•~ Sang Ratu

•~ Sang Ratu
****


__ADS_3

Xia kesal karena bukannya menjawab pertanyaannya Ben malah mengatakan hal yang benar benar membuatnya kesal lalu meninggalkannya di perpustakaan itu


"Blue , bisakah kau bersihkan dulu cakarmu itu "ucap Xia


"Nanti saja "ucap Blue sambil mengacak acak lebaran lembaran kertas kakinya yang masih kotor membuat kertas itu menjadi kotor dan banyak cap kaki blue


"terserah kau saja "ucap Xia lalu kembali membaca beberapa buku


"bcry aku sudah lama tidak bertemu dengannya "ucap Blue


"bcry dan Yuan Shao sudah ku kirim mereka untuk mengurus benua Eropia dia bisa mengatasi beberapa kerusakan "ucap Xia


"Xia ,tidak sebaiknya kau mengatakan kalau kau memiliki kekasih?"ucap blue


"dia bukan kekasihku kau ingat dia langsung menjauhiku walaupun secara tak langsung "ucap Xia ,Ben adalah orang yang berhasil mengambil hati Xia namun langsung dia pendam padahal Xia sudah mengetahui kalau mereka saling memiliki perasaan yang sama walau perasaan Xia masih samar


"benar juga tidak ada yang mengirimkan kue lagi "ucap blue ,setiap hari Ben selalu menyuruh orang mengirimkan kue untuk Xia namun beberapa waktu sebelum peperangan berakhir kebiasaan itu tiba tiba hilang


"Sudahlah,orang gila itu bahkan memarahi ku "ucap Xia


"Xia bagaimana orang itu tidak menjauhimu sedangkan kondisi tubuhnya semakin menurun "ucap blue ,lalu meletakkan sebuah kertas di atas buku yang tengah di baca Xia


"Blue sia sia saja kita tidak ada informasi yang jelas ini penyakit keturunan dan tidak ada informasi tentang cara menyembuhkan "ucap Xia ,blue mengangkat kertas itu dengan paruhnya dan menunjukkannya tepat di depan wajah Xia


"Apa, tunggu siapa orang ini "tanya Xia kertas itu dah koran lama yang di gunting ,koran tetang seorang wanita bernama Liayi


"Dia masih hidup dia salah salah satu anak seorang pelayan keluarga Ben yang kembali ke tempat kelahirannya setelah Ben lahir seharusnya umurnya kini 34 tahun dia ikut ibunya saat ayahnya menjadi pelayan pribadi ayah Ben "ucap blue


"tunggu dari mana kau tau tentang ini "ucap Xia


blue tidak menjawab melanjutkan aktivitas mengacak acak tumpukan kertas


"kau membantuku ya "ucap Xia lalu melihat potongan koran itu


Liayi salah satu korban penjualan budak yang selamat , berperan penting dia adalah orang yang membuat petunjuk yang sangat mudah di cari oleh pasukan kerajaan dan mempermudah pencarian korban yang lain


"ini terjadi saat aku belum datang "ucap Xia ,Xia melanjut membacanya tempat tinggal gadis itu tertulis jelas desa Muan desa sama sekali tidak mengalami akibat karena perang daerahnya yang berada di dekat gunung es membaut wilayah itu tidak penting dan di abaikan oleh pihak musuh Karena itu juga desa itu tidak pernah terkena dampak perang sekali pun


"jika dia di sana seharusnya dia masih hidup "ucap Xia


"tapi blue jika dia tidak tau tentang penyakit ini ?"tanya Xia


"dia gadis kecil yang menemani ayah Ben dalam masa pengobatan"ucap Blue


"dia pasti tau apa yang harus kita lakukan"ucap blue


"tapi kita tidak bisa ke sana tubuhmu tidak akan kuat dengan suhu daerah itu "ucap Blue


"Hanya ada satu orang yang bisa kita andalkan untuk ini"ucap blue


"siapa ?"tanya Xia


"Liong Kwan ,dia bisa menahan suhu di daerah itu "ucap blue


"Tidak mungkin aku memintanya begitu saja kan "ucap Xia


"sebenarnya kau bisa memintaku kapan saja "ucap liong Kwan yang berada di lantai atas


"Tunggu sejak kapan kau di sini "ucap Xia

__ADS_1


"Kau lupa rupanya ,kau mengizinkanku untuk menjadi perawat hewan spritbeats mu itu "ucap Liong Kwan ,Xia berfikir sejenak kapan dia mengiyakannya


"Waktu itu aku baru bangun tidur bisa bisanya kau menanyakan itu "ucap Xia mengingat hal yang samar


"Jadi bagaimana aku bisa berangkat sekarang lagi pula aku tidak bisa membantu apa apa ,urusan politik sungguh di luar kemampuanku "ucap Liong Kwan dia lompat dari lantai 4 ke lantai dasar


