Yatim Piatu

Yatim Piatu
Silahkan Membenci


__ADS_3

🌻🌻


pagi pagi sekali Ayusha sudah menyiapkan segala nya.


Alhamdulillah atas rejeki hari ini.hingga pagi ini hambamu bisa menyiapkan sarapan untuk anak dan suami hamba. Do'a seorang Ayusha.


.


.


.


Rio, Dara dan Eza tampak bersiap siap menuju ke tempat tujuan masing masing.


Eeeeiiit,,,


Sebelom berangkat kita sarapan sama sama dulu


Kebetulan ada rezeki hari ini jadi mama goreng nasi goreng buat kita semua.


.


.


Ayoo, keburu telat ajak Ayusha


Mereka pun duduk ber'alaskan tikar kusam sambil menikmati nasi goreng buatan Ayusha..


*


*


Setelah selesai menikmati Rio dan Dara pun berpamitan.


Tinggal Eza yang masih di rumah karena dia kesekolah akan di antar Ayusha.


.


.


.

__ADS_1


Sayang, ayoo kita berangkat sekarang


Sambil menggandeng tangan sang putra satu satu nya..


.


.


Za, iya ma,


Eza senang gak sama kak Dara di rumah,


Tanya Ayusha kepada Eza,


Eza senang ma, karena sekarang Eza ada teman nya.


Jawab Eza.


.


.


Tapi kak jia kapan kemari??


Ucap Ayusha.


Ok ma,


.


.


.


Tanpa terasa merekapun tiba di sekolah Eza.


Sekarang Eza masuk ya,


Iya ma,


Mama langsung pulang ya, nanti tunggu mama jemput.

__ADS_1


Iya ma


Jawab Eza yang sebagian tubuh nya sudah masuk ke kelas..


***


Ayusha yang sudah pulang mengantarkan Eza di sekolahpun tampak memasuki halaman kost nya, dari kejauhan tampak seseorang yang memperhatikanya, dia ternyata adalah Trisa..


" oalaaaah,, so belagu ngitung kotak susu, ternyata gak ada duitnya..


aku yang mendengar seseorang yang berbicarapun langsung menoleh kearah suara tersebut, betapa terkejutnya diriku setelah melihat Trisa, seketika muncul pikiranku untuk membalas ocehanya..


" eeeh ternyata dedemit yang bersuara, kirain manusia, jawabku sambil membuka pintu kosku..


" Apa kamu bilang??? Aku dedemit ???


" lah terus apa kalau bukan dedemit, hanya dedemit yang munculnya tiba tiba, ucapanku yang mungkin membuatnya sakit hati.


" kurangajar ya kamu.


" bodoh amat, siapa suruh mengusik ketenanganku.


Tetangga yang mendengar aku yang sedang beradu mulutpun segera melihat ke arahku dan juga Trisa, tampak bu Rt pun datang dan menyuruh Trisa untuk pergi..


Kulihat dirinyapun tampak menaiki motor miliknya dan menghilang..


* dasar aneh !!! Gumamku


Lalu aku segera memasak makanan untuk anak anakku, dan sebentar lagi aku harus menjemput eza ke sekolahnya..


**


Setelah berkutat dengan pekerjaan dapur, ayusha pun mebaringkan badanya di kasur untuk meredakan rasa sakit di pinggangnya, sambil membuka layar hape nya, di tarik undur layar benda ajaib itu, tanpa sengaja dia melihat sebuah akun yang bertuliskan nama Trisa.


* kepo dulu ah, kali aja ada postingan yang nyindir tentang aku *


rasa kepo yang berlebihan membuat seorang Ayusha untuk mencari tau isi beranda milik Trisa, dengan membulatkan mata Ayusha sangat terkejut dengan isi branda milik trisa, yang memosting tentang dirinya dan bahkan sang suami.


Yang menarik perhatian seorang ayu adalah dengan postingan Trisa adalah sebuah Foto milik dara, di postingan itu bertuliskan dulu kau adikku sekarang bagiku kau adalah sampah karena ulah Ibumu yang tak tau balas budi..


* Waoow, keren sekali kata katanya, bukankan ini semua berawal dari perbuatan mereka??? Kenapa sekarang seakan akan saya adalah pembuat maslah, tanya ayusha kepada dirinya sendiri..

__ADS_1


Tapi biarlah, susah kalau mau berbicara dengan orang yang akal sehatnya taruh di bokokong, percuma meladeni orang yang penuh dengan rasa dendam, lebih baik mengalah dari pada membuat masalah baru yang penting bagiku sekarang, anaku sudah kembali bersamaku..


__ADS_2