•~ Sang Ratu

•~ Sang Ratu
***


__ADS_3

Xia sudah bertemu dengan orang yang di maksud oleh Hiyana tadi ,Xia dan Nia sudah di jelaskan semua tetang racun apa saja yang mungkin tersebar , bantuan yang mereka perlukan adalah orang yang mahir menangani racun ,Xia sudah mempersiapkan itu karena surat itu berhasil dia baca karena itu lah Young Han ikut dia pandai membuat penawar racun untuk racun yang sudah menyebar ke orang orang,Xia memanggil seseorang dari kuil suci


mereka segera kembali setelah melakukan transaksi , semuanya berjalan lancar ,Xia percaya kepada kepala desa yang ada di sana awalnya dia akan membantu namun kepala desa mengatakan kalau mereka tidak dalam keadaan yang sangat kesulitan jadi mereka bisa bangkit sendiri


hari hari telah berlalu pembangunan kota telah berjalan 3 bulan dan selama 3 bulan itu juga mereka sangat amat sibuk pertanian sudah ada peradangan juga sudah ada untuk permulaan mata uang Xia membagikan 1.000 koin emas per keluarga para bangsawan mulai merekrut orang untuk menjadi pelayan toko toko mulai bermunculan di area pasar awalnya hanya ada toko dari pemerintah saja lama kelamaan warga mulai membuat bisnis mereka


Nia menjadi asisten Xia sedangkan kakaknya Jeremy menjadi asisten Lucio ,Zhuwan dia membantu mengurus beberapa bisnis pemerintah Xall dia terkena demam tinggi karena 2 bulan ini pembuatan surat lahan secara berkala telah di lakukan warga biasa mendapatkan lahan seluas 10 ×12 meter per keluarga sedangkan para bangsawan mengesahkan tanah tanah yang pernah mereka miliki selebihnya adalah tanah milik negara beberapa lahan dapat di beli itu upaya untuk mengembalikan keuangan negara ,dan tentu perpajakan akan di adakan dua bulan lagi ,Xall menawarkan diri untuk mengurus semua itu sendiri namun sepertinya dia lupa wilayah yang Xia urus seluas 3 benua walau Xia sudah membantu dengan Su Wan , Liong Kwan , Willian untuk membantu mereka tetap kewalahan dan berujung mereka berempat jatuh sakit


Xia tengah menemani kakaknya itu tidak hanya menemani tentu mengomelinya


"kan sudah ku bilang untuk tidak memaksakan diri ,banyak yang akan membantu para bangsawan dengan suka rela membantu kalo sampai sakit begini membuat masalah saja "ucap Xia kesal sambil menyuapi sup hangat ,Su Wan yang mendapat perlakuan itu hanya menerima suapan dari adiknya itu yang tidak berhenti mengomelinya benar saja Xia sudah bilang kalau semuanya tidak harus cepat terselesaikan asal tidak terlalu terburu buru


"Cari pasangan gini kan jadi aku yang harus mengurus kakak "ucap Xia


"untuk pesangan nanti saja "ucap Su Wan


"aku tidak bisa terus terusan merawat kakak seperti ini adik adik juga sudah memiliki keluarga walau sekarang mereka jadi betah hidup di desa "ucap Xia lalu membawa nampan berisi mangkuk itu


"tidurlah " ucap Xia lalu menutup pintu kamar itu perlahan


Di luar kamar , kebetulan Nia juga baru keluar dari kamar Xall


"ada apa ?"tanya Xia ,raut wajah Nia terlihat jelas dia kesal


"aku menawarkan diri untuk menyelesaikan pendataan tapi dia tidak memberikan kuncinya"ucap Nia


"Di mana kepala pelayan?"ucap Xia ,Nia langsung menatap Xia


"Kau benar ayo "Nia langsung menarik tangan Xia dan mencari keberadaan kepala pelayan


kepala pelayan yang tengah memantau persediaan bahan pangan di dapur terkejut karena kedatangan dua gadis itu


"paman kepala pelayan!"panggil Nia


"Astaga nona ,apa ada masalah ?"tanyanya


"paman kami butuh kunci ruang kerja "ucap Xia yang baru sampai


"Yang mulia "salam kepala pelayan sambil membungkukkan badannya


"Aku belum di Lantik dan kita belum menetapkan pemimpin tetap paman !"ucap Xia


"Benar juga maaf ,kunci ya sepertinya tadi tuan Wou Yan memintanya "ucap kepala pelayan


"Baik terimakasih paman kami pamit pergi dulu "ucap Xia


"Dah paman "ucap Nia


Di ruang kerja Xall ternyata benar ruangan itu tidak terkunci


"Wou Yan apa yang sedang kau lakukan ?"tanya Xia


"aku di minta Ben untuk membaca berkas dan memberikan stempel "ucap Wou Yan


"Di mana dia sekarang"ucap Xia ,dia mengambil beberapa berkas dan membacanya


"Untuk itu aku tidak tahu dia suka sekali menghilang tiba tiba "ucap Wou Yan


"Nia kau tetap di sini jika sudah selesai segera temui kak Lucio dan Nia jika sudah segera kembali ke ruang kerja"ucap Xia lalu memberikan berkas yang dia pegang tadi kepada Nia