"Jika kau bisa ,bawa wanita itu "ucap Xia


"Dengan senang hati nenek berkumis "ucap Liong Kwan lalu langsung berlari keluar


"Hey!benar benar ingin ku buang dia tadi di tengah jalan "ucap Xia ,blue melihat tingkah Xia yang jelas hanya mengabaikan lalu merebahkan tubuhnya karena kertas kertas itu dia siapkan untuk tidur siang


Liong Kwan menjadi sahabat Xia dan tau semua asal Xia ,sosok Liong Kwan seperti sahabat Xia yang dulu terkadang jail dan terkadang pendiam tapi dia lebih sering jail , Liong Kwan tidak tertarik memiliki pasangan karena memiliki seseorang yang berharga bak keluarga akan membuatnya terguncang lebih baik tidak memiliki keluarga karena kehilangan adalah hal yang sering terjadi di kehidupannya


Blue yang tertidur dan Xia yang kembali membuat perencanaan


keesokan harinya ,tidak ada yang aneh hari ini sampai saat ini Xia masih belum menemukan Nia ,kini sekitar pukul 5 pagi matahari mulai terbit


"Xia semuanya sudah berkumpul "ucap Lucio


"baiklah "Xia melangkah untuk bisa terlihat oleh orang orang


"Baik semuanya karena banyak yang mengalami kerusakan dan tidak toko atau pemasok yang bisa kita andalkan , beberapa dari kalian akan ikut serta dalam kegiatan perkebunan dan beberapa dari kalian juga akan membantu para prajurit untuk membangun kembali kota dan untuk anggota kerajaan yang sudah menawarkan diri membantu pembangunan negara kalian dapat menemui tuan Jeremy dan saya nanti saat makan siang "ucap Xia


"Nona kami bersedia untuk membantu namun jika anak anak dibiarkan di sekitar area pembangunan itu cukup berbahaya "teriak seorang wanita ,Suara Xia terdengar jelas karena menggunakan sedikit sihir


"Untuk itu anak anak akan dikirim ke hutan sementara waktu kalian tidak perlu khawatir mereka aman karena hutan itu adalah tempat tinggal teman teman ku sebelumnya jika kalian merasa tidak percaya kalian dapat ikut untuk mengantarkan anak anak kalian putri dan putra kan di pisah,putri kalian akan ku kirim ke wilayah selatan di sana keluarga bangsawan Lupia bersedia merawat mereka jika kalian juga tidak percaya dengan mereka aku telah memintai meminta mereka menerima beberapa remaja dan orang tua yang "ucap Xia


"Terimakasih banyak atas perhatian anda nona "teriakan semua orang mulai bergema Xia langsung turun


"Kak ayo berangkat "ucap Xia pada Lucio


"Apa kau tak punya rasa malu Nia"ucap Xia sambil menatap tajam Nia


"Masa bodo toh juga siapa yang akan tertawa "ucap Nia ,benar tidak ada yang berani menertawakan gadis itu karena Xia akan selalu menghukum siapapun yang menertawakan Nia mau itu bercanda atau bukan kecuali Nia tidak masalah di tertawakan


"Terserah kau saja ,kenapa kau berpenampilan seperti mau mengemis ?"ucap Xia melihat penampilan Nia yang memakai baju lusuh seperti pengemis yang tidak memiliki uang sepeserpun


"Oh ini bajuku semua terbakar dan juga aku habis memandikan Rauna "ucap Nia


"Kau kan bisa menemui ku "ucap Xia


"Bajumu itu tidak muat untuk ku kau tau ,kau ini sangat kurus mana muat untuk ku "ucap Nia ,tubuh Nia lebih berisi dibandingkan Xia yang sangat kurus lebih tepatnya langsing


"Terserah kau saja ganti pakaianmu "ucap Xia sambil melempar cincin yang sedang dia pakai tadi


"nanti saja lah ayo berangkat "ucap Nia semangat


"Xall segera kirim kereta kuda jika bulu ini terbakar "ucap Xia sambil memberikan semua bulu


"Baiklah dan Xia maaf untuk waktu itu "ucap Xall


"Tidak masalah itu juga salah blue "ucap Xia lalu langsung pergi ke tempat kuda yang akan mereka tunggangi berada


"Jangan hilangkan bulu itu lagi Xia bisa marah besar jika aba abanya sampai tidak kau terima lagi "Ucap Su Wan


mereka meninggalkan Xall yang terus memegang buku itu dan terus memperhatikannya , beberapa waktu lalu


"Sebenarnya kau tidak perlu sampai seperti itu "ucap blue lalu mengambil bulu itu dari tangan Xall

__ADS_1


"Tunggu apa yang kau lakukan dan kenapa kau tidak ikut Xia "ucap Xall mencoba mengambil bulu itu kembali


