•~ Sang Ratu

•~ Sang Ratu
****


__ADS_3

...****************...



Xia kini berada di ruangan Seolla berdiri di belakang Seolla


"sepertinya aku terlalu sering tidak mendengarkan kepala akademi "ucap Seolla


"Xia apa yang sebenarnya terjadi"tanya Seolla


"karena tubuhku yang lemah kakek ku membuat sebuah perjanjian dengan kepala akademi ,kepala akademi berjanji tidak akan pernah memberiku misi atau apapun yang membuatku menggunakan tenaga lebih dari 2 persen "jelas Xia


"jadi ,dia datang karena Kapala akademi tidak menepati perjanjian itu "ucap Seolla


"mungkin aku belum bertemu dengannya"ucap Xia


"aku belum mengerti kenapa kau tidak boleh menggunakan energi itu dan lagi mengaktifkan sihir perlu energi "ucap Seolla


"mungkin terasa aneh tapi aku membuat perjanjian dengan alam "ucap Xia


"tunggu apa kau membuat perjanjian dengan alam tapi jika sumpah yang kau berikan tidak tercapai tubuhmu akan hancur "ucap Seolla


"mungkin iya namun lebih itu akan lebih baik "ucap Xia


"Dan sepertinya bapak tahu banyak tentang perjanjian dengan alam ini "ucap Xia


"terlihat jelas ?"tanya Seolla


"ya tato itu adalah bukti perjanjian dengan alam "ucap Xia sambil menunjuk semua titip hitam di dahi Seolla memang terlihat seperti titik hitam biasa namun itu sebenarnya itu adalah gambar bunga mawar hitam yang sangat kecil


"kau terlalu jeli"Seolla seperti mengunci pintu dengan sihir tiba tiba


"Aku membuat perjanjian itu sudah amat sangat lama jadi kalaupun terjadi kemungkinannya kecil "ucap Seolla


"tapi perjanjian apa yang kau lakukan "tanya Xia


"Aku lahir saat bumi masih menjadi rebutan masing masing kelompok "ucapnya lalu mengambil sebuah buku


"7rb tahun yang lalu saat benua baru terbentuk"ucap Xia setelah melihat buku yang di ambil Seolla


"benar ,aku bukan dari kalangan yang ikut perang namun rakyat desa yang terkena bencana , kekeringan kekurangan makanan dan benar benar seperti di penjara "ucap Seolla


"perjanjiannya adalah untuk menyelamatkan rakyat desa dan membuat desa tidak kekurangan apapun "lanjutnya


"tapi apa yang kau berikan untuk itu "tanya Xia


"jiwa ku ,aku seperti tidak boleh memiliki seorang pun dalam hidupku untuk menemaniku selama 1rb tahun namun karena itu pula ternyata aku hidup terlalu lama "ucap Seolla


"terlalu lama ?"Xia heran karena dia tidak tau akan hal itu


"yang memiliki perjanjian dengan alam dia akan hidup mengamati manusia "ucap Seolla


"tenyata itu ya ,jadi umurmu sudah ribuan tahun "ucap Xia pikirannya tidak bisa diam dia memikirkan jika dalam skala kecil saja seperti itu lalu dirinya akan menjadi seperti apa


"tapi Xia apa yang kau janjikan dengan alam "tanya Seolla


"Sebaiknya kau tak perlu tahu "ucap Xia


"buka pintunya mereka sudah di depan "ucap xia , Seolla membuka pintunya


Benar saja ada yang mengetuk pintu


"Masuk"ucap Seolla


"permisi master"ucap mereka secara bersamaan

__ADS_1


"Xia ?"ucap Nia ,Xia hanya melirik sekilas lalu kembali membaca


"kalian duduklah "ucap Seolla , mereka langsung duduk dan Nia terus menatap Xia dengan tatapan yang aneh


"Aku telah melihat semua setelah di pertimbangan aku akan tetap menetapkan kalian di kelas ku , Karena kekompakan kalian akan menjadi kelompok resmi yang di beri izin ,ini surat izin kalian dan kalian bisa mulai mencari nama kelompok kalian itu "ucap Seolla lalu memberikan sebuah kertas ,Xia sudah mengetahuinya karena dia lebih dulu sampai


"jadi kami akan tetap sekelas ?"tanya Ben


"Tapi bukankah itu tidak adil "ucap Xall


"yang di ucapkan oleh Xallton ada benarnya ,master sudah tau yang mengetahui awal misi ini yang sebenarnya adalah Xia dan banyak yang telah dia lakukan dia akan tetap di letakkan di kelas ini dan tidak naik tingkat"ucap Ben


"Karena itu dialah yang suka membaca situasi lebih dahulu sebelum memulai sesuatu jadi dia akan membantu kalian bukan ?"ucap Seolla


"Tapi itu tidak adil "ucap Xall


"Dan sepertinya Xia juga tidak terlalu senang bersama kami "ucap Nia


"permisi ini pintu tidak di tutup jadi aku masuk "ucap seseorang orang lalu masuk begitu saja


"tidak ada sopan santunnya "ucap Seolla melihat siapa yang datang


bukannya mendapatkan respon dari orang itu Seolla malah di abaikan ,dan melihat gadis itu duduk di atas meja dan mengambil pulpennya yang ia pegang


"Karina "ucap Seolla kesal


"apa ?"jawab Karina dengan santai


"oh ya ada apa kau memanggilku ?"tanya Karina dia tidak perduli akan sekitar


"duduk di kursi"ucap Seolla , Karina menurutinya dan duduk di kursi namun dia menundukkan sedikit kursinya dan meletakkan kakinya di atas meja


