•~ Sang Ratu

•~ Sang Ratu
episode 11 kemunculan master vio


__ADS_3

"kalau begitu kami pamit dulu ya kek ,ka " pamit Xia pada 3 orang tersebut


" hati hati di jalan " ucapa mereka serempak


" pasti,kalau begitu ayo Miyuki " ucap Xia sambil membantu Miyuki naik ke atas kuda


Xia pun melajukan kudanya ke istana kaisar fang


** oh ya Xia ga di kawal yah soalnya Xia ga mau di kawal dengan syarat yang diberikan kakek nya Xia pulang tanpa di kawal dari dekat namun dari jauh


setelah beberapa jam akhirnya Xia sampai di depan gerbang utama istana kaisar fang


namun saat Xia ingin masuk ada yang menghalanginya karena Xia menggunakan topeng " siapa kau ada urusan apa datang kemari " tanya penjaga gerbang itu


" ya aku ingin masuk lah lagian siapa yang melarang ku masuk " ucap Xia yang tak sadar bahwa dirinya masih menggunakan topeng


" mmm kakak kau masih mengunakan topeng " ucap Miyuki mengingat kan kakaknya itu


" oh iya aku lupa hehe" ucap Xia cengengesan dan akhirnya Xia membuka topengnya


prajurit itu pun kaget dan memohon agar tidak melaporkan nya pada kaisar


"tuan putri tolong ampuni kami tolong jangan


laporkan hal ini pada yang mulia " ucap para


penjaga gerbang itu dengan bersujud


"oh ayolah paman kalian tidak melakukan kesalahan itu bagus jadi tidak ada penyusup yang mudah untuk masuk " " dan kalian tidak perlu bersujud seperti ini " penjaga itu pun dengan takutnya berdiri dari sujud nya


" lebih baik kalian buka terbangnya aku sudah lelah berada di sini terus " ucap Xia sambil merengek


" eh baik tuan putri " ucap dari penjaga lalu membuka gerbang untuk Xia


" terima kasih paman kalau begitu sampai jumpa " ucap Xia sambil memacu kudanya ke dalam istana


" kak seperti nya ada yang menunggu kita " ucap Miyuki sambil menatap orang yang menunggu kedatangan mereka


"hais males sekali aku harus meladeni mereka " ucap Xia sambil menatap malas ke arah orang yang sedang menunggunya,ya yang sedang menunggunya adalah selir luo dan luo jie


Xia pun turun dari kudanya dan membantu Miyuki untuk turun dari kudanya


" ayo Miyuki kita ke kediaman kakak "ucap Xia sambil menggandeng Miyuki dan berjalan ke arah kediamannya


" hey kau putri sampah kenapa kau mengabaikan kami hah " suara yang berasal dari luo jie


" lalu aku harus apa " jawab Xia dengan malas nya


" apa kau tak lihat ibuku ada di sini kau hanya seorang sampah berani sekali tidak memberikan hormat pada kami " ucap luo jie dengan lantangnya


"oh aku sih tidak perduli "ucap Xia kembali melanjutkan perjalanan ke arah kediamannya

__ADS_1


" dasar sampah tidak tau diri " ucap selir luo geram akan perilaku yang di tunjukkan xia


** setelah sampai Xia menyuruh Miyuki masuk kedalam kamarnya yang sudah Xia minta pada ayahnya untuk menyiapkan kamar yang dekat dengan nya


" Miyuki kau istirahat lah kakak ingin istirahat tadi suara ulat bulu itu membuat telinga kakak gatal" ucap Xia sambil mengelus ² telinga nya


" hahaha kakak benar ya sudah aku juga ingin istirahat " ucap Miyuki sambil tertawa


" ya sudah jika kau bertemu siapa pun yang ingin menemui kakak bilang saja kakak sedang istirahat dan tak ingin di ganggu sampai kakak keluar mengerti " ucap Xia pada Miyuki dan di angguki oleh Miyuki


setelah Xia masuk ke kamar ia membersihkan dan merebahkan tubuhnya di atas ranjang


" emmm jika di pikir² uang yang ayah berikan selalu di ambil oleh selir ular itu dan jika aku mengandalkan uang yang ada di dalam cincin dan kalung seperti nya sayang karena semuanya adalah emas batangan dan yang koin hanya ada sedikit " ucap Xia yang sayang jika ia harus kehilangan koin yang ia bawa dari dunianya dulu


" Vivi di ruang dimensi mu kan banyak sekali harta kenapa kau ambil pusing soal uang " ucap blue menggunakan pikiran mengingat saat ia berkeliling di ruang dimensi milik Xia ia melihat banyak sekali ruangan yang berisi koin emas maupun emas yang batangan


