Yatim Piatu

Yatim Piatu
Udah Gak Sabar.


__ADS_3

Mungkin setelah kejadian kemarin, apakah aku harus membiarkan mereka seperti itu, atau ?? Tanya ayusha yang tak tau apa jawabanya, ya mending aku menikmati saja hidup ini, toh sekarang Dara sudah kembali bersamaku,persetan dengan ocehan mereka gumam Ayusha yang sudah mempersiapkan diri untuk menjempit Eza..


🌸🌸


Sepanjang perjalanan Ayusha yang menjemput anak laki lakinya di kejutkan dengan suara klakson, Ayusha yang mendengar suara klakson pun menoleh, ternyata sang suami yang baru saja dari satu tempat yang kebetulan searah dengan Ayusha yang akan menjemput Eza..


" Ayo naik, mas antar..


Ayusha pun naik dan duduk di belakang sang suami..


" mas mau kemana sih?? Tanya ayusha yang ingin tau kemana sang suami akan pergi.


" mas mau ke rumah pak Abud, yang memesan kayu.


" ooooh, emang rumannya di sekitar sekolah nya Eza??


" iya ,sayang, kalau gak di sekitar sekolahnya Eza, ngapain mas sampai di sini..


"iya yah, kok aku jadi blo'on gini, tawa Ayusha yang berpura pura tak tau..


kedua suami istri itu pun tertawa..


" di sini aja mas, biar nanti Ayu, yang masuk kedalam untuk menjemput Eza, ucap nya kepada sang suami ketika eza ingin membelokan motornya ke arah halaman sekolah..


" ya' udah mas tinggal ya, entar pulangnya naik ojek aja, kasian eza hari hari jalan kaki mulu.


" iya iya, jawab ayu dan berlalu masuk ke halam sekolah sang putra.

__ADS_1


**


Tampak sang anak sudah menunggunya untuk menjemput dirinya, sang anak yang melihat sang mamapun langsung menghampirinya.


"eza capek ya??


" gak, kok ma.


" kita naik ojek aja ya, tawar sang mama yang melihat sang anak yang tampak kelelahan..


" gak usah ma, eza masih kuat jalan kaki nya ma.


" iya, iya, tapi kalau ketemu bang ojek jya kita numpang aja ya..


" ok, jawab eza..


**


Alhamdulillah akhirnya sampe juga, ucap Ayu yang ketika sudah sampe dan turun dari ojek yang membawa dirinya dan sang putra..


Ganti baju nya dulu, cuci kaki tangan terus makan ya nak, ucap ayusha..


Kebiasaan itu sudah ia terapkan kepada Eza, jadi sang anak sudah terbiasa dengan semua itu, dia pun menyendokan nasi ke piring sang anak dan sang anak pun sudah siap untuk menyantapnya..


Ketika sang anak lagi asik menikmati makanan dan dirinya sendiri pun sudah berbaring sambil menyandarkan diri di dinding kamar sambil menarik undur layar ponsel miliknya..


**

__ADS_1


Dia mencoba mencari lowongan kerja yang mungkin bisa menerima dirinya yang hanya berijazahkan SMA, dia ingin membantu sang suami, meskipun sang suami tidak menuntut dirinya untuk menghasilkan uang, tapi dia ingin mencari pekerjaan karena dia ingin membuktikan kepada keluarganya bahwa dirinya juga bisa menjadi seorang wanita yang kuat yang tidak bisa di anggap lemah oleh keluarganya sendiri, terutama sang tante..


**


Rupanya usah tidak membongi hasil, sekian lama dia mencari pekerjaan di sebuah aplikasi, akhirnya dia di terima di sebuah toko swalayan yang saat itu membutuhkan karyawan, dan besoknya dia sudah bisa bekerja.


* Alhamdulillah, semoga Rio mengizinkanya ya Allah, toh Aku bekerja karena ingin membantunya *


**


Dia sudah tak sabar ingin memberitahukan kabar gembira itu kepada sang suami, Dara yang melihat sang mama yang mondar mandir menunggu kepulangan suamipun memberanikan diri untuk bertanya.


" mama kenapa?? Kok mondar mandir ke orang yang gelisah gitu??


" heheheh, iya, lagi nungguin papamu.


" laah kan belum jam pulang nya papa ma, jawab Dara.


" iya mama tau, tapi mama udah gak sabar ingin memberitahukan sesuatu.


" masalah apa ma?? Kepo sang anak.


" cieee kepo ya?? Tawanya keda sang anak..


" hahahah iya ni ma, dara kepo.


"tunggu aja entar, makanya berdo'a semoga bang ojak mempercepat kepulangan papa.

__ADS_1


Dara pun tertawa mendengar ucapan sang mam..


__ADS_2