
"Rensi..ke..kenapa.." tanya Ren gagap lalu segera menghampiri Rensi yang menangis ,
"Rensi lu ke kenapaa??" tanyanya lagi ,
namun Rensi tak bisa menjawabnya dan terus menangis ,
"gua gak tau bakal jawab apa Ren..tapi kalo lu tau jawabannya..lu bakal kecewa banget ma gua.." batin Rensi terus menangis.
"Rensi..lu ke..kenapa?" tanya Ren dengan mata berkaca kaca ,
melihat Ren yang menangis Rensi pun segera mengusap air matanya .
"Ren.." panggil Rensi ,
"ap..apa lu bisa percaya ama gua?.."
"mak..maksudnya?" tanya Ren yang sama skali tak tau apa yang telah terjadi .
"mau..bagaimana pun Ren..lu gak akan pernah nganggap gua ngehianatin elo kan Ren??" tanya Rensi lagi ,
__ADS_1
"apa?..gua gak tau bakal jawab apa..tapi apa maksudnya??? gua sama skali gak tau!" batin Ren yang sesaat sempat teringat pada Ivan .
"besok..lu bakal ngerti Ren..tapi..Ren..apapun yang terjadi..gua cuma mau bilang Ren..gua gak akan pernah ngehianatin elo..walau jika di lihat kenyataannya gitu.."
"gua gak akan pernah ngehianatin lo sama skali..hiks..! lu..bisa percaya kan ma gua?!?" ucap Ren yang semakin mengeluarkan air mata.
"Gua ga tau bakal jawab apa.." balas Ren yang juga menangis ,
"hiks..hiks..Renh..gua gak mau ngancurin elo Ren!! tapi kenapa lu segitunya ama RENSI!?" batin Rendi yang rupanya saat itu belum pergi dan masih memantau Ren dan Rensi dari kejauhan .
"Ren..intinya apapun yang terjadi besok..lu harus percaya ma gua Ren.." kata Rensi mendekat dan memeluk Ren
"karna gua..." ucap Rensi ,
"em..nggak..gua hanya mau lu percaya kok.." kata Rensi lagi menyangkal.
"hiks..!..hiks..!" isak tangis Rendi pun semakin keras lalu ia pun meninggalkan tempat itu ,
"HUAAAAA!! MAAFIN GUA REN!!! MAAFIN GUAAAA! HIKS..HIKS !!! GUA GAK PERNAH MAU LIAT LO NANGIS! dan..gua gak mau lo di peluk ama orang lain selain gua..hiks..maafin gua Ren.." Teriak Rendi berlari menuju sekolahnya .
"ehm..Rendi? gua gak tau segitu sukanya elo ama tu cewek?" kata seseorang berjubah yang menunggu Rendi .
"gak kok kak..gu..gua gak.." kata Rendi mengusap air matanya lalu kembali ke SMA AL.
__ADS_1
"gua jahat gak sih Ren?" batin Rendi , yang terus menunduk dan melihat langkah kakinya.
~BESOKNYA~
saatnya penentuan seleksi tingkat nasional ,
para perwakilan dari setiap SMA di kota Ren pun mulai berdatangan .
namun bukan itu yang terus di perhatikan Ren , Ren hanya terus memperhatikan Rensi yang sejak kejadian malam itu sudah tak pernah bicara dan tak pernah lagi menjawab Ren .
Ren hanya terus mengingat perkataan Rensi semalam ,
"apa itu maksudnya hari ini dia bakal..." batin Ren yang masih saja memperhatikan Rensi ,
sbenarnya Rensi tau sejak tadi Ren memperhatikannya , namun sejak malam itu ia tak berani lagi menatap mata Ren .
tak lama kemudian,
moderator pun segera membuka acara dan memperkenalkan setiap peserta , tak di sangka ternyata perwakilan dari SMA AL adalah Rendi dan Ivan ,
Ren yang terkejut pun ingin segera memberitau Rensi namun ia terhenti saat melihat Rensi menatap tegas Ivan dan Rendi.
babak perbabak pun di lalui Rensi dan Ren tanpa kesalahan..hingga yang tersisa hanya babak final yang akan menentukan perwakilan kota Ren ...
__ADS_1