"Karina"ucap Seolla kesal,entah karena apa xia melempar buku yang tengah ia baca tepat ke wajah Karina


"Baiklah jadi kenapa kau memanggilku kemari "ucap karina sambil mengulurkan buku itu ke Xia ,tentu Xia menerimanya dan membacanya kembali


"Kau akan menjadi pembimbing mereka "ucap Seolla


"tunggu, apa yang benar saja aku sudah lulus kenapa harus menjadi pembimbing mereka"ucap Karina


"Karina Yi kau masih punya masalah yang belum kau selesaikan kamu harus berada di akademi ini lebih lama lagi "ucap Seolla


"baiklah hanya itu saja kan "ucap Karina


"ya itu saja "ucap Seolla


"baiklah lanjutkan pembicaraan kalian "ucap Karina


"Jadi bagaimana "tanya Seolla


"tapi master"ucapan Xall terhenti


"Xia apa kau keberatan "tanya Seolla membuat Xall menghentikan ucapannya


"Tidak sama sekali jika itu anda mendapatkan izin dari kakek "ucap Xia ,tentu itu membuat Seolla dan yang lain terdiam sejenak ,dengan wajah datarnya Xia menjawab dengan santai


"Xia kau tau siapa kakek mu itu kan ?"ucap Seolla


Xia mengabaikan itu dan fokus membaca ,tentu yang lain kesal dengan sikap Xia , Seolla lalu menghela nafas


"kamu akan ku naikan ke 1 tingkat yang lebih tinggi"ucap Seolla


"aku hanya bercanda siapa yang mau berbicara dengan kakek ku itu lebih dari 1 menit untuk membahas hal yang pasti dia akan menolaknya "ucap Xia lalu menutup bukunya ,lalu menatap semua orang yang ada di depannya


"kenapa ?"tanya Xia

__ADS_1


"tidak ,kau membuatku hampir berurusan dengan orang yang salah "ucap Seolla


"Xia ? apa kakek mu yang membuat itu "tanya Karina sambil menunjuk menara yang belum pernah ia lihat ,Xia melihat apa yang Karina tunjuk begitu pula dengan yang lain


"benar juga aku tidak pernah melihat menara itu sebelumnya"ucap Xall kediamannya berjarak tidak terlalu jauh jadi dia dapat melihat akademi ini dari kediamannya


"kalau itu kau tanya langsung saja aku tidak tahu "Xia kembali membaca bukunya


"Xia kau kerasukan setan perpustakaan atau apa "ucap Karina dia mengenal Xia sebagai gadis yang ceria banyak tingkah dan manja dan juga penampilan Xia lebih dewasa dibandingkan waktu ia bertemu dengan Xia ,dia berpenampilan imut walau memang xia terkadang acuh


Xia yang mendapat pertanyaan seperti itu hanya mengangguk


"kakak kenal Xia ?"tanya Nia pada Karina ,dia adalah adik kedua Karina


"kami pernah bertemu sebelumnya "ucap Karina ,Nia hanya mengangguk


"kapan kelas akan di mulai "tanya Xia


"satu jam lagi"ucap Seolla


"gila belajar"ucap mereka serempak


"aku ? kalian salah aku tidak segila itu hanya saja aku baru di benua selatan jadi banyak yang belum ku ketahui"ucap Xia


"tunggu jadi kau bukan dari sini "tanah Kal


"dari nama dan penampilan ku saja sudah jelas aku bukan dari sini "ucap Xia


"benar juga lalu dari mana kau berasal"tanya Ben


"aku---"ucapan Xia terpotong oleh karena yang tiba tiba menyela


"wah Putri mahkota ini tidak di ketahui identitasnya "ucap Karina


"tunggu putri "ucap semua orang kecuali Xia dan Karina


"bagaimana kau harus memberi tahu identitas mu bukan jika terjadi sesuatu padamu yang di akibatkan oleh kami itu akan menimbulkan perang antar benua "ucap Karina


"terserah saja aku tidak perduli "ucap Xia


"jadi siapa Xia sebenarnya"tanya Seolla dia juga penasaran siapa Xia sampai dia berani membuat perjanjian dengan alam


"Putri mahkota kekaisaran Wang "ucap Karina


"Putri mahkota ,setahuku di kekaisaran Wang mereka memiliki dua pemimpin yaitu Raja dan ratu ,dan kau adalah putri mahkota kau calon ratu masa depan "ucap Seolla ,ia sedikit heran sikap Xia tidak seperti seorang putri


"aku sekarang bukan sedang di negari ku kan "ucap Xia


"karena itu pasti ayahmu itu memasang banyak persiapan untuk perang jika putrinya ini terluka "ucap Karina


"tidak selama kakek ku tidak memberi tahu ayahku "ucap Xia


"sepertinya pembahasan kita sudah cukup aku pergi dulu dan yah aku pinjam ini "ucap Xia lalu pergi sambil membawa buku yang sedang dia bawa tadi belum sempat Seolla menjawab Xia menutup pintu dengan sedikit lebih keras


"tambah satu lagi gadis tidak tahu diri "ucap Seolla


"aku senang akan itu aku punya partner untuk membuat mu kesal "ucap Karina lalu beranjak dari duduknya dan pergi kearah pintu


"tangan ku tidak kuat untuk menutup pintu "ucap Karina lalu pergi begitu saja


"kalian tidak ikut pergi"tanya Seolla


"kami akan pernah ,kami permisi"ucap mereka bersama


...----------------...

__ADS_1


__ADS_2