Yatim Piatu

Yatim Piatu
sehari ke pulangan jia.


__ADS_3

☆☆☆☆☆☆☆


Malam kini telah larut, suara binatang malam mulai terdengar bersahutan.membuat penghuni dunia ketakutan mendengar nya..


Tapi tidak dengan Ayusha, dia masih terjaga di tengah malam yang gelap.


suara burung hantu seakan menjadi teman cerita di malam ini,


* ayusha menangis sekan tak pernah habis, dia rapuh untuk ke dua kalinya.


Padahal dia tau, jia pergi untuk menggapai cita citanya..


Tapi di sisi lain batin nya tak bisa menerima.


Kebersama'an dengan jia seakan obat untuk menghilangkan rasa rindu kepada Almarhum mama, tapi kini jia pun ikut pulang,,


Rasa Rindu kepada mama tercinta putri ter sayang bercampur menjadi satu.


* mengapa ini semua tak adil ya Allah, gumam ayusha dengan lirih.


jia adalah anaku, anak yang aku lahirkan, tapi mengapa aku harus berpisah dari nya??


Pertanyaan demi pertanyaan dia rangkai untuk diri nya sendiri, sedangkan pertanyaan nya sendiri ada pada nya..


Ooh,, sekonyol ini kah aku???


Tidak, tidak, kenapa aku kelihatan sebodoh ini?? Tanyanya pada diri sendiri.


Entah berapa lama dia termenung seorang diri, akhirnya ngantuk pun datang menyerang.dan dia pun tertidur.


*** Rio yang tersadar dari tidurnya melihat sang istri sudah tidur di samping Eza pun menatapnya,


Kasihan ayusha, rio berbicara kepada dirinya sendiri,

__ADS_1


** setelah ayusha tertidur kini rio pun berhayal, akan keluarga yang sudah tak ada kabar dengan nya..


"mungkinkah aku harus terbiasa dengan keluargaku sendiri tanpa harus memikirkan keluargaku??? Tanya nya di malam ini.


Aah,, sudah lah percuma memikirkan mereka yang tak memikirkan aku.


Lalu di ambilnya sebatang rokok, dan menghisapnya, semoga pikiran terhadap keluargaku menghilang seprti asap rokok yang hilang di bawah angin.. Ucap rio..


☆☆☆☆☆


Tanpa terasa azan subuh sudah berkumandang, rio yang sudah tak bisa memejamkan mata lalu bangkit menuju kamar mandi dan mengambil air wudhu, untuk menunaikan sholat subuh..


Di sujud terakhirnya, rio berdo'a


* semoga Allah mengabulkan semua permintaanku*


***


seperti biasa Rio pun mebangunkan Ayusha untuk segera menunaikan sholat subuh.


"setelah menunaikan sholat subuh ayusha pun menuju kedapur dan menyalakan konfor untuk memasak air untuk membuat kan kopi.


Yu, kamu jangan tarlalu memikirkan jia ya..


Kasian kamu juga butu istirahat, entar kalau kamu kebanyakan pikiran kamu bisa sakit.


Iya mas,,


Rio tampak memeluk sang istri yang sedang menaduk kopi....


☆☆☆☆☆


Pagi pagi sekali hp ayusha berdering..

__ADS_1


Rio menoleh dan melihat ada panggilan,


Yu, jia telepon.


Mas angkat aja dulu, ayu masih di kamar mandi.


"" hallo,


Iya jia, mama mu masih di kamar mandi.


tunggu sebentar ya,


Tak menunggu lama ayusha pun mengambil hp dari tangan sang suami.


"Hallo jia,


Jia minta maaf kemarin jia gak sempat ngasih kabar ke mama kalau jia sudah sampe,


Gak apa apa nak. Mama tau mungkin jia lelah di perjalanan.


eeh tu oleh oleh gimana??


Sudah ma, jia sudah bagi bagi sama yang lain.


ma, jia mau kesekolah dulu ya.


Iya nak. hati hati di jalan.. Ucap sang mama.


Keduanya lalu menutup telepon.


☆☆☆☆


Jia yang sudah pamit ke sekolah segera menyambar helem dan kunci yang sudah di letakan di atas meja. Lalu menstater motornya dan meninggalkan halaman rumah sang nenek..

__ADS_1


" begitupun dengan ayusha yang sudah menyiapkan Eza....


__ADS_2