
sudah 6 hari Xia hidup seperti orang normal dan dia melupakan kekuatannya kerena dia ingin menghabiskan waktunya seperti orang normal ,bahkan dia menggunakan antingnya untuk menyesuaikan kekuatan kultivasi dan yang lainya di tahap yang umum untuk orang seumuran Xia ,Xia juga memutuskan semua yang berhubungan dengan dunia atas dan Shing dia hanya mengikuti permintaan Xia dan kembali ke kerajaan es
keesokan harinya Xia belum juga bangun dari tidurnya itu membuat Li yu khawatir karena biasanya Xia sudah berjalan jalan di sekitar taman pada pukul 6 pagi dan hari ini sampai jam enam lebih 20 menit Xia belum juga keluar
karena sangking khawatirnya Li yu langsung masuk kedalam kamar Xia
"nona bangun ini sudah pagi "ucap Li yu sambil sedikit menggoyangkan tubuh Xia ,namun tidak ada respon dari Xia
"nona " panggil Li yu karena khawatir Li yu langsung mengecek tubuh Xia
"astaga nona,tunggu sebentar saya akan panggilkan tabib " ucap Li yu sangat panik Xia sekarang tubuhnya sangat lemah dan dan sangat panas
Li yu berlari mencari tabib dia Tampa Li yu sadari ada yang melihatnya yang tergesa-gesa
"kenapa bibi Li tergesa-gesa seperti itu " tanya Lao Ran pada kembarannya
"entahlah jika ingin tau tanyakan saja langsung pada bibi" ucap luo ren
"benar juga " ucap Lao Ran lalu menghampiri Li yu
"bibi kenapa tergesa-gesa " tanya Lao Ran
"Saya harus mencari tabib " ucap Li yu berhenti dari larinya sambil mengatur nafasnya
"siapa yang sakit " tanya Lao Ran "nona Xia demam tinggi ,maaf saya harus cepat
"nona xia"
"apa Xia sakit" ucap Lao Ran dan luo ren bersamaan
"baiklah kau cepat cari tabib aku akan mengecek keadaan Xia dan kau Lao Ran sampaikan berita ini pada ayahanda " ucap luo ren lalu pergi menuju
kediaman Xia
mereka bertiga berpencar kini luo ren sudah berada di depan pintu kamar Xia
__ADS_1
terlihat kamar Xia terbuka lebar jendela juga terbuka dan ada pelayang yang sedang menghangatkan tangan Xia dan ada juga yang mengompres xia. mereka semua tampak khawatir dengan keadaan Xia ,pelayan pelayan yang sedang merawat Xia adalah pelayan yang sudah mengenal Xia dan sering mengecek, membersihkan kamar Xia
"bagaimana kepadanya " tanya luo ren
"yang mulia master muda ji " ucap mereka kaget
"kalian lakukan saja yang harus kalian lakukan " ucap luo ren
"baik,nona Xia keadaanya semakin memburuk Tuan "ucap salah satu pelayan
luo ren tampak terkejut dengan perkataan pelayan itu
tiba tiba Li yu datang dengan seorang tabib
"tabib tolong periksa nona " ucap Li yu tabib itu langsung memeriksa Xia dan beberapa saat kemudian tabib itu berbalik dan menghampiri Li yu
"bagaimana ,apa nona baik baik saja" tanya Li yu
"yang mulia putri mahkota tidak baik baik saja penyakit yang ada di tubuhnya mulai berkembang dan lagi sepertinya putri memiliki hal yang membuatnya tertekan dan juga sepertinya nona jarang makan sekali dia makan itu makanan ringan " jelas tabib
apa obat yang dapat menyembuhkan nona "tanya Li yu air matanya mulai menetes
"tabib saya mohon bantu nona " ucap Li yu sudah tak bisa menahan airnya untuk keluar kini tangisan Li yu mulai sangat keras
luo ren yang melihat orang yang pernah merawatnya dulu sekarang menangi di lantai ,dia dengan cepat membantu Li yu berdiri
