Yatim Piatu

Yatim Piatu
Dara 3


__ADS_3

.


..


.


" setelah panjang lebar pak polisi bertanya kapada Ayusha Dan Tante Nila akhirnya polisi mengambil keputusan.


"


Gini saja, kita kembalikan semuanya kepada Dara, karena ini bersangkutan dengan HAM.


biar kan dia memilih siapa yang dia akan ikut pergi dan tinggal.


Ayusha tampak diam,


Dara yang di beri pilihan tampak gusar.tak tau mana yang dia akan pilih.


Setelah 3 menit terdiam Dara pun menjawab.


Saya minta maaf jika pilihan saya akan mengecewakan salah satu pihak. Ucap Dara.


Selama ini saya di asuh dan di besarkan di rumah Mama Nila tanpa tau siapa ibu kandung saya yang sebenarnya.kerena tak ada yang memberitahu kepada saya.


Dan hari ini saya berada di sini dan akhirnya saya tau siapa ibu kandung saya.


Dengan terpaksa saya memilih ikut sama mama kandung saya.


Ayusha yang mendengar Dara lebih memilih ikut bersamanya lalu memeluk sang putri.


*Tante Nila dengan perasaan kesal langsung berteriak.bayar semua kerugian yang selama ini saya merawat Dara teriak Tente Nila..


"


aku yang mendengar teriakan itu, tak menggubrisnya.


Tampak keluarga ibu yang lain pun berkata,enak sekali dia anak besar baru di ambilnya.dasar gak tau diri.


*mas Rio yang mendengar ocehan itu hanya terdiam menahan emosi.karena dia tau ini bukan urusan nya. Kecuali ada orang yang sudah menyakitiku baru mas Rio turun tangan.


.


.


.


Pak polisi yang mendengar jawaban Dara akhirnya berkata.kami tak bisa berbuat apa apa jika sang anak lebih memilih ikut bersama ibu nya.

__ADS_1


Dan jika masih ada masalah lain.silakan bicarakan dengan secara kekeluargaan. Ucap pak polisi yang menangani masalah ini..


" kalau begitu pak, kami permisi, pamit ayu.


"Silahkan bu,


🌻🌻


Ayusha yang merasa bahagia dengan kepulangan Dara,segera menelpon Rania.


.


.


Tung tung, suara benda pipih di tas Rania bergetar,


Ayusha, ada apan ya ni anak menelpon.


Iya dek,


Dara sekarang sudah tinggal bersama ayu kak.


Kok bisa,??


ayusha pun menjelaskan panjang lebar permaslahan yang dari awal sampe akhir.


Alhamdulillah.. syukurlah kalau begitu.


"ada kak. Tapi kan ini kemaun Dara.


Ya'sudah nanti kita liat dan dengar saja apa kemauan mereka.


Iya kak.


Ya udah.kaka mau lanjut kerja dulu ya.


Iya kak. Hati hati.


Iya kamu juga.


Keduanya menyudahi obrolannya.


***


Rio tampak mengisap sebatang Rokok. Ayu pun mendekatinya.


Mas mau balik kerja lagi ?? Tanya ayusha dengan lembut

__ADS_1


Gak, solanya tadi bang Ojak bilang biar Esok Mas masuk nya dan baru bawa motor.


Oooh. Begitu


Ya udah,


⚘⚘


Ayusha dan Rio asik berbincang bincang munculah Trisa dengan membawa karung berisi kotak susu.


Dan menurunkan di depan halaman kosan Ayusha.


Ni hitung semua dan jumlahkan semua berapa harganya dan bayar sekarang juga.


"mas Rio yang melihat tingkah dan perbuatan Trisa lalu berkata,


Gak usah ribut ribut dengan urusan begini. Malu sama orang lain yang melihatnya.. Orang lain bisa menerjemahkan semuanya ini. Kata kata Mas Rio yang menusuk hati seorang Trisa.


⚘⚘


Ayusha pun mendekat dengan membawa hp di tangan. Dan menekan kalkukator yang ada di hp. Dan mulai menghitungnya..


Ini semua sekotak berapa sekarang mas.?? Tanya nya pada Rio


Rio langsung memanggil Dara.


Daraaa,


Iya, sini dulu nak.ini sekarang sekotak berapa??


Kalau yang kecil 25 ribu sedangkan yang besar 55 ribu. Jelas Dara.


"Dara terbelalak matanya melihat tumpukan kardus susu yang di bawa trisa.


Ini apa kak?? Buat apa semua ini??


Ini yang buat lo hidup sampai saat ini ucap Trisa dengan kasar.


Ohh, begini cara kalian merawat saya. Ucap Dara tanpa perasaan takut sedikit pun.


Ayusha yang mendengar kata kata Dara hanya diam dan membiarkan dia berbicara..


***


Lanjut nak. Biar mereka tau bahwa Dara yang sekarang ini bukanlah Dara yang kemarin masih berada di rumah mereka *


*kalian sungguh memalukan ucapan yang sudah tak ada rasa hormat seorang Dara membuat Trisa naik pitam.

__ADS_1


Dia lalu mengangkat tangan dan menampar Dara, dengan sigap Ayusha menahan tangan Trisa,


Jang coba coba menyentuh Dara, jika tak mau panjang urusannya. Ancam Dara....


__ADS_2