Yatim Piatu

Yatim Piatu
berharap


__ADS_3

⚘⚘


Tante Nila yang tak terima dengan perlakuan Rio kepada Deni pun datang menemui Ayusha.


.


.


.


Ayusha, teriak Tante Nila dari luar pagar.


Aysuha yang mengenali suara sang tante langsung keluar.


berani sekali dia main pukul si Deni.


Seharus nya tante yang terhormat sebelum datang kesini tanya dulu sama anak tante.


Apa dan mengapa mas Rio sampe memukul Deni. Bukan datang datang langsung teriak.


" kata kata Ayusha seakan membuat tante Nila ciut.


"awas kamu ya,.ancam Tante Nila.


Sudah biasa dengan ancaman teriak Ayusha.


Tante Nila yang mendengar ocehan Ayusha langsung membuka pintu pagar dan menarik jilbab yang di kenakan Ayusha.


Dara yang melihat ibu nya di perlakukan seperti itu langsung berteriak.


Lepaskan, mama oma,


oma tidak berhak marah marah sama mama. Bela Dara.


Ayusha. pun menenangkan Dara. Biar kan saja mereka seperti itu.


Toh sebentar lagi polisi akan datang menyeret Deni.


Tante Nila yang mendengar omongan Ayusha lalu berkata.berani nya kamu melibatkan polisi.


Kenapa tidak??


Emang nya tante saja yang bisa. Olok ayusha.


.


.


"" tak menunggulama tante nila pun pulang bersama tukang ojek yang mengantar nya.


⚘⚘⚘


di rumah Tante Nila.


.


.

__ADS_1


.


Selamat sore,,


pak Deni Ada??


Saya sendir pak.


Bapak harus ikut bersama kami ke kantor polisi.


Saya tidak bersalah pak.


Nanti bapak bisa jelaskan di kantor, ucap salah satu polisi.


⚘⚘


Trisa yang meilihat kakakny di bawa polisi pun langsung menelpon mamanya.


Ma' kak Deni di jemput polisi.


Apa??


Iya ma barusan.


""


Bang kita ke kantor polisi ya bang. ( tampak panik )


*


Mari pak Rio. Kita ke ruangan sekarang.


Rio yang di temi bang Ojak masuk bersama'an. Begitupun Tente Nila dan juga Beni.


.


.


Satu persatu pertanyaan ditanyakan kepada Beni, Dan juga Rio.


Dan akhirnya Deni dinyatakan bersalah.


Bapak terpaksa harus kami tahan.


Ujar polisi.


Tante Nila yang tak mau anak nya di tahan langsung meminta maaf kepada mas Rio.untuk mencabut tuntutannya.


⚘⚘


Tidak semudah itu saya mencabut tuntutan tante Nila.


Deni harus bertanggung jawab dengan perbuatannya.


Selama saya menikah dengan Ayusha, saya tidak pernah ringan tangan dengan istri saya.


Saya saja tidak berani mengangkat tangan saya tapi Deni berani mengangkat tanganya kepada istri saya.

__ADS_1


.


.


Apa dia terima jika saya mengakat tangan saya kepada istrinya tanya Mas rio kepada Tante Nila.


Tante Nila menangis sesunggukan.


Bang Ojak tampak menenangkan Mas Rio.


Sabar Rio. Ini cobaan buat kamu.


iya bang, saya selalu sabar selama ini, saya berusaha untuk tidak ikut campur masalah istri saya dengan keluarganya. Tapi ini masalahnya dia sudah main tangan dengan istri saya ujar Rio..


*


Tante Nila diam menunduk dan berharap semoga Rio mau mencabut tuntutanya..


.


.


Haaaam,


saya akan mencabut tuntutan nya asalkan Masalah kardus susu juga harus selesai hari ini juga.


.


.


.


Tante Nila tampak terkejut dengan perkataan Rio.


Tapi dia tidak bisa berbuat apa apa.


Dia hanya bisa diam. Dan memikirkan bagai mana jalan terbaik untuk membebaskan sang putra dari tuntutan mas Rio.


*


Kamu licik ucap nya kepada Mas Rio.


Terserah tante saja.


Kalau mau ya ok, aku batalin tuntuntan ini.


Jika tidak aku tidak masalah ujar Rio.


*


di ambil nya Hp dan menelpon Trisa. Trisa kamu kekantor polisi sekarang..


Iya ma. Trisa sekarang kesana..


Lalu menutup teleponnya..


Dengan tatapan sinis.tante nila melihat Mas Rio.tapi mas Rio seakan tak perduli.

__ADS_1


__ADS_2