ZEPHYR

ZEPHYR
Mission


__ADS_3

Awalnya perintah tersebut ditolak oleh keempat Guardian miliknya, namun setelah beberapa penjelasan dari Kirkmond, mereka pun akhirnya setuju untuk bekerja sama dengan yang lain demi mewujudkan impian tersebut dan ditunjuklah Kotaro sebagai pemimpin dari aliansi Manusia dan Zephyr ini dengan segera Kotaro menerimanya dengan jawaban yang lantang kepada semuanya.


“Tetapi dimana kita akan bekumpul? Jangan bilang didalam puing-puing yang mengerikan ini?” Tanya F-Nie yang penasaran


“Jaga ucapanmu anak kecil, ini adalah tempat bersejarah bagi kami” jawab Meganix


“Tenang saja, tugasku belum selesai, dengan ini akan kukerahkan kemampuan terakhirku yang masih tersisa untuk mendukung kelancaran tugas kalian ini” sambut Kirkmond


Cahaya yang berada di tubuh Kirkmond pun mulai terpancar, semakin lama semakin besar dan luas hingga menutupi area tersebut, semua yang tak mengetahuinya hanya bisa terdiam dan menunggu dan tak lama kemudian cahaya tersebut menyilaukan mata mereka yang ada disana, beberapa saat kemudian cahaya tersebut mulai redup dan mereka pun tercengang melihat dihadapan mereka terlihat banguan yang besar dan luas tampak, tidak ada lagi jaring laba-laba dan sampah di segala tempat, puing-puing sudah tersusun rapi membentuk sebuah bangunan megah yang akhirnya mereka jadikan sebagai kerajaan mereka.


Di tempat lain, Telezia, tepatnya di kota Telekris, Fuji dan yang lainnya sudah mencari kesana kemari namun tidak menemukan orang yang bernama Yuda dan David tersebut, rumornya mereka sudah pergi ke tempat yang lain untuk mencari barang unik lainnya.


“Bagaimana ini? Sudah seharian kita berkeliling mencari temanmu ini, apa benar mereka ada di sini? Penjaga gerbang itu saja mengatakan tidak pernah melihatnya” gumam Badrian


“Seharusnya mereka berada disini sih, mungkin mereka berada di tempat yang belum kita kunjungi”


“Semua tempat sudah kita kunjungi, yang tersisa hanyalah tempat kerajaan, tidak mungkin mereka ada disana, disana kan tempat para petinggi ras Elf”


Disaat mereka masih berbedat soal keberadaan temannya Fuji, terlihat seorang dari ras Elf berjalan menghampiri mereka.


“Jika kalian mencari kedua orang ini, aku bisa mengantarkan kalian ke sana” ucap Elf tersebut sambil menunjukkan foto dari Yuda dan David.


“Siapa kau?”


“Namaku Elvin, penduduk kota Telekris, jika kalian ingin menemui mereka, aku bisa mengantar kalian, Pulau Telezia yang luas ini sudah seperti taman bermain bagiku” kata pria elf tersebut


“Kami sudah mencarinya ke setiap sudut namun tidak ditemukan”

__ADS_1


“Tentu saja, mereka tidak lagi berada di kota ini, mereka sudah berpindah ke Telnera”


“Telnera?”


“Benar, Telnera adalah hutan di Telezia yang dipenuhi oleh tumbuhan langka serta pepohonan yang besar dan tinggi, menyimpan tumbuhan yang bisa dijadikan obat dan bahan masakan, letaknya tidak jauh dari kota ini”


“Bagaimana kawan-kawan?” Tanya Fuji


“Ya apa boleh buat, kita ikuti saja”


Mereka pun berangkat menuju hutan Telnera bersama Elvin sebagai penunjuk jalan, diperjalan mereka bercakap-cakap layaknya teman, tidak menutup kemungkinan saling melontarkan pertanyaan satu sama lain, keramahtamahan khas ras Elf tergambar disana. Sembari mereka singgah untuk beristirahat, Elvin menceritakan hal-hal seputar rasnya yang bersifat umum, seperti raja Mephisto yang selalu tegas dan berwibawa dalam memimpin, kebijakannya yang bersahabat untuk rakyatnya serta keunggulan dan kekurangan ras elf pun diceritakan olehnya. Seperti mendengar cerita dongeng, mereka semua menikmati setiap perkataan yang diterimanya, tak lupa pula Fuji dan yang lainnya juga menceritakan kehidupan manusia didunianya serta tujuan kedatangannya mencari temannya tersebut.