"Pertama aku yang akan mengantarkan anak anak ke hutan dan sebelum itu lebih baik aku menukar bulu ini ,ini dia "ucap blue sambil mencabut bulunya sendiri


"Tapi kenapa kau mengambil bulu itu "tanya Xall menerima bulu itu namun bulunya terbang tepat di atas pundak Xall


"Karena itu buluku dan yang Xia berikan hanya untuk sinyal karena kau ceroboh lebih baik pakai bulu sayap ku saja itu akan mengikutimu kemana saja "ucap blue


"Aaaa!!! Blue aku benar-benar berterimakasih"ucap Xall tak tau lagi dia karena sudah berkali kali membuat Xia marah karena ini namun Xia terus dan terus menerus mempercayai Xall untuk hal itu


"kalau bukan karena jika Xia marah aku juga kena imbasnya mana mungkin aku mau membantu mu "ucap Blue


"tidak ada yang terjadi saat aku di hukum Xia "ucap Xall


"Ada aku jadi tidak dapat tidur di saku baju Xia "ucap blue


Rombongan Xia yang terdiri dari Lucio ,Xia ,Nia dan Young Han Kini sudah berada di kediaman keluarga Nian Yi bangsawan yang ingin menjual kebutuhan pangan


"Ini benar kediaman mereka ?"ucap Nia ,Dia sudah menganti pakaiannya saat perjalanan tadi tentu menggunakan sihir


"sepertinya benar "ucap Xia keadaan bangunan itu sangat kacau namun masih bisa di gunakan


"Young Han periksa area sekitar jika ada hal yang aneh segera temui aku "ucap Xia sambil turun dari kudanya , Young Han segera menghilang


"Ada apa Xia ?"tanya Lucio


"Udara di sini banyak mengandung racun "ucap Xia , mereka tentu terkejut bagaimana mungkin sedangkan mereka saja baik baik saja


"tenang saja racun ini tidak menyerang orang yang memiliki kontrak dengan hewan spritbeats "ucap Xia


"selamat datang di kediaman kami "ucap seorang wanita paruh baya yang masih terlihat cantik


"sepertinya kita tidak dapat masuk bisa bicara di luar saja "ucap Xia


"baik mari ikut saya "ucap wanita itu , mereka menuju sebuah taman ,Nia sedikit takut karena beberapa kali ada serangga yang terbang di sekitar mereka ,dia memegang tangan Xia dengan kencang tak mau melepaskannya


"silahkan duduk "ucapnya , mereka langsung duduk namun Xia harus menarik Nia agar mau duduk


"Jadi nyonya Hiyana kami bersedia membantu anda untuk menyembuhkan anak anak anda namun kami ingin tau apa yang membuat daerah ini banyak racun"ucap Xia


"sebenarnya tidak mengalami apapun saat perang namun tiba tiba banyak yang menggunakan jalur hutan untuk masuk wilayah kerajaan hewan yang ada di dalam hutan terusik dan masuk wilayah kota kami dan seketika mereka menghancurkan kota kami dan tanaman yang mengandung racun terbawa ke mari oleh hewan hewan itu kami sudah berusaha menghalang namun tidak ada yang berhasil mereka yang mencoba menghalangi hewan itu semuanya terkena racun "ucap Hiyana


"Nyonya Hiyana kami sedikit kesulitan untuk membaca surat permintaan bala bantuan anggota kami tidak bisa melewati racun ini dan kembali kerena tidak bisa melanjutkan perjalanan "ucap Xia


"Tenyata karena itu , tulisan yang kami gunakan sangat berbeda dengan tulisan pada umumnya maka dari itu dengan kemampuan seadanya kami menulis surat itu "ucap Hiyana


"berapa banyak korban dan untuk kelanjutan transaksi ini apa ada anggota keluarga lain yang dapat menjelaskan kondisi di sini ?"tanya Xia


"Tentu adikku bisa menjelaskan racun apa saja yang tersebar di sekita sini "ucap Hiyana


"baiklah anda bisa melanjutkan transaksi ini dengan kakak saya kami berdua akan memeriksa lebih lanjut "ucap Xia lalu berdiri di ikuti Nia yang masih memegang tangan kiri Xia


"saya tidak bisa mengantarkan kalian adik saya ada di taman belakang ikuti saja jalan ini kalian akan bertemu dengannya "ucap Hiyana sambil menunjuk kearah Utara


"baik "ucap Xia


Xia berjalan menuju taman belakang ,benar dugaan Xia taman belakang itu memiliki kadar racun yang lebih pekat dari yang lain ,walau tidak mempan untuk Xia tidak dengan Nia dia bisa pingsan karena ini


"jangan lepas genggamannya sedikit saja "ucap Xia

__ADS_1


__ADS_2