•~ Sang Ratu

•~ Sang Ratu
eps.46


__ADS_3

maaf nih ya 🙂 author baru up ,author lagi belajar mandiri karena mama author pergi merantau jadi karena itu author jadi sibuk + kemaren habis ujian 💆 mari kita lanjutkan cerita


*******


'kekuatan ku tidak mempan karena auranya bukan jadi ' Xia melirik tembok yang mulai pecah dan menerjangnya dengan tendangan keras


pyarrrrr .............


semuanya hancur ruangan itu mulai hilang Xia menyentuh bcry ,tubuh bcry mengecil lalu Xia menggendong bcry dan menghilang


di kamar Xia


bcry muncul di samping Xia lebih tepatnya dalam pelukan tangan kiri Xia ,Bao yu melihat bcry muncul tiba tiba langsung memanggil tabib


setelah Xia di periksa tabib


"yang mulia sudah membaik dan sepertinya hewan yang ada di dalam pelukannya yang menyelamatkan yang mulia " ucap tabib


"berikan kabar tentang kondisi Xia kepada semua orang " ucap Bao yu


" baik saya permisi dulu " ucap tabib lalu membungkuk dan pergi


Bao yu mengambil bcry dan menghilang, sebenarnya Xia sudah sadar namun dia masih lemah


'terima kasih kakak' batin Xia sambil sedikit tersenyum sebelum Bao yu dan bcry menghilang


brakk...


"kakak!!/Xia !!!"


"astaga kakak ,zhuwan kasian pintunya " ucap Xia dengan suara yang amat lemah


"apa Kakak baik baik saja ada yang sakit ,atau Kakak memerlukan sesuatu " tanya zhuwan


Xia hanya tersenyum menanggapi pertanyaan zhuwan


"bodoh" ucap su wan sambil memukul kepala zhuwan sedikit keras


"ss.... "

__ADS_1


"kau membuat Xia manjadi pusing oleh pertanyaanmu itu " ucap Zhuwan


"maaf " ucap Zhuwan


"Xia kau istirahatlah aku dan zhuwan akan menemanimu di sini "ucap su wan sambil mengelus rambut Xia lalu duduk di kursi di ikuti zhuwan ,Xia hanya mengangguk lalu menutup matanya


ternyata dari semua orang yang dari tadi panik dengan keadaan Xia melihat perdebatan kecil antar saudara itu mereka yang melihat orang yang meraka sayang kini mulia membaik


mereka memutuskan membiarkan Xia untuk istirahat sedangkan kaisar fang sedang menuju kediaman Bao dan di ikuti oleh Shing


'menjadi lemah sungguh sangat menyebalkan,jika bukan karena dia mulai bangkit aku tidak akan seperti ini ' Xia sungguh kesal dia benar benar tidak menjadi lemah karena tatapan kasihan dari orang orang itu membuat Xia merasa dirinya adalah orang yang paling lemah


*keesokan harinya*


Xia sudah mulai membaik dan dia sekarang sedang berjalan jalan di taman untuk menenangkan pikirannya , sebelumnya ada drama kecil sebelum Xia berada di taman itu


*flashback*


Xia baru saja selesai melahap sarapannya dan dia berjalan menuju pintu baru saja Xia akan memegang gagang pintu


"kakak mau kemana" tanya zhuwan tiba tiba,dia tadi sedang mandi saat Xia sedang sarapan sebenarnya dia mau mandi kamarnya namun dengan segala khawatiran yang ada di pikirannya dia akhirnya membersihkan diri di kamar Xia


"maaf kakak baik baik saja " tanya zhuwan sambil memegang kedua pundak Xia takutnya Xia jatuh


"aku baik baik saja aku ingin pergi keluar untuk berjalan jalan " ucap Xia sambil melepaskan tangan zhuwan dari pundaknya


"tidak!kakak harus istirahat "ucap Zhuwan dengan tegas


"kakak risih dan bosan di kamar terus " ucap Xia


"tidak tetap tidak kalau Kakak terluka saat pergi keluar bagaimana kalau kakak tiba tiba --auw auw auw kakak sakit " ucap Zhuwan


Xia mencubit perut Zhuwan karena cerewet dan membuatnya pusing


"makanya kakak hanya ingin keluar bukan mau berperang " ucap Xia masih mencubit perut Zhuwan


"iya tapi auw kakak lepaskan dulu tangan kakak " ucap Zhuwan sambil meringis kesakitan


Xia melepaskan cubitannya

__ADS_1


"baiklah tapi aku ikut ,sini tangan Kakak " zhuwan menarik tangan Xia dan menggandengnya


"hm?" Xia menatap Zhuwan


" takutnya kakak nanti jatuh jadi aku gandeng yuk "zhuwan membuka pintu dan menarik lembut tangan Xia


Xia hanya tersenyum tipis melihat perhatian adiknya itu


*flashback off*


Xia sedang duduk di pinggir kolam ikan dan memasukkan tangan kanannya kedalam air dan tangan kirinya tentu masih di gandeng zhuwan , zhuwan hanya berdiri di samping Xia dengan sikap waspada


"zhuwan "panggil Xia namun pandangan Xia masih fokus ke kolam


"ya " zhuwan entah kenapa menjadi sangat siaga


"bisakah kau biasa saja ini waktu untuk kita menghabiskan waktu bersama"ucap Xia membuat zhuwan kaget entah apa yang ada di pikiran Zhuwan


"maksud kakak apa ,aku hanya tidak ingin sakit lagi seperti kemarin"Zhuwan sedikit meninggikan suaranya


"tenanglah aku hanya ingin waktu berdua sebelum kau masuk akademi " ucap Xia masih tidak menatap Zhuwan


"apa maksudnya aku masuk akademi ?" ucap Zhuwan dia bingung dirinya tidak pernah ada niatan untuk masuk akademi ataupun semacamnya .


"ya aku mendaftarkan mu di akademi than beberapa saat lalu dan 2 hari lagi kau harus berangkat menuju akademi bersama kak su wan


zhuwan sangat amat terkejut dengan pernyataan Xia


"maksud kakak apa kenapa kakak memasukkan ku ke akademi ,apa kakak tidak ingin bersamaku makanya kakak mengirim ku kedalam akademi " ucap Zhuwan emosi dia tahu benar murid akademi than akan di sibukkan dengan semua kegiatannya dan akan jarang bisa pulang bahkan untuk menemui keluarga


"aku hanya ingin kau lebih kuat dari yang sekarang entah apa yang akan terjadi di masa depan kakak tidak akan bisa terus bersamamu dan melindungi mu maka kau sendiri lah yang harus melindungi dirimu sendiri " ucap Xia dengan menatap mata Zhuwan terlihat mata Zhuwan sudah merah sedih dan marah terlihat jelas di matanya


"tenanglah makanya sekarang kau jangan sia siakan waktu bersama ini dengan sikap waspada mu itu " ucap Xia sambil mengelus rambut Zhuwan


"tapi Kakak baru saja sadar kakak masih sakit kakak tak bisa berlama lama kakak harus istirahat " ucap Zhuwan dia menggenggam erat tangan Xia dia tak ingin jauh dari kakaknya itu


"Kakak sudah sembuh dan yah yang terluka bukanlah tubuh kakak namun jiwa Kakak " ucap Xia lirih sambil menatap langit


Zhuwan di buat bingung

__ADS_1


******"*"


__ADS_2