
keesokan harinya Xia hanya membaca buku dan melarang semua orang untuk tidak menemuinya selama 2 hari ke depan karena 2 hari ke depan Xia tidak bisa melakukan apa pun, sedangkan Miyuki ia suruh untuk mengunjungi kakek ji sampai saat festival tiba.
" huuu,,,,,,, bosen banget deh ,mau ketemu kakek katanya ada masalah di kerajaan bintang,mau keluar tapi lagi pada ribut siapin festival ehhh tadi kan aku baca buku tentang dunia atas apa aku jalan jalan ke sana ya " ucap Xia .
" ya udah deh kan disanakan ga ada yang kenal jadi bebas dong " ucap xia lalu beranjak dari duduknya dan berganti pakaian
" ihh imut banget nih panda " ucap Xia sambil memeluk panda panda itu
** kalau kalian tanya dari mana panda itu ya jelas dari ruang dimensi milik Xia**
" ya sudah ayo berangkat " ucap Xia lalu menghilang
kini Xia sudah berada di dunia atas lebih tepatnya di kerajaan es
" hm ga salah aku milih baju ini di sini semuanya es lah iya kan namanya juga kerajaan es" ucap Xia sambil menepuk dahinya
Xia mulai berjalan mengelilingi kota namun kota yang di kelilingi oleh Xia terlihat aneh dan juga lumayan sepi karena penasaran Xia bertanya pada seseorang
" maaf permisi boleh saya tanya sesuatu " ucap Xia pada seorang wanita
" boleh mau tanya apa ya " ucap wanita itu ramah
" kenapa kota ini terlihat sepi ya " tanya Xia
" oh itu karena penyerangan mendadak dari kerajaan hitam membuat penduduk takut untuk keluar sudah 3 kali kota ini di serang secara tiba tiba dan juga bendera perang yang sudah dikibarkan oleh kerajaan hitam kerajaan sudah melemah karena 2 kota besar yang sudah menjadi abu setelah di bakar habis oleh kerajaan hitam" jelas wanita itu
" ya sudah terimakasih Bu atas penjelasannya dan juga ibu mau kemana " tanya Xia penasaran kenapa ibu itu keluar di saat saat seperti ini
" anak saya sakit dan saya tidak memiliki uang untuk membeli makanan maupun obat jadi saya ingin menjual perhiasan saya " ucap ibu itu Xia menatap mata ibu itu dan tidak ada kebohongan dimatanya
" boleh saya ke rumah ibu kebetulan saya seorang apoteker " ucap Xia padahal bukan tapi kalau Alchemist mah iya
" eh boleh " ucap ibu itu lalu mengarahkan Xia menuju rumahnya
setelah sampai Xia melihat rumah sederhana dan tidak mewah
"mari masuk maaf rumah saya sangat kecil " ucap ibu itu
" tidak masalah di mana anak ibu itu " tanya Xia lalu ibu itu menunjukan sebuah kamar dengan 5 orang di dalamnya
" ini adalah anak anak saya dan juga adik saya " ucap ibu menjelaskan
" eh iya di mana anak ibu yang sakit itu " ucap xia
" mereka berdua " ucap ibu itu sambil menunjuk dua anak yang sedang terbaring di atas ranjang sederhana
__ADS_1
" baiklah saya akan lihat dulu suruh yang lainnya untuk minggir dulu ya Bu " ucap Xia sopan
setelah semua bergeser Xia mendekat ke arah anak yang umurnya terlihat lebih tua dari Xia
setelah Xia memeriksa dua anak tadi
" mereka hanya demam biasa namun sepertinya mereka sudah lama tidak makan " ucap Xia
" memang kami sudah tidak makan beberapa hari dan juga kami hanya manusia biasa jadi tidak bisa bertahan " ucap ibu itu
"oh begitu disini terlalu dingin jadi anak anak ibu gampang terkena demam " lanjut Xia
lalu Xia mengeluarkan sesuatu dari cincin dimensinya berupa buah buahan
" ini makanlah dulu setelah itu satu orang ikut saya untuk membeli sesuatu " ucapan Xia di angguki oleh semua orang entah mengapa mereka sangat menurut pada Xia
"maaf nona saya sudah selesai makan " ucap salah satu dari mereka
" kalau begitu ayo ikut saya yang lainnya tetap di sini dan saya titip panda saya " ucap Xia sambil meletakkan semua panda yang ia bawa di lantai
"ayo " ucap Xia lalu keluar dan di ikuti oleh anak itu
" kalau boleh tau siapa namamu " tanya Xia
" saya ziho " ucap anak itu
