
"cih..Rendi!! mo kemana sih pake kluar segala..gua blom slesai ngomong tadi!" ujar Lisa melepaskan genggaman Rendi.
"nggak kok gua cuma pengen nanya...apa bener lu suka ama gua?" tanya Rendi tanpa pikir panjang.
"ni orang ceplas ceplos banget sih!.." batin Lisa menatap mata Rendi.
"gua tadi di kasih tau ama IVAN.." ucap Rendi lagi lalu Lisa pun terdiam.
"IVAN!?!?!? apa maksud Ivan tadi itu.." batin lisa lalu mengingat kata kata yang di katakan Ivan di rumah sakit tadi.
"apa ini maksudnya jujur ama diri sendiri?" batin Lisa Lisa lalu sekejap mengarahkan pandangannya ke Rendi.
"hmm..lu gak harus jawab sekarang kok..tapi intinya gua cuma pengen bilang..kalau masih ada biar sedikitpun rasa dalam hati lo gua bakal bersyukur banget lis..dan...makasih ya.. lu udah peduli ama gua.." kata Rendi sambil tersenyum manis.
"hmmph.." keluh lisa lalu membuang muka dan segera pergi.
"cih dasar gengsi..gua udah tau kok Lis..lu nya aja kale gensinya kelewatan hahah.." ucap Rendi lalu menikmati angin yang ketika itu berhembus seolah mengelus wajahnya.
__ADS_1
"hmm..kalau di pikir pikir , Ren kayaknya bakal milih Rensi di banding gua..karna gua kan udah jahat banget kemaren.."
"mungkin aja..Ren sejujurnya gua masih belum bisa ngilangin elo dari pikiran gua..tapi..mungkin aja gua bisa coba buka hati gua lagi buat orang lain Ren.."
"tapi sejujurnya hal terpenting yang pengen gua bilang cuma..." batin Rendi menutup mata dan melihat ke arah langit
"WOY RENDI!! IVAN BENEEEERRR! GUA SUKAAA AMAA LOOO!!!!!!" teriak Lisa dari kejauhan lalu bergegas pergi meninggalkan Rendi .
"WOY LIS LU MIKIR APA SIH TERIAK TERIAK GA JELAS!" batin lisa bersembunyi di balik dinding sekolah.
"GUA JUGA SUKA AMA LO LISSS!" teriak Rendi lalu tersenyum dan tertawa.
di saat yang sama Rensi dan Ren pun menyusul semua orang dan pergi ke kelas E.
"WOAHH! ini beneran kelas kita!?" tanya Ren kagum dengan kondisi kelas yang benar benar berubah .
"udah sore! TEMEN TEMEN KE BELAKANG PERBATASAN YOK!! SIAPA YANG PALING CEPET SAMPAI DIA YANG MENANG!" teriak Ren segera berlari keluar.
__ADS_1
tak sperti biasanya mereka selalu melewati gerbang, kali ini mereka melewati jalan pintas yang pernah di tunjukkan Rein dan Rain sewaktu Ren pindah ke kelas A.
"REN! LU BELUM SEMBUH TAU!" teriak Rensi menyusulnya.
"HAHAH KEJAR SINI KALO BISA! TEMEN TEMEN! AYOK!!!" panggil Ren lagi pada semua orang , semua orang pun bergegas menyusul Rensi dan Ren .
"hahah! REN GUA UDAH NYAMPE DULUAN NEH! HAHAH!" teriak Rendi yang ternyata sudah berada di perbatasan lebih dulu .
"HUOY NDI! CURANG BANGET WOY!" balas Ren yang juga meneriakinya .
"LISA! KE SINI YOK! GUA TAU KOK! LU MASIH SEMBUNYI DI SITU KAN!" teriak Rendi ke arah dinding SMA AS tempat lisa bersembunyi .
lisa yang mendengar itupun kaget lalu bergegas keluar .
"Paan sih NDI! teriak teriak!" balas Lisa ketika sampai di jembatan.
"hai lisa!" sapa Ren pada Lisa namun Lisa hanya membuang muka dan tak sedikit pun berkutip..
__ADS_1