Wich Boy

Wich Boy
eps 2


__ADS_3

dia Rendi! play boy akut SMA AL."TOLONG!" teriak Rendi berusaha melepaskan diri.


namun karena berada di dalam lorong yang kecil dan sempit , tak ada yang mendengarnya kecuali Ren seorang , Ren pun bersembunyi dan berusaha mencari cara.


ia melirik pistol mainannya , tiang listrik , pembatas bangunan , sepeda dan juga para berandalan itu.


spontan Ren menembakkan peluru pistol tersebut tepat ke matanya , tentu saja ! peluru pistol mainan tak kan berpengaruh pada otot besar para berandalan itu!


namun hal yang paling Ren tau adalah satu satunya tempat paling sensitif yaitu mata!.


sesaat berandalan itupun menjerit dan melepaskan Rendi , Ren pun segera menarik Rendi dan memutari tiang listrik .


"NAIK SEPEDA GUA!" perintah Ren mendorong Rendi ke arah spedanya


"e-eh!??!?!"


"KENAPA? CEPET NAIK! MEREKA NGEJAR! GW BISA LARI SENDIRI!" teriak Ren lagi lalu melompat ke pembatas bangunan.


"a-anu..eheh.." ujar Rendi terlihat gagap


"Tunggu......Jangan bilang..LU GAK BISA NAIK SEPEDA?!???" Teriak Ren kaget dan segera turun dari atas pembatas bangunan.

__ADS_1


"yya..gitu deh.." kata Rendi mengiyakan


"dasar manja! cepetan naik! pegang yang erat!" teriak Ren segera menaiki sepedanya , bertepatan dengan dua orang berandalan yang semakin mendekat.


namun kelincahan kaki Ren mengayuh pedal sepeda pun mengalahkan mereka dan Ren pun segera keluar dari lorong .


warga yang melihat itu pun segera menghakimi mereka.


"hedeh hampir aja.."kata Ren menghela nafas.


Rendi pun segera turun dari sepeda "kenapa lu nyelamatin gua? gua kan anak dari SMA AL?" tanya Rendi memperlihatkan lambang seragamnya .



" kalo lu udah tau gua anak SMA AL., apa lu masih mau nyelamatin gua?" tanya Rendi terlihat khawatir.


"cih..lu kok bodoh sih? iyalah! kan yang ada di situ gua doang..kenapa? lu gak mau di tolong ma anak SMA AS kayak gua?" tanya Ren menatap sinis.


"pfth..hahah..nggak kok..gua gak nyangka aja..masih ada anak nakal dari SMA AS yang mau nolongin" sindir Rendi.


"gua ngerasa di sindir...tapi WOY GUA GAK PERCAYA LU GAK BISA NAIK--"namun kata kata Ren di sela Rendi,

__ADS_1


"sssst! diam..gua juga kan lagi belajar.." ujar Rendi "pfth bahah--WOY GUA TELAT!" teriak Rendi dan Ren bersamaan.


dan segera menuju ke sekolah mereka masing masing .


~di gerbang sekolah Ren..~


" eh..dek!" panggil satpam pada anak yang bersandar di gerbang sambil memakai earphone.


"ya? saya pak?" jawab anak itu melepas earphonenya. "bisa jaga gerbang bentar..bapak kebelet nih.." kata satpam melempar kunci ke arahnya .


"hmm? klu udah jam segini mana ada anak yang masuk..bentar doang gak pa apa kok.." batin anak itu lalu meletakkan kunci gerbang di atas meja penjaga dan bersantai di bawah pohon dekat gerbang samping .


"Duh..!satpamnya gak ada lagi!" keluh Ren yang tiba di gerbang, "hmm? gak ada orang kan?" gumam Ren bersiap melompati pagar .


Ren tak menyadari seseorang sedang bersandar di balik pagar yang ia lompati, begitu pula dengan anak itu .


Lalu Ren segera menaikkan tangan dan melakukan jungkir balik .


" baguslah tidak ada or--" Ren kaget melihat anak lelaki ternganga dan menjatuhkan handphonenya


"he ?"......

__ADS_1


__ADS_2