•~ Sang Ratu

•~ Sang Ratu
episode 20 membantu kerajaan es


__ADS_3

kini Xia sudah sampai di istana es dan tentu saja Xia di lihat oleh seluruh penghuni istana


sampai di aula istana .


" salam kepada yang mulia raja es " ucap rombongan Xia kecuali Xia


" maaf nona tapi kau seharusnya memberikan


salam pada yang mulia " ucap dari orang yang tadi berbicara dengan Xia


" tidak mau memang kenapa " ucap Xia


" hey kau ini hanya tamu " ucap perempuan yang sepertinya ratu kerajaan es


" aku tidak perduli ,malas juga aku berada di kerajaan ini aku tidak di sambut dengan hangat malah secara kasar " ucap Xia yang sengaja ingin mengetes seberapa sabarnya dan seberapa angkuh orang orang di kerajaan es ini


" sudah sudah sebenarnya siapa nona ini panglima sou " ucap raja es


" menjawab yang mulia dia adalah gadis yang menolong kami tadi dan juga dia adalah orang yang berhasil menyerang pasukan dari kerajaan hitam sendirian" ucap panglima sou


" apa jadi dia berhasil melawan orang orang kerajaan hitam" tanya raja es


" ya yang mulia " ucap panglima sou


" eh maaf nona atas sikap istri saya yang kurang sopan dan terima kasih atas pertolongan dari nona " ucap sang raja


" hmmm ,tidak masalah lagi pula aku tidak bisa berlama lama di sini karena aku belum meminta izin kepada kakekku " ucap Xia yang sudah berjanji akan mengunjungi kakeknya nanti malam


" eh mmm nona tapi bisakah nona membantu kerajaan es ini" ucap raja membuat semua orang terkejut namun tidak dengan Xia


" saya sudah bilang saya belum meminta izin kepada kakekku jadi aku harus berbicara dengan kakekku " ucap Xia


" baiklah nona " ucap raja pasrah


"nona silahkan duduk " ucap raja mempersilahkan Xia untuk duduk di kursi tamu


" terima kasih " ucap Xia lalu duduk di kursi yang di tunjukkan oleh raja es


lalu Xia berbicara dengan kakeknya yaitu raja arsen


" kakek " ucap Xia menggunakan pikirannya


" kenapa cucu kakek "jawab raja arsen


" kek aku mau minta maaf karena malam ini aku tidak bisa datang ke istana kakek " ucap Xia dengan pikirannya


" eh kenapa apa ada yang menggangu mu " ucap raja arsen

__ADS_1


" tidak kakek apakah kakek baru saja selesai rapat??" tanya Xia dengan pikirannya


" ya kakek baru saja selesai rapat" jawab raja arsen


" jadi di mana kau sekarang " tanya raja arsen


" aku sedang di kerajaan es ---- " ucapan Xia terpotong oleh raja arsen


" apah kenapa kau ke sana kakek baru saja dapat laporan tentang kerajaan es yang sedang di Serang oleh kerajaan hitam jika kau terluka bagaimana kakek akan segera ke sana jangan kemana mana " ucap raja arsen yang panik akan keselamatan cucunya itu


" eh kakek " belum sempat Xia menjawab tiba tiba ada cahaya putih di tengah tengah aula istana kerajaan es


tak lama kemudian raja arsen muncul


" eh salam yang mulia raja arsen " ucap mereka serempak kecuali Xia tentunya


" hmmmm dimana cucuku " ucap raja arsen yang belum melihat Xia


" kakek " teriakan Xia menggema di seluruh ruangan


namun saat Xia ingin memeluk kakeknya itu ada suara yang menghalanginya


" jangan mendekat ke yang mulia raja arsen kau tidak sopan " ucap orang yang akan memarahi Xia tadi siapa lagi kalau ratu kerajaan es