"sebenarnya apa yang terjadi bi " tanya luo ren "sebenarnya nona memiliki penyakit yang sangat langka sejak kecil,tabib pernah bilang kalau nona tidak akan bisa hidup lebih dari umur 16 tahun ,sampai sekarang tabib belum ada yang menemukan obatnya" ucap Li yu dengan tubuh bergetar dan menangis
"apa"ucap lirih luo ren dia membantu Li yu duduk di kursi
lalu menghampiri tabib yang sedang merecik obat
"tabib Juan sebenarnya penyakit seperti apa yang di derita Xia " tanya luo ren
"ini adalah penyakit yang menyerang seluruh tubuh namun tidak di ketahui inti penyakit itu dan apa sebabnya " jelas tabib Juan sambil sibuk meracik obat
__ADS_1
"apa tidak ada obat untuk penyakit ini " tanya luo ren
"tidak ada tuan penyakit ini dulu pernah di alami oleh seorang putri dari perdana menteri weon putrinya meninggal karena penyakit ini kami para tabib baru mendapatkan pasien yang sama setelah 10 tahun " jelas tabib Juan dia sudah selesai meracik obat dan memberikannya pada pelayan
"apa tidak ada cara lain dengan pil penyembuh" ucap luo ren
"sayangnya tidak jika nona mengasumsi pil maka tubuhnya akan semakin rusak "ucap tabib Juan
luo ren menenangkan dirinya dengan duduk di dekat kursi yang di duduki oleh Li yu,dia benar benar tidak tau harus melakukan apa,dia tidak ingin wanita yang dia sayang pergi lagi untuk kesekian kalinya pertama ibunya tidak tau ada dimana jiwanya, sedangkan kakaknya juga pergi untuk selamanya
"bagaimana keadaan Xia " tanya seseorang yang baru datang
"ayah " ucap luo ren sambil mendongakkan kepalanya
terlihat jelas kalo luo ren menangis "kenapa kau menangis " tanya ji Fei
"ayah apa Xia juga akan pergi seperti kakak " tanya luo ren pikirannya benar benar kosong
"apa maksudmu Xia tidak akan pergi " ucap ji Fei luo ren hanya diam di kepalanya sedang penuh dengan cara agar Xia dapat sembuh
ji Fei semakin tidak tenang karena dua orang yang ada di depan kamar Xia malah menangis,ia langsung masuk ke dalam kamar dan melihat cucu kesayangannya terbaring tidak sadarkan diri dia langsung bertanya kepada tabib jawaban tabib sungguh membuat hatinya hancur
kini semua orang yang ada di situ mereka akan kehilangan orang yang sangat berarti bagi mereka berita mengenai kondisi Xia menyebar perlahan di istana dan juga keluar istana .blue yang sedang berada di dunia luar tentu saja kaget namun dia ingat pesan Xia tadi malam
kaisar fang,su wan,zhuwan ,Miyuki ,Shing,raja chyou,semua jendral besar kekaisaran Wang,luo jae, qiyu Zein, keluarga wu,segera datang ke kediaman Xia dan 1 orang misterius
hari mulai siang namun Xia belum juga sadar tiba tiba orang misterius itu datang lalu memeluk Li yu yang
sedang menangis
"tidak apa apa Xia pasti akan baik baik saja " ucapnya sambil memeluk Li yu
"aku tidak becus dalam menjaga Xia ini semua salahku"ucap Li yu sambil menangis semua orang
yang ada di sana sibuk dengan pikiran masing-masing Su wan zhuwan dan Shing pergi mencari obat untuk Xia tabib memerlukan tanaman ekor Phoenix api neraka, karena tubuh Xia tiba tiba dingin
__ADS_1
"ini bukan salahmu ini adalah ujian untuk Xia " ucapnya masih memeluk Li yu
"""""