" ziho seperti umurmu 9 tahun ya " ucap Xia di angguki oleh ziho
" ini dia nona " ucap ziho
kau belilah semua bahan dapur dan makanan dan juga obat ini uangnya" ucap Xia sambil menyerahkan kantung berisi koin emas sebanyak 100 koin emas
" eh nona banyak sekali " ucap ziho yang mengetahui isi kantung yang di berikan oleh Xia
" pakai saja harus habis semuanya entah kau mau beli apa terserah tapi harus habis itu uang dan masukan saja ke cincin ini " ucap Xia lalu menyerahkan cincin dimensi yang besarnya hanya sebesar kediaman xia
" baik nona " ucap anak itu lalu pergi
Xia hanya duduk di kursi yang ada di sana
setelah 2 jam menunggu ziho pun kembali
" nona ini semua yang nona perintahkan " ucap ziho sambil menyerahkan cincin pada xia
" kau bawa saja pulang di dalam cincin itu ada 10.000 koin emas yang bisa kalian gunakan dan jaga panda panda itu mereka dapat membantu kalian tinggal kalian elus saja bulu mereka maka luka luar seperti tergores bisa sembuh " ucap Xia sambil mengelus rambut ziho
" salam dari kakak jaga kaluarga mu dan jadi anak yang baik dan ingat jangan mudah percaya dengan orang " ucap Xia lalu berjalan menjauh
__ADS_1
" terimakasih nona hiks,,, nona siapa nama nona dan dari mana nona berasal " teriakan ziho
" nama kakak liang xia Fei putri mahkota kekaisaran Wang" ucap Xia masih bisa di dengar oleh ziho
kini Xia berada tidak jauh dari perbatasan kota dengan istana kerajaan es tak sengaja Xia mendengar keributan dari arah dekat hutan lalu Xia menuju ke arah suara itu
" hey kerajaan es menyerah saja dan tunduk pada kerajaan hitam " ucap orang pakain serba hitam
" tidak akan kau kalian hanya akan menyiksanya rakyat kerajaan es" ucap salah seseorang dengan pakaian baju zira
" hais kalau begitu bunuh mereka " ucap yang berbaju hitam tadi
saat pedang dari orang berbaju hitam itu mengenai salah satu orang yang berbaju zira
Xia lebih dulu menangkis serangan pedang itu dengan pedang
" hey hey siapa ini berani sekali menghalangi kita " ucap pria dengan baju hitam
" aku ,,tidak penting aku siapa tapi kau tidak tau malu bisanya kau menyerang orang yang sedang tidak berdaya " ucap Xia dingin melebihi sebelumnya
" apa maumu hah kenapa kau menghalangi kami " ucap pria berbaju hitam
" terserah ku lah " ucap Xia sambil menatap sinis .
"kau menghalangi kami dan sepertinya kau masih muda lebih baik kau kembali ke ibumu dan bersembunyi saja di belakang ibumu " ucap orang itu sambil tertawa renyah
" kau jangan pernah menghinaku dan ibuku " ucap Xia dengan emosinya lalu menyerang mereka dengan sangat cepat bahkan Mereka tidak melihat gerakan dari Xia ,kini semua orang yang berbaju hitam sudah ambruk semua
" lebih baik kalian pergi atau aku tidak akan membiarkan kalian hidup dengan nyaman " ucap Xia membuat semua orang yang berbaju hitam pergi dengan tergesa-gesa
" apa kalian tidak apa apa " ucap Xia pada orang berbaju ,zira
" kami tidak apa apa terimakasih nona jika tidak ada nona pasti kita tidak akan selamat " ucap salah satu dari mereka
" berterimakasih kepada kakekku saja dia yang memberikan buku tentang kerajaan ini jadi membuatku penasaran " ucap Xia sambil bercanda
" kalau boleh tau ini sebenarnya ada apa kenapa di sini berbeda dengan yang ada di buku " tanya Xia
" di sini sedang terjadi perebutan kekuasaan namun jika kami menyerahkan kekuasaan kami maka rakyat akan menderita" ucap salah satu dari mereka
" oh seperti itu dan kenapa kalian ada disini " tanya Xia
" lebih baik kita bahas ini di istana saja dan juga kita harus berterima kasih pada nona ini " ucap salah satu dari mereka .
Xia hanya mengikuti mereka dengan ikut salah satu kuda dari mereka
__ADS_1
####-----*****-----####
jangan lupa like komen vote end rate