
kini Xia ,Miyuki,luo jae dan Zein sedang berkumpul di ruang VVIP yang di tempati Xia tadi dan tentu saja Xia sudah meminta izin
" maaf master saya lama untuk membayarnya ini adalah uang yang harus saya bayarkan " ucap jae sambil menyerahkan koin emas dengan jumlah yang seharusnya
" tidak perlu dan ini panahnya " sambil menyerahkan panah yang sudah berubah menjadi gelang
" tapi master " ucap jae terpotong oleh Xia
" lebih baik kalian berdua ikut saya " ucap xia
mereka semua mengikuti Xia dan sampai di sebuah taman bunga yang sangat sepi
" jadi master apa yang ingin master bicarakan pada kami dan mengapa tadi master tidak menerima uang yang seharusnya saya bayarkan" ucap jae sangat ingin tau
" saya tidak mau saudara saya mengeluarkan uang yang banyak dan harus mengikuti misi tingkat tinggi untuk memenuhi kebutuhan kalian" ucap Xia membuat Meraka berdua bertanya tanya
" sebenarnya apa maksud master " ucap Zein yang ikut bingung akan hal ini
" saya adalah saudara kalian dan hanya kalian yang menghargai ku setelah ayah dan kakak" ucap Xia membuat mereka berfikir keras
" ya aku adalah liang xia Fei saudara kalian " ucapan Xia membuat mereka berdua terkejut
" apah kau xi'er bagaimana bisa " ucap keduanya kaget
" hais kedua kakak ini kenapa tidak percayaan sekali " ucap Miyuki sambil mengelus kepala vlan
" hais akan ku buktikan " ucap Xia sambil membuka jubahnya dan merubah warna rambutnya.
" apah ini benar " ucap Zein
" ya benarlah masa tipuan " ucap Miyuki
"yang benar ini kakak xi'er jadi ini mengapa kakak selalu mengurung diri di kamar dan saat keluar kakak sangat hebat dan maaf kita tidak menemui kakak jika kita menemui kakak maka ibu akan marah dan menghukum kita berdua " ucap Zein yang memang beberapa kali mencoba untuk menemui Xia namun selalu saja gagal dan begitu juga dengan jae
note: saat ibu Xia masih hidup mereka bertiga sangatlah akrab namun setelah ibu Xia meninggal dan membuat Xia jadi pecundang dengan mengurung dirinya kerena sering di ejek ,membuatnya tidak bertemu dengan jae dan Zein walaupun begitu putri jae dan Zein terkadang memberikan surat namun suratnya tidak pernah terbalaskan .dan mencoba beberapa kali menemui Xia namun selalu saja di ketahui oleh selir luo
kaisar fang juga tidak memperdulikan anak anak dari selirnya karena mereka menikah hanyalah sebuah pernikahan politik membuatnya tidak tau apa yang di alami oleh jae dan Zein.
" iya begitulah jadi kita saudara bukan jadi tidak perlu membayar panah itu"ucap Xia
" tapikan itu sangat mahal kami harus tetap membayarnya" ucap Zein
" kalian hanya perlu merahasiakan identitas ku sebagai master vio " ucapan Xia di setujui oleh keduanya
" dan untuk ibu kalian yang tidak pernah menghargai kerja keras kalian lebih baik kalian tidak usah pikirkan dia " ucap Xia
" benar mengapa kita harus terus takut pada ular jahat itu walaupun dia ibu kita tetapi kita hanyalah binatang peliharaan baginya bahkan lebih rendah dari binatang " ucap Zein matanya yang sudah mulai berkaca kaca
" benar juga dia tidak pernah menganggap kita " ucap jae yang sudah menangis mendengar kata kata dari Zein
" sudahlah kalian berdua juga saudariku jadi kalian masih memilikiku bukan " ucap Xia sambil memeluk kedua saudarinya
" aku juga ada kalian juga kakakku " ucap Miyuki menimbung
" hahahahaha kalian benar kami berdua tidak boleh takut lagi dengan dua ular itu walau mereka mengancam akan melaporkannya kepada ayahanda tapi itu sudah tidak mempan lagi bagi kita bukan " ucap ucap Zein sambil menenangkan kakaknya yang masih menangis
" ya sudah kalau begitu ayo kita pulang nanti kita bertemu di taman dekat aula saja " ucap Xia di setujui oleh keduanya .Mereka pun pergi dengan kendaraan masing masing
Xia tentu saja menggunakan teleportasi kini Xia dan Miyuki sudah berada di dalam kamar Xia
" sini kakak rubah rambutmu nanti langsung ganti pakaianmu " ucap Xia mengarahkan Miyuki untuk mendekat ke arahnya Xia pun merubah rambut Miyuki setelah itu Miyuki berganti pakaian
setelah itu Xia pun ikut berganti pakaian
__ADS_1
" ayo kita keluar siapa tau jae dan Zein sudah sampai " ucap Xia sambil berjalan kearah pintu dan di ikuti oleh Miyuki
kini Xia tengah berjalan jalan di sekitar istana dan tiba tiba ada yang memanggilnya
" xi'er "
" eh kakak sudah pulang bagaimana pelelangannya " ucap Xia
" ya walaupun kakak hanya menonton tapi ayah membeli sesuatu " ucap su wan mengingat ayah nya tadi membeli sesuatu di pelelangan ..
" oh benarkah kakak mau kemana " tanya Xia
"kakak ingin menemui mu tetapi sudah bertemu dengan mu sekarang dan kau akan kemana " tanya su wan
" kakak ingin bertemu dengan kak jae dan kak Zein " ucap Miyuki yang menyela pembicaraan kakak beradik itu.