" siapa kau berani melarang ku " ucap Xia menatap tajam ke arah ratu es


" kakek dia berani menceramahi ku " ucap Xia sambil berlari ke arah raja arsen dan memeluknya


raja arsen sudah terlihat sangat marah


" LANCANG BERANI SEKALI KAU BERKATA SEPERTI ITU PADA CUCUKU "ucap raja arsen amat sangat marah karena bukannya disambut di kerajaan di bawah kepemimpinannya malah di hina seperti ini


semua orang tentu saja terkejut sebelumnya raja arsen tidak pernah berbicara dengan suara yang lantang seperti itu


"apa maksud yang mulia " ucap ratu es dengan gemetar


" kau bilang memalukan kau yang memalukan cucuku datang kemari dan malah di hina oleh mu sudah berbaik hati cucuku membantu panglima melawan pasukan dari kerajaan hitam masuk kedalam wilayah istana " ucap raja arsen geram atas sikap yang di dapat oleh cucu kesayangannya itu


" maaf yang mulia kami tidak tau kalau nona ini adalah cucu yang mulia " ucap raja es yang sedang mencoba mengalihkan pembicaraan


" ya karna saya belum memperkenalkannya pada dunia kalau dia adalah cucuku " ucap raja arsen dengan nada dingin


" sudahlah kakek lebih baik mumpung kakek ada disini sebaiknya kakek membahas tentang penyerangan dari kerajaan hitam " ucap Xia sambil melepaskan pelukannya namun dia tetap di gendong oleh raja arsen


**** maklum lah raja arsen tingginya 192 sedangkan Xia hanya 165 ****


" kakek bolehkah aku ikut membantu " ucap Xia sambil memasang wajah imutnya

__ADS_1


" tidak boleh jika kau ingin membantu kau bisa membantu dari istana kerajaan bintang saja " ucap raja dengan lembut seketika saat menjawab Xia


" yah kakek tidak seru dong " ucap Xia


" jika tidak ingin maka biarkan saja kerajaan ini hancur lagi pula mereka tidak menghormatimu " ucap raja arsen membuat semua orang seperti tersambar petir


" hais kakek itu kan mereka bagaimana rakyat yang tidak bersalah itu aku ingin membantu mereka dan juga tadi ada orang dari kerajaan hitam menghinaku dan ibuku kakek boleh ya aku menyerang mereka sendirian " ucap Xia sambil memasang wajah imutnya


" apa beraninya membuat cucu kesayangan kakek ini marah ratakan saja kerajaan itu " ucap raja arsen sambil mengelus rambut Xia


" wah benarkah kakek kalau begitu mari kita bermain " ucap Xia sambil menyeringai seram


raja arsen hanya geleng-geleng kepala melihat kelakuan cucunya itu


" eh tunggu tadi kau bilang kita memang siapa yang kau ajak " tanya raja arsen penasaran


" tentu saja teman teman ku mereka kan sudah lama tidak keluar " ucap Xia membuat raja arsen bingung


mereka berdua mengabaikan semua orang yang setia menonton pertunjukan antara cucu dan kakek itu


" maaf mengganggu namun sekarang kerajaan hitam membawa pasukannya sekita 50.000pasukan dan hampir sampai di perbatasan " ucap panglima sou yang mendapat kabar dari perajurit


" eh hehehe mari kita bermain " ucap Xia dalam hati


" semuanya tetap disini biar aku yang keluar bersama lima panglima besar kerajaan es" ucap Xia masih dalam gendongan raja arsen


" kalau begitu aku pergi dulu ya kakek " ucap Xia sambil mencium kedua pipi raja arsen dan turun dari gendongan raja arsen


Xia memanggil salah satu hewan spritbeats milik Xia yang tidak pernah Xia kenalkan dengan yang lainya



jihsyon adalah hewan spritbeats milik Xia yang Xia sembunyikan .


Xia langsung menaiki jihsyon dan melesat pergi keluar


dan di ikuti oleh lima orang di belakangnya


tentu semua orang terkejut tetapi tidak dengan raja arsen karena ia mulai terbiasa akan kejutan dari Xia


####----****----####


sampai sini dulu ya


jangan lupa like komen vote end rate


oh ya aku butuh rekomendasi novel dari kalian seperti KPop, cina sama Jepang (≧▽≦)(。•̀ᴗ-)✧

__ADS_1


__ADS_2