya kali semua orang sengsara banget kalo nginep! lu doang kali yang seneng!" balas Rensi lalu memakai earphonenya kembali.
"hohoh! soalnya di sini gua bisa bebas ngerjain orang huahahah!" kata Ren lalu menatap licik ke arah Rensi.
"hmm...ko lu ngeliatin gua gitu sih..hmm gua tebak lu bakal ngerjain gua kan? heh lu ga tau apa gua nih orangnya susah di prank loh!" kata Rensi terlihat sombong.
"hm?..hahah liat aja nanti!" balas Ren.
beberapa saat kemudian,
saatnya ekstrakulikuler di mulai , seluruh siswa pun berkumpul di lapangan untuk pembukaan , dan selesai pembukaan setiap perwakilan kelas di minta mengambil jatah makan untuk seluruh kelas .
Ren pun maju untuk mengambil bagian kelas E dan membawanya kekelas di susul yang lain .
"yeay..ya udah gua dluan yow temen temen!" teriak steven mengikat kemejanya di pinggang lalu pergi keluar kelas di susul yang lainnya.
"lho? Rens? lu gak kluar?" tanya Ren pada Rensi yang sibuk mendengar lagu dari earphone nya .
"woy!! gue nanya!" bentak Ren lalu mendekati Rensi
"hmm? oh..gua males keluar.." jawab Rensi
__ADS_1
"ya kali..bilang aja kalee lu ga punya temen kan? tenang aja kok kita sama hieheh.." ucap Ren menawarkan tos.
"lu gimana sih Ren..temen lo tuh banyak banget tau gak! lunya aja yang ga sadar!" balas Rensi melepas earphonenya.
"hmm? maksud lo di kelas ini?..klu di kelas ini gua udah gak anggap mereka temen...tapi gua nganggap mereka keluarga gue.." kata Ren sambil tersenyum
"yah yaudah deh..karna lu diem diem aja di kelas lu bantuin gua buat persiapan ntar malem..!" perintah Ren menarik tangan Rensi.
Rensi pun menuruti Ren lalu mereka pun mengaturnya bersama sama.
hanan dan Karina yang ketika itu berniat ke kelas pun menghentikan niat dan berlama lama di luar.
tak lama kemudian ,
"eh sorry sorry! gua pikir ini tong SAMPAH!!" kata seorang anak dari kelas A yang ketika itu lewat dan membuang sampah ke arah karina.
karina hanya mengambil sampah itu lalu membuang nya namun
"ehm mohon maaf..tapi ini WILAYAH KELAS KITA..jadi ga ada yang berhak ngehina, ngerendahin, dan ngejatuhin kita di sini.."
"Karina! lu bediri..bilangin ke ni orang..buanglah sampah PADA TEMPATNYA..karena kelas A itu selalu patuh aturan bukan?"...
__ADS_1