" iya kak aku rindu sekali dengan mereka berdua ,,apa kakak tau mereka berdua sudah sampai atau belum " tanya Xia
" mereka tadi ada di belakang mungkin sebentar lagi sampai " jawab su wan
" wah kalau begitu aku ingin menemui mereka dulu ya " ucap Xia
" Kakak ikut kakak masih ingin sama kamu " ucap su wan
" baiklah kakak boleh ikut tapi dimana ayah ada yang ingin aku bicarakan pada ayah" tanya Xia
" mungkin di aula karena sedang membahas tentang perayaan yang akan datang nanti"jawab su wan
" baiklah ayo kita ke aula dan kakak tolong gandeng Miyuki kalau tidak dia akan nyasar ke dapur " ucap Xia karena Miyuki suka sekali manisan
" baiklah sini kakak gendong saja " ucap su wan sambil membungkuk dan mengangkat Miyuki dengan tangan kirinya
kini Xia berada di pintu depan aula tentu saja pintu itu langsung terbuka walaupun Xia belum di ketahui oleh semua orang namun Xia sekarang sedang bersama kakaknya
" hey lancang sekali kau tidak memberikan hormat kepada putri mahkota dan pangeran kedua " ucap su wan tidak terima adiknya tidak di anggap seperti ini
" maaf pangeran dan putri saya tidak tau " ucap kasim itu sambil bersujud
" tidak perlu lebih baik paman bukakan pintunya" ucap Xia sambil membantu Kasim itu
" baik tuan putri " ucap Kasim itu langsung membukakan pintu untuk Xia
"dan tidak usah umumkan kedatangan kami " lanjut Xia
" baik Putri " ucap Kasim itu masih ketakutan jika kaisar tau hal ini maka nyawanya akan melayang
" salam semuanya " ucap mereka bertiga serempak
" salam ayahanda " ucap mereka serempak lagi
"ada apa xi'er datang ketempat seperti ini " tanya kaisar bingung tidak biasanya Xia datang ketempat rapat seperti ini
" tidak hanya ingin lihat bagai mana perkembangan rapat ini saja " jawab Xia
" kalau begitu duduklah tentu saja kau baleh ikut " jawab kaisar fang
" baik ayah ,,Miyuki duduk dengan kakak saja sini " su wan pun menurunkan Miyuki dari gendongannya .
" baik kakak " ucap Miyuki lalu duduk di pangkuan Xia
" maaf yang mulia kalau boleh tau siapa mereka berdua saya tidak bermaksud lancang " ucap perdana menteri bilik kiri menteri seo
" oh itu dia adalah putri mahkota kekaisaran Wang putri liang xia Fei dan yang di pangkuannya adalah adiknya ji Miyuki Chan pangeran kedua dan juga cucu dari tuan besar ji " ucapan kaisar fang membuat semua orang terkejut kecuali Xia ,Miyuki ,su wan , jendral oh, roung dan raouh
__ADS_1
" ya untuk putra angkat ku akan di umumkan saat acara ulang tahunku " ucap kaisar fang
" kalau begitu mari lanjutkan lagi rapatnya" ucap kaisar fang
" jadi yang mulai seperti setiap tahun kita akan mengadakan berbagai macam perlombaan dan termasuk lomba berburu hewan di hutan kabut " ucap salah seorang menteri
" seperti biasa setiap tahun ada hadiah istimewa dari yang mulai namun tahun ini kita terlambat untuk menyiapkan hadiah seperti tahun lalu " ucap menteri seo
" maaf menyela namun jika untuk hadiah aku bisa membantu " ucap Xia
" memang apa yang akan kau berikan xi' er " tanya kaisar fang
" ini " ucap Xia sambil mengeluarkan sesuatu dari cincin dimensinya
" ini " lanjut Xia
" dan ini
" da-- ri ma-- na kau dapat pil porselen dan pedang tingkat ini " ucap su wan mewakili semua orang sedang terkejut
" oh itu dari guruku " jawab Xia dengan santainya
" kata guru itu hanya pil tingkat rendah lagian di kediamannya banyak pil seperti itu tergeletak di sana " ucapan Xia membuat semua orang bertanya tanya kecuali Miyuki tentunya
note\=
padahal Xia saat di kediaman kakeknya sering sekali ke ruang dimensinya dan melakukan percobaan dan hasilnya tidak sesuai yang diharapkan oleh Xia karena Xia ingin sekali mencoba membuat pil porselen tingkat rendah namun gagal tingkah laku Xia di lihat oleh semua penghuni ruang dimensi Xia dan kini bahkan ada 3 istana yang berada di ruang dimensi milik Xia yang di penuhi oleh pil porselen tingkat tinggi
Dan kini Xia memiliki keahlian yang dia bawa dari dunianya dulu yaitu pengobatan dan Xia sekarang adalah seorang Alchemist tingkat berlian biru level 9
keterangan tentang tingkat Alchemist
tembaga level 1-21
perak level 1-21
emas level 1-21
berlian level 1-21
berlian putih level 1-12
berlian merah level 1-12
berlian hijau level 1- 12
berlian biru level 1-12
bintang level 1-9
10.cahaya bintang 1-9
di dunia ini Alchemist level berlian saja sudah sangat di hormati apa lagi sampai seperti Xia
tapi di dunia ini belum ada yang melampaui Xia bahkan mereka hanya sampai berlian merah saja
# okh sampai sini dulu ya
maaf kelamaan updatenya
__ADS_1
jangan lupa like komen vote (。•̀ᴗ-)✧