Yatim Piatu

Yatim Piatu
Kemarahan Rio


__ADS_3

🌷🌷


Berani sekali kamu mengancam aku Yu, ucap Trisa.


"


Aku bukannya mengancam tapi aku hanya sekedar mengingatmu.agar jangan sampe menyentuh Dara.


Oooh, begitu.baik kita tunggu Deni tiba. ( Deni anak laki laki tante Nila )


"apa urusanya sama kepulangan Deni??


Dia mau berbuat apa sama aku?? Tanya ayusha kepada Trisa.


Pokoknya kamu tunggu saja.


Ya udah, aku akan tunggu.


Balas Ayusha.


⚘


Rio asik menghitung berapa jumlah keseluruhan kotak susu yang tergeletak.


Ya udah, sekarang sudah aku hitung semuanya. Dan jumlahnya sekian. Inshaa allah akan aku bayar. tapi bukan saat ini. Karena kita harus sesuai.


Selama berapa tahun Dara di asuh dan dan berapa hari Dara menghabiskan sekotak susu..


Dan bayar nya tidak bisa langsung lunas. karena kita harus sesui dengan berapa hari Dara menghabiskan sekotak susu. Jadi di sini kita bayar nya perhari.jelas Rio.


.


.


"" tidak bisa begitu ucap Trisa.


Kan harus mengikuti apa yang terjadi. Ucap Rio.


Trisa akhirnya mengalah dan berjalan pulang.


Eeeit,,,,,


tunggu dulu panggil Ayusha.

__ADS_1


Tu sampah tolong di angkat.


"" dengan wajah merah Trisa lalu mengisi kembali kotak susu yang tadi berserakan dan pergi meninggalkan Ayusha dan semuanya..


⚘⚘


Dara yang melihat semua ini hanya menangis.


Ma,,,maafkan Dara.


Tidak ada yang perlu di maafkan.


Toh ini sepenuhnya salah mama.


Andaikan mama tau akan seperti ini.mama tak akan membiarkan mereka merawat kamu. Ucap Ayusha yang menenangkang Dara yang masih terisak..


*


Seminggu sudah Dara bersama Ayusha. Jia pun belum menelpon.


*


siang itu..


Dara tampak mengenali motor tersebut.


Ma, ada kak Deni.


Ayusha pun membukan pintu.


" Deni dengan tatapan kebencian langsung menampar Ayusha dan Dara.


Tanda merah bekas tamparan membekas di pipi keduanya..


Ayusha pun berteriak.


Berani sekali kamu menampar aku dan anakku. Di halaman rumahku.


Oooh,,,,jadi kamu mau apa??


Kamu sudah menghina keluargaku termasuk Ibuku ucap Deni dengan sombongnya..


Ayusha mengambil hp dan menelpon Rio yang masih bekerja.

__ADS_1


Rio yang mendengar deringan hp langsung mengangkatnya.


Kok nangis??


Ada apa??


Ayusha pun menjelaskan semuanya kepada Rio.


Rio dengan amarah yang sudah sampe di ubun ubun pun pulang tanpa pamit. Ojak yang melihat tingkah Rio pun mengikuti dari belakang dengan motor butut nya..


⚘


Rio masuk dari luar halaman dan melihat ke arah Deni. Berani sekali kamu memukul istriku dan anakku di depan rumahku sendiri.


Rio menarik baju Deni dengan kuatnya.


Deni yang merasa di tarik lalu berteriak beraninya kamu kasar sama aku.


Mending aku kasar sama kamu.dari pada kamu kasar sama perempuan. Ucap Rio yang melayangkan satu pukulan di perut Deni.


Bang Ojak yang sedari tadi mengikuti Mas Rio pun turun dari motor dan melerai pertengkaran itu..


berani kamu memukul aku ya Rio.


Kenapa??


Tidak suka??


selama ini kalian bertindak semena mena terhadap istri saya.saya cuman diam karena itu bukan urusan saya. Tapi jika kalian sudah ada yang berani menyentuh istri saya dengan tangan kotor kalian, kalian akan lihat kegilaan saya, ucap Rio dengan suara serak menahan amarah.


"hahahah cuiih so jago kamu A***g


Tawa Deni seakan mengejek Mas Rio


"mas Rio yang tau akan ejekan tersebut langsung melayangkan sebuah pukulan tepat di pelipis kirinya


Aaauuw. Teriak Deni.


Bang Ojak yang menahan mas Rio seakan tak mampu. Karena tenaga mas Rio sekan berubah seperti seekor singa yang kelaparan..


"ayusha yang tau akan sifat asli sang suami lalu mendekat dan memeggang tangan mas Rio.akhirnya mas Rio sedikit tenang..


*

__ADS_1


Lebih baik kamu pulang sekarang Suruh Bang Ojak.


__ADS_2