
" apah " ucap mereka besama kecuali
" xi'er siapa gurumu itu " tanya kaisar fang mewakili semua orang yang ingin tau siapa guru Xia
" eh itu aku harus merahasiakan identitas guru jadi aku tidak boleh mengatakan siapa guru " ucap Xia” ya iya lah orang aku ga punya guru " ucap Xia dalam batin
" ya sudah kalau begitu jadi ini adalah hadiah utamanya dan juga kita tambahkan perhiasan untuk pemenang utama lomba menari " lanjut Xia mengalihkan pembicaraan
" wah ternyata putri Xia sangat cerdas ya " ucap Menteri Seo
" terimakasih paman " ucap Xia sambil tersenyum
" eh paman ??? " ucapan Xia membuat menter Seo bingung
" ya hais masa aku harus menjelaskannya lagi sih , "ucap xia menggerutu dalam hati
"orang yang pantas aku hormati maka akan aku hormati dan aku tidak memandang kedudukan ataupun kekuatan namun aku menghormati orang yang selalu Menghargai ku dan juga semua orang tau bahwa aku hanyalah seorang pecundang Namun paman masih tetap menghormati ku mau itu di luar maupun di dalam istana aku mengetahui hal ini karena ada orang yang sedang mengatai ku namun paman membelaku " ucap Xia mengingat hal yang ia lihat saat menjadi master vio ia tidak sengaja melihat perdebatan antara menteri seo dan beberapa orang
" putri memang pantas di hormati " ucap menteri seo kagum akan penuturan dari Xia
" ya sudah lanjutkan jadi persiapan akan dilakukan besok dan juga untuk menyebarkan undangannya aku bisa bantu dengan " ucapan Xia sambil mengeluarkan 12 elang level bulan
" ini elang milik guru katanya boleh aku pakai " ucap Xia
" kalian tinggal tentukan kemana mereka akan mengantarkan undangan dan satu elang dapat membawa 11 undangan " ucapan Xia membuat semua orang kagum akan xia yang sekarang
" baik Putri " ucap menteri seo mewakili semua orang
"oh ya kalau begitu saya pamit dulu dan ayah aku izin jalan jalan bersama je'er dan Ze'er " ucap Xia mengundurkan diri
__ADS_1
" kami juga ,,,salam semuanya " ucap Miyuki dan su wan bersamaan
" wah putri Xia sungguh cerdas dan cepat mengambil keputusan" ucap salah satu dari yang hadir dalam rapat
" benar dan jujur aku ingin tau siapa guru putri Xia " ucap seseorang
" baiklah kalian tentukan saja elang yang mana yang akan mengantarkan undangan ke kerajaan mana " ucap kaisar fang lalu semua orang mengerjakan tugas masing masing
dan barang barang yang di tunjukan Xia masih berada pada Xia
" mmmm kakak siapa guru kakak itu " pertanyaan dari Miyuki membuat Xia bingung harus menjawab apa
" aduh gimana nih eh raja arsen bantu dong" ucap Xia dalam batin meminta raja arsen membantunya
" bilang saja aku gurumu itu tak masalah dan juga kau juga harus di ajari beberapa ilmu dari kerajaan bintang bukan " ucap raja arsen menjawab Xia menggunakan kekuatannya
" baiklah tapi pelajaran dari kakek tidak membosankan"ucap Xia menjawab raja arsen
" itu dia adalah orang yang tiba tiba datang saat kakak baru saja kembali dari pemakaman Ibunda dia yang menghiburku waktu itu dan mulai saat itu dia menjadi guru kakak dan juga dia menutup identitasnya untuk melindungi kakak agar kakak tidak di Incar banyak orang" ucap Xia meyakinkan Miyuki dan juga kakak nya yang dari tadi hanya memperhatikan
" baiklah ayo " ucap Xia
mereka bertiga berjalan menuju taman saat sudah sampai Xia melihat jae dan Zein sedang berdebat dengan jie
" ada apa ini " tanya su wan membuat mereka bertiga kaget karena kedatangan mereka yang mendadak
" itu kak gara gara dua orang ini baju aku kotor " ucap jie manja
" jangan panggil aku kakak aku tidak ingin di panggil kakak oleh mu " ucap su wan sambil menatap tajam ke arah jie
" dan kau tadi menyalahkan adikku " ucap Xia tidak terima kalau kedua saudarinya itu di tuduh seperti ini
__ADS_1
" tapi memang benar mereka mengotori pakaian mahal ku " ucap jie dengan sombongnya pada Xia
" pakaian mu itu bahkan tidak pantas untuk di pegang oleh kedua adik ku" ucap Xia amat sangat dingin karena dia sudah marah karena orang yang dia sayang di hina seperti ini
" ya karena memang mereka yang salah " ucap jie tidak terima walaupun dia takut karena hawa dingin Xia amat sangat terasa
" kau yang tidak pantas mengatai kedua adik ku dan juga berbicara dengan putri mahkota dengan nada suara yang tidak pantas " ucap su wan mulai emosi
" kak dari pada kita meladeni orang ini lebih baik kita pergi saja dari sini " ucap Miyuki yang tidak tahan ingin sekali merobek robek itu mulut dari luo jie
" kau benar Miyuki ayo kita pergi " ucap Xia lalu pergi dari tempat itu dan di ikuti oleh empat orang itu
" kak xi'er memang kita akan kemana " tanya zien
" kita akan ke pasar " ucap Xia
" untuk apa kita ke pasar kak" ucap jae tiba tiba kecerdasan milik jae hilang
" yang untuk berbelanja lah " ucap Xia
" oh gitu ya " ucap Zein
" ya sudah ayo kita pergi untuk izin aku sudah izin ke ayah" ucap Xia
akhirnya mereka pergi ke pasar
" kita kemana dulu nih " ucap Xia bingung
" bagaimana kalau kita ke toko baju dulu " saran dari Zein diterima mereka pun menuju ke toko pakaian paling terkenal di kota ini ...
***okh sampai sini dulu ya kapan kapan tak usahain crazy up deh kalo sekarang author banyak tugas apa lagi temen author yang bantu mikir dah pada berangkat ke pesantren lagi jadi author semuanya mikir sendiri ga ada yang bantuin ******
__ADS_1
###----***----###
jangan lupa like komen vote