
saat Xia melihat orang yang tadi diperkenalkan bruto Xia amat sangat kaget karena mengapa kedua saudarinya itu mengikuti misi seperti ini padahal mereka seorang putri pasti memiliki banyak koin kan
note: oh ya Xia sekarang sedang ada di dekat hutan ya jadi ga ada orang selain mereka
" putri luo jae dan qiyu Zein kenapa ikut misi seperti ini" tanya Xia dengan penasaran
" eh itu maaf master biar saya saja yang menjelaskan nya ,mereka berdua tidak pernah mendapatkan uang jajan bulanan mereka setelah umur mereka 8th karena uang jajan mereka di ambil oleh selir luo dan luo jie maka dari itu mereka melakukan ini dan ini sudah berjalan 4 th " penjelasan bruto yangzi mudah di pahami itu membuat Xia mengangguk
" siapa ini kak bruto " tanya Zein
" oh ini adalah master vio dan dia adalah orang yang berhasil menyerang kakak " ucapan bruto membuat keduanya kaget
" dan juga dia adalah anggota kita yang baru " ucap bruto
" salam kenal aku vio " ucap Xia
" salam kenal master" ucap mereka serempak
"ya sudah kalau begitu mari berangkat " ucap Xia
" mmm tapi master menunggangi apa " tanya jae
" temanku tenang saja aku bisa mengurusnya sendiri" ucap Xia karena ia memang memiliki hewan spritbeats yang jumlahnya tidak pernah ia hitung..
" ya sudah ayo " ucap mereka serempak
" zero keluarlah" ucap jae
" aries keluar lah " ucap Zein
" Bruno keluarlah " ucap bruto
" wah hewan spritbeats kalian tingkat lautan bintang yah " ucap Xia kagum
" ehehehe iya master" ucap mereka serempak
" ya sudah kalau begitu ,,,,blue keluar" ucap Xia dia lebih memilih blue karena jika ia memilih Yong atau yang lain pasti akan menjadi bahaya bagi mereka
mereka semua kaget karena hewan Xia sudah bisa dilihat kalau tingkat nya legendaris
" wah master milikmu lebih mengagumkan" ucap Zein
" hahhahah sudah lah ayo berangkat" ucap Xia sambil melompat ke atas blue
" baik master " ucap mereka serempak
"kalian terus jalan aku akan jalan duluan untuk melihat jalan" ucap Xia sambil berteriak
" baik master" mereka juga ikut berteriak
Xia langsung melesat ke arah tujuan dan melihat sekeliling dan memang aman namun benar saja yang ada di pikiran Xia kalau ada yang menjaga bunga itu
" blue turun " ucap Xia menyuruh blue untuk turun
setelah turun Xia menunggu kedatangan mereka dengan duduk di atas batu yang tidak jauh dari tempat bunga itu berada dan kelompok yang satu lagi pun belum sampai
__ADS_1
" master apakah kami terlalu lama"ucap mereka yang baru sampai
" tidak ,ayo kita ke bunga itu sebelum kelompok lain sampai " ucap Xia sambil meninggalkan mereka dan blue sudah menjadi kecil dan berada di pundak Xia
" tunggu kami " ucap mereka sambil mengejar Xia
.
" bagaimana ini bunganya di lindungi oleh dua spritbeats level bintang " ucap Zein
" tenang saja aku akan mendekati nya ucap Xia yang sudah berada dekat dengan bunga itu
" eh master kapan pergi ke sana kok aku tidak lihat " ucap jae
" entah lah sebaiknya kita juga mendekat ke sana" ucap bruto sambil meninggalkan kedua orang itu
" lah terus cara biar bisa mendapatkan nya bagai mana " ucap Xia bingung karena walaupun Xia dulu suka membaca hal²seperti ini di dunianya dulu namun sekarang berada
tiba tiba kedua kalajengking emas itu menyerang Xia secara bersamaan
"hey kenapa kau menyerang ku hais kalau begini kan aku juga harus menyerang balik
Xia menyerang dengan menggunakan belatinya
shuriken Xia menancap di bagian yang membuat kalajengking emas itu lumpuh sementara dan kalajengking yang satu lagi Xia Serang mangguna kan pedang .
