•~ Sang Ratu

•~ Sang Ratu
episode 17 bertemu ayah dan kakak dari masa lalu violet


__ADS_3

setelah Xia puas berkeliling ia meminta kakeknya itu untuk pulang ke istana


sampai di istana Xia langsung duduk di asal kursi di aula istana


" hahaha capek banget ya sampai seperti itu " ucap raja arsen


" ish kakek lelah tau apa lagi di sini banyak manisan hehehe " ucap Xia cengengesan


" kakek aku ingin pulang dulu ya kapan kapan aku main lagi " ucap Xia sambil berjalan mendekati raja arsen lalu mencium kedua pipi raja arsen dan menghilang


perlakuan Xia membuat raja arsen mematung


" hais ada ada saja gadis itu tapi kau adalah cucu kesayanganku dan kau juga yang membuatku tidak merasa kesepian , terimakasih atas kebahagiaan ini cucu kakek " ucap raja arsen sambil meneteskan air mata bahagia


" kau memang benar Xia bahkan kakek sekarang sudah merindukan mu" ucap raja arsen menuju ke kamarnya


* kembali ke Xia


Xia kini sudah tertidur pulas dengan memeluk kiew karena ia tidak bisa tidur jadi meminta kiew untuk menjadi seperti boneka yang imut


.keesokan paginya Xia masih terlelap dia malas sekali untuk bangun namun suara dua anak yang membangunkan Xia


Xia pun bangun dengan keadaan yang masih enggan untuk bangun saat ia membuka mata ada tiga orang yang sedang memandangi wajah Xia yang imut karena terlihat kesal


" kakak ayo bangun ini sudah siang " ucap Miyuki sambil mengguncang tubuh Xia


" iya kakak ayo bangun di luar sudah sangat ramai dan kakak masih tidur " ucap Chin juga ikut mengguncang tubuh Xia


" iya iya kakak bangun " ucap Xia


" bibi tolong siapkan air dan kalian berdua lebih baik kalian sarapan saja terlebih dahulu kakak akan menyusul " ucap Xia sambil berjalan ke arah tempat pemandian


" baik kak " ucap mereka serempak


Xia kini sudah siap dan sedang berada di taman dengan dua anak sedangkan bibi Li yu sedang pergi untuk menyiapkan manisan yang Xia minta karena pasti dia akan sering mengemil saat ada festival nanti


"salam pada putri mahkota dan dan putra ke dua" ucap pelayan


" ya ada apa " ucap Xia yang sedang tidak mau basa basi


" maaf putri kaisar fang memanggil putri untuk ke aula sekarang " ucap pelayan itu


" baiklah aku akan segera ke sana " ucap Xia lalu berdiri dari duduknya


" kalian berdua lanjutkan mengobrol nya " ucap Xia lalu meninggalkan mereka berdua


" salam yang mulai kaisar ,putra mahkota ,selir pertama ,putri luo jie,putri luo jae,putri qiyu Zein , bibi dan paman semuanya" ucap Xia sambil sedikit membungkuk


" tidak sopan kenapa hanya sedikit membungkuk " ucap luo jie


" kau yang tidak sopan beraninya kau berbicara kepadaku dengan nada tinggi ayah saja tidak masalah kenapa kau malah mengatai ku dengan nada tinggi " ucap Xia yang sedang dalam mood yang kurang baik


" ya karna kau yang tidak sopan " ucap luo jie dengan nada memelas seperti dia yang sedang di pojokan


" aku tidak sopan sudah lebih baik aku memberikan salam padamu " ucap Xia dengan nada tidak bersahabat lebih tepatnya dingin


" sudah Xia benar kau yang salah harusnya kau yang memberikan salam pada Xia bukan Xia yang memberikan salam padamu " ucap su wan dengan tatapan dinginnya


" tapikan memang Xia yang salah " ucap jie dengan nada manja


" sudah lebih baik sekarang membahas mengapa ayah memanggilku kesini " ucap Xia


" sebentar lagi keluargan kekaisaran Liu yang kebetulan sedang berada di dekat kota jadi mereka datang lebih awal ayah ingin kau ikut menyambut mereka " ucap kaisar fang yang berharap putrinya itu akan hadir