" hais itu mmm benar sih tapi aku ingin tau bagai mana cara mendapatkan uang di dunia ini " ucap Xia sambil menyeringai


" ya ampun Vi kau ini ada ada saja" ucap blue sambil geleng-geleng kepala karena ia sudah tau semua tentang Xia termasuk jiwa Xia yang bukan berasal dari dunia ini


" biarin ,,,okh sekarang aku ingin keluar tapi caranya bagaimana " ucap Xia yang bingung mau keluar masih sebagai Putri maka akan di larang oleh ayah nya


"oh ya aku akan keluar sebagai pengelana saja " ucap Xia sambil beranjak dari tempat tidur nya dan menuju ke lemari nya



" sudah siap saatnya ke luar sekarang" ucap Xia sambil menggunakan jurus teleportasi dari kalung nya


" saat nya berkeliling ,,,,eh tunggu biar ga pada curiga rambut ku harus ganti warna nih" Xia pun mengubah warna rambutnya dari warna coklat menjadi biru


note: kalung Xia juga bisa membantu Xia untuk mengubah warna rambutnya


Xia berjalan mengelilingi pasar dan matanya tertuju pada tempat seperti sebuah tempat pembelian jasa dengan melakukan misi maka orang itu akan di bayar sesuai ketentuan .Xia Melawati papan misi tingkat rendah dan kini Xia sudah sampai pada papan tingkat tinggi


saat Xia ingin melihat papan itubada yang mendorong nya kebelakang namun dengan sigap Xia melompat ke belakang dan menyeimbangkan tubuhnya agar tidak jatuh


" hey apa kau tidak lihat hah " ucap yang mendorong Xia


"yang tidak lihat itu kau bukan aku " ucap Xia dengan merubah suara nya


" apa kau tidak tau siapa aku hah " ucap orang itu


" tidak " ucap Xia yang padat singkat dan jelas


" beraninya kau terimalah serangan ku ini " orang itu mengayunkan pedangnya ke arah xia


namun dengan sigap Xia juga mengeluarkan pedangnya



Xia menangkis serangan dari orang itu dan langsung mengarahkan pedangnya ke leher orang itu

__ADS_1


" apah bagaimana ini bisa terjadi " ucap orang itu


"teknik berpedang mu masih kurang untuk melawan ku " ucap Xia sambil menurunkan pedang nya


" hah kau melepaskan nya begitu saja " ucap orang itu tidak percaya


"kau belum melewati batas sabar ku jadi aku masih melepaskan mu " ucap Xia


dan dari tadi Xia menjadi tontonan karena orang Xia lawan merupakan pendekar yang paling di takuti di kota ini


" wah siapa yang bisa melawan bruto "


" pasti dia adalah pendekar yang berkelana lagi "


" iya dia kuat sekali bahkan dia hanya melawan satu kali lagi "


semua orang kagum pada Xia


yang di kagumi malah sibuk sendiri


" maaf master mmm boleh saya tau nama master " ucap bruto dengan gugup


"tidak usah gugup seperti itu biasa saja dan namaku ,,,vio " ucap Xia yang berfikir dia bisa menggunakan nama di dunianya dulu


"baik master vio" ucap bruto " dan apa yang ingin master lakukan disini"ucap bruto penasaran ada master yang kuat berada di tempat seperti ini


" hanya bersenang senang saja dan aku bingung mau melakukan apa " ucap Xia membuat orang yang mendengar nya terkejut


" dan ada misi apa hari ini " ucap Xia sambil menatap papan misi


" oh itu ratu dari kerajaan dongling terkena racun kalajengking emas dan memerlukan bunga kalajengking emas untuk menyembuhkannya dan pada misi kali ini ada sekitar dua kelompok master" penjelasan bruto diangguk i oleh Xia


"berapa bayarannya sampai sampai banyak orang seperti ini" tanya Xia penasaran


" 1juta koin emas master dan akan mendapatkan pedang dari pangeran mahkota kerajaan dongling " ucap bruto


" oh kalau begitu aku akan ikut kelompok mu"ucapan Xia membuat bruto senang


" oh ya berapa banyak anggota di kelompok mu" tanya Xia


" hanya tiga orang master jika di tambah master maka menjadi empat


" oh kalau begitu ayo kita jalankan misinya sekarang " ucap Xia di setujui oleh bruto


" baik master mari saya perkenalkan pada rekan kita yang lainnya " ucap bruto sambil mengarahkan Xia untuk mengikuti nya


" ini adalah rekan kita yang ini adalah putri Luo jae dan ini adalah putri qiyu Zein " ucapan bruto membuat Xia terkejut


####-------******--------####


Jangan lupa like komen vote

__ADS_1


__ADS_2