
...----------------...
Kal terdiam ,Benar di sejarah keluarganya sudah lama mereka terus berperang seperti ini bahkan sebelum leluhur mereka ke Dunia bawah atau Bumi
"Jangan pernah memintaku menghentikan ini "ucap Xia lalu keluar ruangan itu
"Istirahatlah aku harus menyusulnya"ucap Nia lalu menyusul Xia
Xia berjalan menuju ke tempat prajurit ,Ada beberapa prajurit yang mengeluh senjata mereka sudah mulai tidak nyaman di gunakan ,Xia sebenarnya sudah memesan pasokan senjata namun senjata yang di kirim tidak sesuai dengan apa yang di butuhkan prajurit
"Salam Nona"ucap kepala prajurit
"Siang "ucap Xia
"Sudah nona tuan Apilo sudah mengambil kembali senjata itu namun pengiriman senjata berikutnya sangat lama sedangkan mereka akan berangkat besok pagi "ucap kepala prajurit
"Tidak mungkin kita pergi tidak menggunakan senjata ,apa ada pemasok senjata selain tuan Apilo di sini "ucap Xia
"Ada ,tapi kita belum pernah menguji senjata mereka karena saat pelelangan senjata mereka kurang menarik "ucap kepala prajurit
"Siapa yang datang mewakili kita saat itu "ucap Xia
"Nyonya Sei "ucap kepala prajurit
"Dimana dia sekarang "tanya Xia
"Itu nona sedang berbicara dengan tuan Ben "ucap kepala prajurit itu
Xia langsung menghampiri mereka dengan di ikuti kepala prajurit
"Siang "ucap Xia
"Siang nona violet"ucap kedua orang itu
"Ben ,Kal sudah sadar "ucap Xia
"Benarkah aku akan segera menemuinya sampai nanti "ucap Ben lalu pergi begitu saja
"Nyonya Sei,bisakah anda mengantarku ke --"Xia tidak melanjutkan ucapannya lalu menatap kepala prajurit
"Ke ?"ucap nyonya Sei
"Kediaman keluarga Lapoe"ucap kepala prajurit
"Ada apa kenapa anda ingin bertemu dengan mereka "tanya nyonya Sei
"Hanya ada beberapa hal yang ingin aku bicarakan dengan mereka"ucap Xia
"Baiklah ,Tapi nona sebaiknya anda mengganti pakaian anda tempat mereka tak sebersih kediaman ini "ucap nyonya Sei
"tidak kita sedang buru buru "ucap Xia
"Dan satu lagi jangan suka merendahkan seseorang ucap Xia"lalu berjalan menuju kudanya alias Zue
"Apa aku merendahkan seseorang ?"ucap nyonya Sei lalu ikut menuju kudanya
__ADS_1
"perlukah aku ikut?"ucap kepala prajurit
"Sepertinya harus"ucapnya lalu berlari agar bisa menyusul kedua wanita itu
Tak butuh waktu lama mereka sampai di kediaman keluarga Lapoe , Memang seperti kediaman Tua yang memerlukan sedikit perbaikan namun tetap terlihat nyaman untuk di tinggali
"Siapa kalian "ucap seseorang di depan gerbang
"Violet"ucap Xia ,memang identitas Violet di sebarkan sebagai orang yang di percaya Xia
"Kalian bisa masuk "ucapnya
Xia dan kedua orang itu di sambut langsung oleh tuan muda keluarga itu
"Selamat datang Nyonya Sei,Tuan kepala prajurit dan "ucapannya terhenti saat menatap Xia
"Violet"ucap Xia
"Selama datang Nona Violet,apa ada sesuatu yang kalian perlukan ?"ucapnya
"Kami ingin menemui Tuan Lapoe "ucap kepala prajurit
"Biarku antar "ucapnya lalu mengantar Xia dan yang lain menuju ke tempat Tuan Lapoe berada
"Ayah ada yang ingin menemuimu "ucapnya
"Taeyo siapkan minuman "ucap Tuan Lapoe Dia tahu betul siapa nyonya Sei
"Duduklah "lanjutnya
"Terimakasih "ucap Xia
"kami ingin melihat lihat senjata anda "ucap Xia
"Apa ! Nona-"ucapan Nyonya Sei terhenti
"Ini urusanku ucap Xia "ucap Xia dengan tegas