" tidak aku tidak bisa dan jika aku hadir dalam penyambutan ini maka aku tidak akan hadir saat perayaan " ucap Xia yang sedang tidak ingin berada dalam keramaian


" baiklah ayah tidak memaksa kalau begitu kau boleh tidak datang " ucap kaisar pasrah akan pilihan anak perempuannya itu


" ya sudah saya pamit terlebih dahulu " ucap Xia lalu pergi tanpa membungkuk

__ADS_1


tentu saja semua orang yang berada di sana terkejut akan sikap Xia


dan juga kagum karena Xia menghormati orang tidak memandang kedudukan


Xia kini kembali ke taman untuk menemui Miyuki dan Chin namun saat sampai dia melihat Miyuki yang tertidur pulas dengan keadaan kepala di atas meja dan sikapnya masih duduk


jika Chin dia entah ada di mana


Xia lalu menggendong Miyuki dan membawanya ke kamarnya lalu meletakkan Miyuki dengan lembut ke atas kasur


" selamat tidur " ucap Xia sambil mengecup kening Miyuki lalu pergi


" kakek aku bosan dan tadi dia membuatku emosi saja " ucap Xia dalam pikirannya yang masih berjalan ke arah kamarnya


" kakek ke sana " ucap raja arsen dari jauh


" boleh saja tunggu aku di kamarku " ucap Xia dalam pikirannya


sebenarnya raja arsen marah karena cucunya itu di perlakukan tidak sopan seperti itu namun dia tidak boleh gegabah


setelah sampai Xia melihat kakeknya itu duduk di kursi yang berada di kamar Xia


Xia langsung berlari ke arahnya dan memeluknya


" kakek " ucap Xia dalam pelukan raja arsen


" kenapa dengan cucu kakek ini "tanya raja arsen sambil mengelus Xia


" hiks ,,,,hiks aku rindu ayah dan kakak " ucap Xia sambil menangis😭😭😭


" eh cucu kakek jangan nangis " ucap raja arsen menenangkan Xia


"tapi Xia rindu ayah dan kakak aku ingin bertemu mereka hiks,,,,," ucap Xia di sela sela tangis nya


" kakek bisa bantu namun kau tidak bisa bertemu dengan mereka lebih dari satu jam " ucap raja arsen membuat Xia berhenti menangis


" benarkah kakek bisa membantuku " ucap Xia dengan gembira


" baiklah ayo kita bertemu mereka" ucap Xia lalu melepas pelukannya


" ya sudah sana kau ganti pakaianmu itu " ucap raja arsen


"baik kakek aku ganti pakaian dulu ya " ucap Xia lalu beranjak pergi dan menuju tempat ganti pakaian



" kakek aku sudah selesai " ucap Xia lalu berjalan ke arah raja arsen


" ya sudah ayo kita menuju ke duniamu yang dulu" ucap raja arsen


" baiklah " Xia mendekat pada raja arsen


" kemari genggam tangan kakek " ucap raja arsen lalu di turuti oleh Xia


setelah Xia menggenggam tangan kakeknya itu ,raja arsen entah membaca apa lalu ada cahaya di sekeliling mereka lalu menjadi sangat terang sampai xia menutup matanya dengan tangan yang satunya lagi tiba tiba tubuh mereka terangkat ke atas lalu menghilang


kini mereka berdua berada di balkon rumah Xia yang dulu atau lebih tepatnya balkon rumah violet


" wah kakek memang yang terbaik " ucap Xia sambil memeluk raja arsen dan mencium kedua pipi raja arsen


ya sudah ayo masuk waktu kita hanya satu jam saya kan " ucap Xia lalu menarik raja arsen sedang bingung dengan tempat ia berada sekarang


tentu saja Xia bisa masuk kedalam karena wajah dan tubuh Xia berubah menjadi violet namun bajunya tetap sama dan semua pintu rumah itu menggunakan sistem pemindaian jadi Xia dengan gampangnya masuk saat ia sampai di ruang tengah ia melihat 4 orang yang amat ia sayang yaitu ayah,kakak ,sahabat laki lakinya dari kecil ( sudah di anggap seperti adik bagi violet karena umur mereka selisih 3 th )dan juga kekasih nya


pemandangan yang Xia lihat membuat Xia sedih karena semua orang sedang menangis sambil menatap fotonya yang terpajang di dinding