kejadian itu dilihat oleh kelompok yang satu,rekan Xia ,dan putra mahkota kerajaan dongling yang sedang ikut dalam misi kali ini karena ibunya yang sedang di pertaruhan kan dalam hal ini
" master kau memang hebat " ucap Zein kagum akan serangan dari Xia tadi
" biasa saja ,,ya sudah kalau begitu ambil itu bunga aku akan mengurus dua kalajengking emas itu" ucap Xia sambil mendekati kalajengking yang sedang pingsan itu
" bagaimana dengan dua kalajengking ini hais menyusahkan saja " ucap Xia sambil menatap kearah kalajengking itu
"maaf master ada yang bisa saya bantu " ucap bruto yang sudah selesai mengambil bunga itu
" eh itu aku sedang berfikir kalau kalajengking itu aku berikan pada blue maka blue pasti akan keracunan dan jika di biarkan saja maka akan mati " ucap xia yang masih bingung dengan hal itu
" oh kalau itu aku bisa bantu master saya mengenal pemilik dari salah satu rumah pelelangan terbesar di kekaisaran Wang ini" ucap bruto
" oh benar kah kau bisa mengenalkan ku padanya " ucap Xia semangat karna ia kepo bagai mana tempat pelelangan di dunia ini
" tuan muda pelelangan itu juga ada di sini master dia bersama pangeran mahkota kerajaan dongling ,,,kalau begitu biar saya panggil " ucap bruto sambil meninggalkan Xia
setelah beberapa saat bruto datang dengan seorang pria muda yang umurnya sepertinya sama dengan Xia
" master ini dia tuan muda pelelangan Bao " ucap bruto sambil memperkenalkan orang itu
" salam master saya Bao -yu " ucap orang itu
" vio jadi anda bisa membantu saya dengan dua kalajengking kecil ini " ucapan Xia tentu saja membuat dua orang itu ingin muntah darah
" eh iya master saya bisa membantu anda " ucap Bao- yu
" kalau begitu aku serahkan dua kalajengking ini padamu ,dan sebagai balasannya apa yang kau inginkan " ucap Xia yang tidak suka mengambil keuntungan untuk dirinya sendiri
" eh tidak perlu master saya sudah senang bisa membantu master" ucap Bao-yu yang memang senang karena bisa membantu master yang kekuatannya bahkan bisa melawan bruto pasti ayah nya akan bangga pada nya
" hmmm kalau dilihat kau memiliki elemen es jadi aku akan memberikan mu shuriken yang tadi aku gunakan " ucap Xia sambil menyerahkan belati itu pada Bao -yu
__ADS_1
" aku pergi dulu ,ayo blue " blue langsung menjadi besar xia pun juga langsung melompat ke atas blue dan melesat jauh entah kemana
Xia kini berada di pinggir hutan
" blue masuk keruang dimensi ku aku akan teleportasi saja ke kediaman ku " ucap Xia langsung di kerjakan oleh keduanya
kini xia berada di dalam kamarnya dan apa yang ia lihat membuatnya terkejut karena ada Miyuki yang melihat Xia menggunakan jurus teleportasi dan menggunakan jubah hitam
" kakak habis ngapain dan kenapa penampilan kakak seperti ini apa jangan-jangan master vio yang sedang membuat ibu kota geger itu kakak yah " ucapan Miyuki lebih seperti sedang mengintrogasi Xia
" eh hehehe itu mmmmmm hais iya itu kakak jangan kasih tau sama siapapun yah " ucap Xia sambil menunjukkan wajah imutnya
"iya iya tapi kalau kakak pergi aku ikut ya " Ucap Miyuki dan di angguki oleh Xia
" yey kakak memang yang terbaik" ucap Miyuki lalu memeluk Xia
" iya iya sekarang kau istirahat lah kakak akan membersihkan diri dulu besok kau ikut ke pelelangan untuk melihat dua kalajengking itu" ucap Xia sambil mengelus rambut Miyuki
" baik kakak memang kapan lelang akan di mulai " tanya Miyuki
" mm kakak juga lupa untuk menanyakannya kepada bruto " ucap Xia bingung
" ya sudah aku pergi dulu ya kak" ucap Miyuki sambil meninggalkan Xia
" lah gue kok lupa sih tanya soal kapan pelelangan itu" ucap Xia sambil berfikir
" Vivi aku bisa menanyakan hal itu kepada tuan muda itu " ucap blue memberikan saran lewat pikiran
" mmmm benar juga ya ,,,,,ya sudah kau keluar lalu kau tanyakan hal ini padanya " ucap Xia sambil berjalan ke arah tempat pemandian
*** di kediaman Bao
tempat yang tenang tiba tiba kedatangan blue membuat heboh seisi kediaman itu
blue langsung mendarat di belakang kediaman Bao dan itu merupakan tempat pelatihan
" eh itu kan Phoenix milik master vio " ucap salah seorang pelayan
" benar kita harus segera melaporkan nya pada tuan " pelayan yang satu lagi pun ikut menimbung
" ayo cepat " ucap pelayan itu dan lari terbirit-birit menuju ke tempat tuannya sedang bersantai
" maaf tuan besar dan tuan muda saya lancang mengganggu waktu kalian tapi ada Phoenix master vio di halaman belakang tuan " ucap pelayan itu membuat keduanya terkejut dan langsung lari menuju ke halaman belakang
" selamat datang tuan Phoenix ada perlu apa membuat tuan Phoenix datang ke kediaman kami yang rendah ini " ucap tuan Bao yang bernama Bao- ru
" saya datang kemari atas perintah tuanku untuk menanyakannya kapan lelang itu akan di adakan karena tadi tuan saya pergi tanpa menanyakan terlebih dahulu" blue langsung ke intinya
" oh itu pelelangan akan di adakan pukul 10 pagi dan ini adalah undangan nya " ucap tuan Bao-ru sambil menyerahkan gulungan berwarna emas
" ya sudah kalau begitu saya pamit dulu
tuan sepertinya putramu yang satu ini pandai berpedang saya memberikan bulu saya sebagai permintaan maaf karena mengganggu waktu kalian " ucap blue sambil mencabut bulunya ,meletakkan nya di tanah dan pergi begitu saja
" eh bulu dari Phoenix legendaris kau sangat beruntung nak " ucap Bao-ru sambil menepuk pundak putranya itu
" seperti aku memang beruntung karena mendapat dua senjata tingkat tinggi " ucap Bao -yu sambil mengambil bulu itu
" hah dua maksudnya" ucap Bao-ru
" iya tadi master vio juga memberikan ku belati yang ia gunakan untuk melumpuhkan kalajengking emas" ucap Bao -yu sambil memperlihatkan shuriken yang di berikan Xia tadi
" ya sudah kau istirahat lah besok adalah hari yang melelahkan karena akan banyak orang yang datang ke paviliun kita " ucap Bao -ru sambil meninggalkan putranya itu
__ADS_1