Xia langsung keluar dari ruangan itu dan pergi keluar balkon belakang adalah tempat yang jarang di lewati orang orang dan dari sana juga dapat melihat ke arah kota dan pergerakan di istana


"Kau sangat suka sekali menghidari orang orang"ucap Xia


"Bukan mereka yang ku hindari tapi kau "ucap Ben


"Apa masalahnya jika aku mencarimu "ucap Xia dan berdiri tepat di samping Ben

__ADS_1


"aku sudah senang jika aku akan segara menghilang dan kau malah membuatnya menjadi lebih lama lagi "ucap Ben ,Ben yang awalnya memiliki penyakit keturunan sudah sembuh awalnya Ben memang tak ingin di obati namun Xia meminta Lucio untuk mengurus pengobatan Ben tak ada yang bisa menghindari Lucio jadi Ben menjalani pengobatan dengan lancar


Xia mengamati kota yang dekat dengan istana


"Kau benar Kal membutuhkan seseorang untuknya bersandar tapi apa kau tidak membutuhkannya dan apa kau ingin aku terus memaksakanya "ucap Xia sambil terus menatap ke arah kota yang terlihat jelas Kal di gerbang istana bagian belakang


"setidaknya jika aku tidak ada kau bisa melupakanku dan mencoba dekat dengan Kal "ucap Ben


"pikirkan lagi ,lebih baik aku meminta dewa mengembalikan ku ke dunia ku sebelumnya "ucap Xia lalu melangkah pergi masuk kedalam


Xia berjalan keruangan Lucio , istana itu memiliki 100 orang pelayan ,kepala keluarga yang di pegang oleh Lucio namun tahta kepemimpinan kerajaan masih belum jelas siapa yang akan memegangnya ,rakyat terus mendesak siapa yang akan menjadi pemimpin mereka surat dari benua lain pun sering berdatangan


"kakak apa aku boleh masuk ?"tanya Xia


"Tentu"ucap Lucio


"Surat lagi ? mereka tidak bisa bersabar ya "ucap Xia setelah melihat seekor burung elang di jendela ruangan itu


"kenapa tidak bilang saja kau ini juga sudah di Lantik walau hanya beberapa orang yang tau "ucap Lucio ,Xia sudah di Lantik pelantikannya di laksanakan di kuil dan hanya para utusan dewa ,Lucio , Zhuwan,Su Wan ,Nia dan Liong Kwan yang menyaksikan pelantikan itu


"pesta perayaan kebangkitan juga akan segera berlangsung kan di pesta itu saja kita mengumumkan jabatan yang sudah di tetapkan"ucap Xia


"lebih baik jika kita menyebarluaskannya sebelum pesta itu di adakan "ucap Lucio


"buat pengumuman saja di setiap papan pengumuman "ucap Xia


" akan di sebarluaskan besok pagi "ucap Lucio


"tidak terlalu cepat ?"tanya Xia


" tidak "ucap Lucio


keesokan harinya


_


"Penetapan Yang Mulia Ratu sudah dilakukan tidak ada pesta atau perayaan di istana karena kondisi istana yang masih sibuk ,jika kalian ingin tau siapa saja pejabat istana di papan pengumuman sudah tertulis beserta bangsawan yang telah di sahkan oleh kerajaan "ucap prajurit itu dengan lantang , mereka langsung pergi meninggalkan tempat itu


"Tuan Zhuwan menjadi kepala perserikatan perdagangan ,Tuan Lucio menjadi tangan kanan Ratu "ucap salah seorang rakyat


"Tanpa kita sadari mereka telah mengatur semuanya ,bahkan para bangsawan sudah di tetapkan jelas bidang mereka ,tapi kau merasa asing tidak dengan nama yang berkedudukan menjadi pangeran dan putri kita juga tahu Yang Mulia Ratu masih muda dan belum memiliki keturunan "ucap seorang pemuda


"kau benar dan lagi bukan 1 dua orang namun 7 orang dan ini apa lagi infanta ?"ucap seorang wanita tua


"Pesta perayaan yang akan di adakan minggu depan pasti mereka semua akan hadir kita hanya bisa menunggu "ucap seorang pria


mereka sangat penasaran dengan pangeran putri dan infanta itu


hari hari berlalu pesta perayaan kemenangan akan segera di mulai pesta yang di adakan di taman pusat kota itu yang memang sengaja di buat untuk pertemuan namun juga bisa di nikmati boleh rakyat sebagai taman


rakyat sudah berkumpul ,para bangsawan juga sudah mulai hadir ,Xia sedang menikmati kue di meja di sediakan untuk menikmati makanan