" kenapa Vivi meninggalkan kita seperti ini yah padahal aku baru saja kembali dari luar negeri dan ini kejutan darinya " ucap kakak violet sambil menangis dan menatap ke satu arah


" apa aku salah memilih untuk meneruskan kuliah ku di luar negri jika aku tetap disini pasti aku bisa melihatnya tumbuh dewasa " ucap Rio menyalahkan dirinya saat Xia akan menghampiri kakaknya itu ada suara yang membuatnya tambah ingin menangis

__ADS_1


" kau benar jika aku ikut untuk mejemput mu ke bandara pasti ini tidak akan terjadi " ucap zhein dia adalah kekasih violet


mereka semua diam tiba tiba ada suara yang membuat mereka terkejut


" semuanya ini Vivi " teriakan dari Xia membuat semua orang di dalam ruang itu menatap sumber suara


" Vi -- Vi " ucap Mereka bersamaan


" Vivi rindu kalian " ucap Xia lalu memeluk mereka semua secara bersamaan


" Vivi apakah ini benar kau " ucap ayah violet tidak percaya


" iya ini Vivi tapi Vivi ga bisa lama lama disini " ucap Xia sambil melepaskan pelukannya


" hiks --- hiks " semua orang kecuali raja arsen dan Xia tentunya


" kenapa kalian menangis " ucap Xia pada mereka berempat


" apakah kalian tidak senang Vivi ada di sini kalau begitu kakek ayo pulang saja " ucap Xia lalu menarik raja arsen pergi namun langkah Xia terhenti oleh pelukan dari zhein


" tolong jangan pergi " ucap zhein dengan suaranya yang serak


" tapi aku tetep harus pergi memberikan sesuatu pada kalian " ucap Xia lalu pergi menaiki anak tangga dan menuju kamarnya dan mengambil barang barang yang ia perlukan


menyimpan semua yang ia perlukan dalam ruang dimensinya dan mengambil satu kota berukuran sedang lalu Xia turun kebawah


" bacalah semua yang ada di situ maaf aku harus meninggalkan kalian dan maaf aku tidak menepati janjiku untuk tetap bertahan " ucap Xia sambil mengecup kening zhein lalu berlari ke arah kakeknya itu dan tiba tiba cahaya terang menyelimuti mereka dan menghilang


" apa maksud Vivi kenapa dia pergi " ucap jaemin sahabat Vivi


" lebih baik kita buka saja kota itu "ucap ayah Vivi


" baik "ucap zhein


" ini --- " ucap zhein kaget apa yang ia lihat


" apa isinya " ucap ketiga orang itu secara bersamaan


" ini adalah laporan kesehatan Vivi " ucap zhein


" maksud mu " ucap mereka bingung


" Vivi memiliki 2 penyakit ganas yang dia sembunyikan dari kita dan itu adalah kangker lambung dan kangker darah " ucap zhein masih syok


" apah " ucap mereka serempak


" dan ada surat " ucap zhein lalu membaca surat itu


********************************


**************


*semuanya maaf karena aku harus meninggalkan kalian secepat ini namun aku ingin kalian tetap menjalani hidup kalian seperti biasa walau aku sudah tidak ada aku sangat menyayangi kalian


aku meninggalkan vidioku untuk menemani kalian itu semua adalah Vidio dari umurku 7 th dan untuk zhein dan jeamin aku ingin kalian tinggal bersama dengan ayah dan kakak dan gantikan aku untuk mengurus rumah panti yang aku dirikan kalian ke kamarku disana ada barang barang yang aku simpan untuk kado ulang tahun kalian selama 5 th mendatang


tetap tersenyum aku pergi dulu ya jangan telat makan jangan sedih dan jangan terlalu lembur kalau bekerja nanti aku sedih loh


**selamat tinggal semuanya***


**i love you


❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️**


mereka semua menangis sejadi jadinya


########-------******-------#########


sampai sini dulu ya

__ADS_1


jangan lupa like komen vote end rate (。•̀ᴗ-)✧


__ADS_2