Wich Boy

Wich Boy
eps 16


__ADS_3

~BESOKNYA~


"DI SAMPAIKAN KEPADA SELURUH SISWA AGAR SEGERA BERKUMPUL DI AULA SEKARANG JUGA!! SEKALI LAGI DI SAMPAIKAN..." terdengar pengumuman dari Ruang penyiaran.


 


semua siswa pun berkumpul di Aula ,


tak di sangka sangka.. ternyata alasan berkumpulnya seluruh siswa karena akan dia adakannya cerdas cermat IPA untuk seleksi Olimpiade tingkat nasional.


seluruh siswa pun di arahkan untuk menempatkan diri pada seleksi kelompok cerdas cermat perwakilan dari semua kelas.


tanpa pikir panjang kelas E pun menunjuk dua orang sebagai perwakilan yaitu Ren dan Rensi.


dengan sigap, Ren dan Rensi pun maju ke panggung untuk seleksi perwakilan kelas ,


tentu saja IQ Rensi tak kan terkalahkan oleh kelas manapun, hingga kelas E pun lulus dalam seleksi perkelas.


 


"cih woy ga nyangka banget gua di kalahin anak dari kelas parah itu!" teriak anak terpandai dari kelas A.

__ADS_1


beberapa saat kemudian,


saatnya seleksi perwakilan angkatan dan lagi lagi Ren dan Rensi memenangkannya , dan seleksi selanjutnya adalah seleksi antar sekolah..yang akan di adakan besok.


"hua..Rensi ga nyangka banget lho wesh lu emang pinter banget yah..hahah gua ngandalin elo di seleksi antar sekolah besok!" kata Ren saat turun dari panggung .


"heheh ya kali kita belajar bareng yok! biar gua juga ga perlu nanggung seutuhnya gitu..eheh.." jawab Rensi lalu beristirahat.


tak lama kemudian,


"Ren, Rensi , hari ini jadwalnya ga nginep tapi , karna kalian besok ada seleksi akhir yang antar sekolah , khusus buat perwakilan kayak kalian di haruskan menginap sebentar malam.." jelas ibu walkel pada Ren dan Rensi yang saat itu sedang beristirahat.


"oh iya dan kalian juga harus segera meningkatkan kemampuan belajar kalian ,"


"hah!? SMA AL!!?" batin Rensi terkejut mengetahui lawan mereka yang selanjutnya adalah SMA AL.


"huehehh..Rens..ga nyangka..lawan kita habis ini SMAnya Rendi!" ucap Ren cemas .


"Rensi?" panggil Ren karena Rensi tak mendengarkan Ren. Wajah Rensi pun pucat dan Rensi mulai berkeringat dingin .


"Rensiii??!" panggil Ren semakin mengeraskan suaranya.

__ADS_1


"Lawan..gua SMA AL. SMA gua sendiri...." batin Rensi yang semakin takut lalu menundukan kepalanya .


"RENSI!!!!" teriak Ren lalu mengangkat kepala Rensi ,


"Lu kenap...RENSI?!?!?" teriak Ren namun kata katanya terhenti melihat Rensi yang begitu pucat dan berkeringat dingin .


"Rens!!? lu kenapa?!?!" teriak Ren, dan kemudian Rensi pun semakin berkaca kaca dan menangis .


"HUA REN!! GUA GA BISA!HIKS..HIKS..GUA GA MAUUU!" teriak Rensi memeluk erat Ren sambil menangis.


 


"lho? Ren..si..?" balas Ren cemas .


"lagi lagi gua ga ngerti maksud lo Rens..gua ga tau..gua temen lo apa bukan sih?"


" gua ga pernah bisa ngerti dan tau tentang lu Rens..kenapa lu nangis?"


"saat ini gua ga bisa nanya..gua cuma bisa diam dan ngeliatin elo yang kelihatannya menderita banget Rens.." batin Ren lalu mengelus kepala Rensi yang ketika itu menangis dan memeluk Ren.


 

__ADS_1


"gua ga bisa Ren!! gua ga mau bikin lo sengsara lagi tapi..gua terpaksa Ren..hiks.. gua.ga mau lu ampe deket ama gua Ren tapi...


__ADS_2