"Tapi nona bukankah Anda sudah bekerja sama dengan taun Apilo "ucap Tuan Lapoe
"Memang ,Tapi ada sedikit kendala "ucap Xia
"Jika tuan mengizinkannya bisakah kami mengetes senjata anda "ucap Xia
"Tentu ,kami akan menyiapkannya "ucap Tuan Lapoe dengan semangat
"Tunggu tidak perlu banyak persiapan hanya bawa saja senjata senjata anda ke tempat yang cocok untuk mengetesnya "ucap Xia
mereka segera melakukan tes di lapangan terbuka , sebelumnya Xia meminta senjata level tinggi
"ini barang pertama kami pedang Naga air "ucap Tuan Lapoe menjelaskan
"kenapa namanya Naga air"ucap kepala prajurit
"karena itu di buat dengan satu tetes darah naga air "ucap Tuan Lapoe ,Xia memperhatikan pedang itu ,Darah naga air dapat membuat sebuah senjata lebih ringan saat di gunakan tidak banyak orang yang tau akan hal itu
__ADS_1
"Naga air ya "ucap Xia lalu mengambil pedang itu ,Xia mengayunkan pedang itu dan mengatakannya ke sebuah batu ,Dan ya Xia mengunakan sedikit energi di dalamnya batu itu terbelah dengan sempurna ,Tentu yang melihat itu terkejut
•tidak hancur saat di salurkan energi • batin Xia
"berapa pedang seperti ini yang kau miliki"tanya Xia
"kami memiliki 800 buah pedang seperti itu "ucap Tuan Lapoe
"mulai kemas pedang ini dan kirim sebelum matahari tenggelam"ucap Xia
"Nona ada tidak salah ?"ucap Nyonya Sei
"Tidak ,dan ada berapa pasukan kita "tanya Xia kepada kepala prajurit
"kita memiliki 1600 pasukan yang akan berangkat"jawabnya
"apa ada pedang lain ?"tanya Xia setelah meletakkan pedang itu kembali
"Tapi nona apa anda tidak salah ?"ucap Tuan Lapoe
"Tidak "ucap Xia ,tiba tiba menyerang Tuan Lapoe , kerena Tuan Lapoe berada dekat dengan sebuah perisai Dia segera melindungi diri dari serangan api Xia
"Ayah!"ucap seseorang
"Anda baik baik saja tuan "tanya Xia
"saya baik baik saja namun kenapa anda melakukan itu "ucap Tuan Lapoe
"Ayah baik baik saja ? apa ada yang terluka "tanya seorang anak kecil sepertinya dia berumur 10 tahun
"Hanya untuk mengetes perisai itu "ucap Xia
"Kau berniat jahat kan kepada ayahku "ucap gadis kecil
"Tunggu nona kecil tidak perlu marah marah dan yah ayahmu baik baik saja kan "ucap Xia
" Tuan Lapoe sepertinya aku tidak bisa berlama lama lagi semua senjata itu segera kemas dan kirim ke kediaman Nyonya Sei dan untuk pembayarannya apa bisa segera di lakukan"ucap Xia
"Tapi anda belum mengetes semua senjata itu "ucap Tuan Lapoe
"Anda salah tuan Lapoe,nona sudah mengetesnya senjata itu tidak hancur saja sudah cukup "ucap kepala prajurit
"Tuan Lapoe kita segera lakukan transaksi dan segera kirim senjata senjata itu sebelum matahari terbenam "ucap Nyonya Sei
"Anda tidak salah "ucap tuan Lapoe
"Tidak "ucapnya
"sudah ada nyonya Sei yang mengatasi transaksi dan mengawasi jalannya pengiriman kalau begitu kami berdua pamit dulu tuan Lapoe"ucap Xia
"terimakasih atas kunjungan anda nona "ucap Tuan Lapoe
Xia dan kepala prajurit segera pergi
"Anda tau serangan api tadi tidak hanya tertuju ke anda melainkan senjata senjata itu mereka tidak hancur adalah Hal yang kami cari"ucap Nyonya Sei ,dia tahu kalau senjata itu hancur mana mungkin bisa di kirim ke Medan perang
__ADS_1
"Jika anda tidak tahu dia adalah pemimpin kami "ucap nyonya Sei
...----------------...