“Jadi seperti itu ya? Baiklah aku akan membantu kalian semampuku”


“Terima kasih, tapi ada satu hal yang aku pikirkan dari sejak awal kami datang ke pulau ini” Tanya Julianz


“Apa itu jika aku boleh tahu”


“Haha ceritanya panjang, awalnya kami juga takut dan kaget ketika melihat manusia untuk pertama kalinya, namun manusia tersebut memberikan sikap yang baik terhadap kami dan kami pun menyambut baik hal tersebut, setelah beberapa lama, raja pun menyatakan bahwa ras kami bisa bersahabat dengan ras manusia”


“Kalau boleh tahu, siapa nama manusia yang pertama kali kalian lihat? Siapa tahu kami kenal” Tanya Fuji


“Namanya Kotaro, pria agak tinggi dengan rambut berwarna biru”


“Ah, kalau dia kami kenal, dialah yang menyuruh kami untuk mencari bala bantuan ini”


“Benarkah? Dimana dia sekarang? Aku ingin bertemu dengannya lagi”

__ADS_1


“Ah dia sekarang sedang pergi ketempat lain”


“Begitu ya, kalau begitu sampaikan salamku padanya jika kalian bertemu, baiklah, ayo kita lanjutkan lagi sebelum hari mulai gelap”


Perjalanan pun dilanjutkan ke arah hutan Telnera yang sudah tak jauh lagi dari tempat mereka.


Setelah beberapa saat, akhirnya mereka sampai di Hutan Telnera, hutan penuh kekayaan alam yang terhempas di sekitarnya, sambil terpesona melihat keadaan sekitar, mereka disambut masuk oleh penjaga hutan dan dipersilahkan masuk untuk menelusuri lebih dekat. Kemudian Elvin bertanya kepada teman-temannya di sana mengenai ras manusia bernama Yuda dan David yang berkunjung ke hutan tersebut. Ia mendapatkan informasi bahwa mereka berada di Sacred Garden yang berada di hutan tersebut untuk mencari Nectar diantara bunga-bunga yang tumbuh di sana. Nectar adalah cairan dari tumbuhan langka yang dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit, termasuk cairan yang dilindungi karena khasiatnya yang sangat bagus untuk kesehatan.


“Ayo teman-teman, kita ke Sacred Garden yang tak jauh dari sini” ujar Elvin


“Masih harus mencari lagi?” tanya Fuji


“Temanmu ini menyusahkan ya Fuji” gumam Badrian


“Yah anggap saja sekalian berpetualang mengelilingi pulau Telezia”


“Iya kamu ini kebanyakan mengeluh dari tadi” balas Arifin dan Julianz


“Tenang Fuji, letaknya tak jauh kok, sebentar lagi sampai kok”


Perjalanan pun dilanjutkan menuju Sacred Garden untuk menemui teman dari Fuji yang memiliki IQ yang cukup tinggi dan bisa membantu untuk menghentikan kekejaman dari Prometheus, sesampainya di Sacred Garden, mereka melihat segerombolan ras Elf yang sedang berkumpul mengelilingi sebuah tumbuhan besar yang sangat dilindungi oleh ras Elf, bunga yang memiliki tujuh kelopak besar berwarna emas, daun yang sangat lebar serta aroma yang sangat wangi hingga menyelimuti seluruh area tersebut. Goldenrod nama bunga tersebut, dipercaya sebagai bunga abadi oleh ras Elf karena sudah bertahan beribu tahun lamanya dan memiliki kepala sari yang menghasilkan berbagai macam obat, salah satunya Nectar tersebut.


Terlihat dari kejauhan dua manusia juga sedang asyik mengamati bunga tersebut dan seketika dihampiri oleh Fuji dan langsung menyapanya, Yuda dan David pun kaget melihat teman lamanya ada di Pulau Elf.


“Woah Fuji kok bisa ada di sini?” Tanya David


“Iya kami sedang mencari bala bantuan” jawab Fuji

__ADS_1


“Bantuan untuk apa?”


Kemudian Fuji pun menjelaskan maksud dan tujuan mereka serta menjelaskan situasi di Otherworld itu sendiri dan akhirnya mereka mengerti semuanya namun mereka tidak secara langsung ikut bergabung bersama Fuji dan lainnya karena mereka masih dalam penelitian bunga Goldenrod untuk mendapatkan nectarnya.


__ADS_2