"harusnya mereka sudah sampai ?tapi kenapa mereka belum juga sampai "ucap Nia


"mungkin ada sedikit kendala "ucap Liong Kwan


"Xia apa ada kabar dari blue "tanya Nia


"mereka akan segera sampai kakak mulai acaranya "ucap Xia


"Baiklah "Lucio berjalan menuju tempat duduk masing masing yang melambangkan kedudukan mereka acara di mulai dengan pidato dari Lucio Xia tidak ingin berpidato untuk saat ini jadi hanya Lucio yang melakukannya


"Kalian bertanya tanya siapa pangeran dan putri bukan ? mereka adalah keturunan keluarga kerajaan yang sekarang telah hancur mereka berhasil selamat , mereka yang selamat karena mereka masih anak anak dan selalu berada di tempat pengungsian oleh karena itu jabatan mereka tidak di hilangkan "ucap Lucio dengan tegas


"INFANTA JISA NAYYI"


"INFANTA NAYARA "

__ADS_1


"PUTRI CLARISSA "


"PUTRI YU SHIN


"PUTRI RESTIANA


"PANGERAN CHANWU "


"PANGERAN RAONNA "


"PANGERAN HELIX "


" PANGERAN PARZEZ"


seorang prajurit mengumumkan kedatangan mereka ,anak anak berusia 5-6 tahun datang dengan di dampingi oleh ibu asuh mereka masing masing


rakyat menyambut mereka dengan bahagia walau beberapa bangsawan acuh tak acuh dengan kedatangan mereka


pesta berjalan dengan lancar,Lucio mengobrol dengan beberapa bangsawan untuk membicarakan bisnis ,Nia sibuk bermain dengan beberapa anak , Liong Kwan membahas pedang dengan Su wan , Zhuwan ,Shing dan Xall ,Ben dan Jeremy juga ikut mengobrol dengan beberapa bangsawan ,Kal dia di kerumuni olih putri bangsawan maupun tuan muda


Xia melihat dua orang anak yang tidak ikut bermain dengan Nia lalu menghampiri mereka


"apa kakak boleh duduk di sini "tanya Xia , mereka tengah duduk di meja makan


"Tentu Yang Mulia Ratu"ucapnya


"Kalian pangeran Helix dan pangeran parzez ?"tanya Xia , mereka hanya mengangguk


"tidak perlu takut lagi pula aku tidak akan memakan kalian "ucap Xia


"Kami tidak takut hanya saja kami kaget karena tiba tiba Yang Mulia Ratu datang menghampiri kami "ucap Helix


"Tidak apa apa banyangkan saja kalo kakak ini kakak kandung kalian "ucap Xia sambil mengelus rambut Helix


"dan parzez kenapa diam saja ?"tanya Xia


"Yang Mulia Ratu Parzez tidak pernah "ucapan Helix tidak melanjutkan ucapannya


"pangeran Helix ini pesanan anda ,ah Yang Mulia Ratu" ucap pelayan kaget


"Letakkan saja "ucap Xia , pelayan itu meletakkan beberapa camilan dan dua gelas minuman ,dan membungkuk lalu pergi


Xia dengan tiba tiba mengangkat Parzez dan meletakkannya di pangkuannya


"Helix berapa usia mu sekarang"ucap Xia sambil mengelus rambut Parzez


"umurku 6 tahun "ucap Helix


"jika Parzez ?"tanya Xia


"aku dengar umurnya kini hampir 7 walau masih kurang beberapa bulan lagi "ucap Helix ,Xia terus bercanda dan bergurau dengan Helix dan sesekali bertanya kepada Parzez yang bisa di jawab dengan anggukan kepala


waktu untuk berdansa di mulai Xia menurunkan Parzez, pesta dansa di mulai dengan Xia berdansa bersama Zhuwan banyak yang ikut berdansa tentu untuk mencari pasangan


"Kakak lama sudah kita tidak menghabiskan waktu dengan tenang "ucap Zhuwan


"Kau benar tapi monster yang di tinggalkan masih belum bisa kita tangani entah apa yang mereka pakai sampai monster itu datang tiba tiba dan menguat sendirinya "ucap Xia


"Kakak benar mereka membuat daerah yang mereka lewati menjadi mengalami kekeringan "ucap Zhuwan


"Dan Yuan Shao apa dia sudah datang "tanya Xia


"tidak dia akan datang "ucap Zhuwan ,orang yang sedang mereka bicarakan adalah yang orang mengantarkan para pangeran ,putri dan infanta dan juga orang itu tengah menikmati tidurnya


"kita minggir aku ingin duduk"ucap Xia , Zhuwan dan Xia langsung keluar dari tengah tengah orang orang yang tengah berdansa


........

__ADS_1


__ADS_2