•~ Sang Ratu

•~ Sang Ratu
episode 51


__ADS_3

"paman Li "


"nona mau kemana?"tanya jendral Li


"jalan jalan ke pusat kota "jawab Xia


"tuan putri di panggil yang mulia untuk segera ke aula "Ucap jendral Li


"ada apa dan paman sudah ku bilang jangan panggil aku tuan putri"ucap xia kesal


"maaf paman lupa "ucap jendral Li


"yang sepertinya ada hal yang ingin di sampaikan "ucap jendral Li


"baik"ucap xia


"kakak"panggil Zhuwan


"ya "


"kita ke aula dulu baru ke pusat kota"ucap xia


"baiklah"ucap Zhuwan


mereka berjalan menuju aula istana


mereka datang dari pintu samping jadi tidak ada uang menyadari kedatangan mereka, kaisar liang yang dari tadi menunggu Xia sadar akan kedatangan Xia


"Xia "panggilnya


"ya ayahanda"jawab Xia


"kemari Zhuwan juga "perintah kaisar liang


Xia mendekat ke arah kaisar Zhuwan dia mengikuti Xia di belakang


Xia melihat beberapa orang yang pernah ia temui dan ada juga yang belum pernah ia temui


"Xia kenalkan mereka adalah keponakan ayah dia adalah putri adik ayah " ucap kaisar liang


"adik?" tanya Xia satau dia ayahnya tidak memiliki saudara selain raja chyou


"ibu mereka adalah adik angkat ayah "ucap kaisar liang


Xia menatap datar orang yang di maksud ayahnya


"sudah itu saja kan " ucap xia


"yang mulia seharusnya lebih sopan jika bertanya"ucap salah seorang gadis itu


"aku tidak peduli " ucap xia lalu pergi begitu saja di ikuti oleh Zhuwan


Lucio sebenarnya juga ada di sana melihat Xia pergi dia juga ikut pergi


'xia'

__ADS_1


'ada apa ' tanya Xia lewat batin ya yang bertanya adalah Shing dari ruang dimensi milik Xia


'kayaknya ya ada beberapa barang yang tidak bisa di perbaiki jadi untuk Persiapan bisakah kau kirim salah satu hewan spritbeats mu untuk mengirim ganti nya ' ucap Shing


'ok'


Xia mengirim ho Jun dan yang untuk membantu Shing


Xia sampai di gerbang utama istana kaisar karena jarak dari aula ke gerbang utama kediaman Xia lebih jauh jadi keretanya di pindahkan ke gerbang utama


"kakak!!" teriak seseorang


"Miyuki" ucap xia


Miyuki berlari dan melompat ke pelukan Xia


"astaga "Xia sedikit terhuyung ke belakang


"kakak mau kemana?" tanya Miyuki yang sekarang ada di gendongan Xia


"jalan jalan ke pusat kota "ucap xia


"nanti kalo pulang bawa sesuatu untuk ku ya " ucap Miyuki lalu turun dari gendongan Xia


"pangeran" panggil pelayan


"dah kakak guruku sudah menunggu"Miyuki berlari menuju pelayan yang memanggil tadi


"guru ? pasti kakek"ucap xia


"ayo " ucap xia lalu masuk ke kereta kuda di ikuti oleh Zhuwan dan Lucio


"kenapa "tanya Lucio


"kakak mau ngapain " tanya Xia


"ikut lah " ucap Lucio


"terserah "


"yang mulia " panggil kusir


"jalan saja paman " ucap xia


?kereta melaju ke arah pusat kota


beberapa menit kemudian mereka sampai di sebuah ?bangunan


Xia turun terlebih dahulu dan di ikuti oleh Zhuwan dan Lucio


"toko kue?"ucap Lucio


"iya ayo ma--"ucapan Xia terpotong oleh seseorang


"Xia"panggil seseorang

__ADS_1


"nah itu dia "Ical xia sambil menghampiri orang itu


"apa kabar siapa mereka saudara mu ?"tanyanya


"iya dia saudara kembar ku dan dia si kakek tua " ucap xia


"hah si Lucio itu dia ikut juga " tanyanya


"iya "


"wah salam kenal dan kita bertemu lagi kakek tua" ucapnya


"siapa dia "tanya Lucio pada Xia


"lu young dia dulu bernama Karina " ucap xia


"lah si kuah kari ternyata kok bisa nyasar ke sini" ucap Lucio kaget


"gw bukan kuah kari ya dasar kakek tua " ucap lu young


"bunuh diri mungkin "sambungnya


"xi"panggil Lu Young


"apa "jawab Xia dengan mulut yang sedang mengunyah roti


"astaga ni bocah makan mulu kerjaannya" ucap Lu Young


"Budu" ucap xia lanjut makan


Zhuwan dia dari tadi hanya memperhatikan Xia


"eh ngomong-ngomong nih ya kok ni roti bentuknya kaya kaga niat ya " ucap Lucio


"ini lagi suka bat komentar " ucap Lu Young


"dan satu lagi nih malah kek patung berjalan di ajak kenalan kaga di bales dari tadi diem mulu "ucap Lu Young sambil duduk di salah satu kursi


"dia emang gitu irit buka suara "ucap xia


"oh ya mana barangnya " tanya Lu Young


"nih "ucap xia sambil menyerahkan kantung hitam


setelah beberapa saat


"ku pamit dulu " ucap xia


"iya Jan lupa mampir lagi ya " ucap Lu Young


"hm"Xia pergi ke tempat lain dengan berjalan kereta kudanya dia sudah menyuruh kusir untuk pergi ke suatu tempat


....


...

__ADS_1


..


..


__ADS_2