•~ Sang Ratu

•~ Sang Ratu
47


__ADS_3

sudah 15 menit namun tidak ada yang memulai pembicaraan lagi , Zhuwan dia masih sedikit sedih karena harus berpisah dengan kakak nya namun ini yang di inginkan oleh Xia dia hanya bisa menurutinya , sedangkan Xia si sedang sibuk menghitung ikan yang ada di dalam kolam ,kolam itu adalah kolam yang Xia minta dari kakak yaitu su wan dan di isi 1113 ikan


"hey siapa kalian " suara yang lantang


Xia dan Zhuwan menengok asal suara terlihat 2 gadis bisa di bilang cantik entah siapa mereka Xia dan Zhuwan tidak pernah melihat mereka di istana


"harusnya aku yang bertanya siapa kau " ucap Zhuwan dia tidak suka jika ada yang menggangu Xia


"heh memangnya siapa kau sampai berani bertanya siapa diriku " ucap salah satu dari mereka dengan nada yang sombong


"pangeran ke-dua liang zhuwan " ucap Zhuwan dengan nada dingin


"cih kau aku akan percaya pangeran kedua selalu memakai topeng sedangkan kau " gadis itu melirik sinis zhuwan


"kau saja belum pernah bertemu dengan pangeran kedua sudah bisa menyimpulkan bagaimana pangeran ke-dua itu " ucap Zhuwan


"hey aku ini adalah sepupunya pasti tau lah " kedua gadis itu menyombongkan dirinya ,Xia yang sedari tadi menyimak berbicaraan antara ketiganya sekarang melirik gadis yang mengatakan kalau dia adalah sepupunya


" siapa kau nona jika memang benar kau sepupu pangeran maka panggil dia jika bisa sekalian pangeran mahkota " ucap Xia tiba tiba dia tau kakaknya pasti tidak akan datang


Zhuwan langsung menoleh ke arah Xia tentu saja dia gadis itu pun sama


"kenapa apakah kau tidak berani ,atau kau hanya mengaku ngaku sebagai anggota keluarga kekaisaran " ucap Xia


"tentu saja aku berani dan aku tidak mengaku ngaku karena aku memang anggota keluarga kekaisaran " kedua gadis itu langsung pergi


"heh ayo pergi "ucap Xia lalu berdiri


"bukannya kakak tadi meninta dua gadis itu memangil kakak pertama " ucap Zhuwan bingung


"memang tapi aku tidak bilang akan menunggu mereka mereka terlalu bodoh " Xia langsung pergi di ikut Zhuwan yang masih menggandeng tangan Xia tentunya dengan senyuman mengerikan milik mereka , mereka berjalan kembali ke kediaman Xia


*skip di depan kamar Xia*

__ADS_1


Xia sedang meminum teh herbal tentu di paksa oleh Li yu dan jendral Li , Zhuwan sentiasa menemani Xia tuan besar ji sebenarnya tadi sudah akan menemui Xia namun niatnya dia urungkan karena tiba tiba musuh kekaisaran menyerang jadi dia pergi untuk membantu tentu anggota kekaisaran lain juga pergi untuk mengurus ini dan untuk keamanan kaisar fang dia meminta jendral Li menjaga Xia ,Shing dia membantu Xia membereskan kekacauan yang ada di dalam ruang dimensi milik Xia karena kejadian kemarin salah satu ruang dimensi seperti terkena serangan jadi di sebagian wilayah mengalami kerusakan


Zhuwan sebenarnya tidak tau kalau ada penyerangan makanya dia tidak tau kenapa tadi Xia meminta dua gadis itu memanggil kakak mereka


"bibi paman bisakah biarkan aku dan zhuwan saja " ucap Xia


"tentu paman dan bibi pergi dulu " ucap Li yu sambil mengelus rambut Xia dan berdiri


"istirahat ya jangan buat kami panik lagi " ucap Li Luke, mereka berdua pergi dari kediaman Xia


"kau gantilah pakaian mu kakak tunggu disini " ucap Xia


"tapi untuk apa " tanya Zhuwan


"ganti saja sana "ucap Xia sambil mendorong Zhuwan untuk pergi


"jangan lama lama" teriak Xia padahal Zhuwan belum jauh


Zhuwan hanya mengangguk dan berjalan menuju kediamannya ,Xia duduk kembali di kursi dan tiba tiba seperti ada tirai yang menutupi Xia beberapa saat kemudian tirai itu hilang baju dan dandanan Xia sudah berubah yang tadinya lusuh sekarang terlihat seperti anak kecil yang sedang senang dengan rambut di kuncir dua dan dua hiasan kepala berbentuk bunga teratai merah baju yang tadinya berwarna biru sekarang Xia memakai baju berwarna hijau dengan corak bunga teratai merah


"salam ratu " sapanya pada Xia ,Xia melihat siapa yang memberi salam dia membelakan matanya


"yaaaa kakek tua kau membuatku kaget dan kenapa kau datang kemari jika ada yang lihat bagaimana " ucap Xia kesal , seseorang yang ada di depannya adalah Lucio orang yang Xia perintahkan untuk mengawasi kerajaan matahari


"oh ayolah aku tidak merasakan auramu di dunia atas jadi ku kesini saja tidak akan ada yang mencurigai ku " ucap Lucio dengan Santai


"oh ya kau panggil aku apa kakek tua aku tidak setua itu untuk kau panggil kakek " ucap Lucio lagi


"terserah aku lah mulut mulutku kenapa kau yang komentar " ucap Xia


"jadi apa tujuanmu datang kemari " sambung Xia


"aku akan di sini untuk menjaga mu " ucap Lucio dengan Santainya ia juga ikut duduk dan meminum teh Xia

__ADS_1


"uhuk kenapa teh ini pahit " Lucio menyemburkan teh yang ada di mulutnya


"makanya tanya dulu sebelum kau meminumnya bodoh " ucap Xia


" aku haus mau bagaimana lagi tak ada yang lain kah " tanya Lucio


"ada tapi nanti dan satu lagi kau tadi bilang akan tinggal di sini ?" ucap Xia menatap Lucio


"ya tenang saja aku sudah mengirimkan beberapa iblis untuk menggantikan ku untuk mengawasi kerajaan matahari " ucap Lucio sambil mengamati kue yang ada di meja lalu memakannya


"hmm lumayan "sambung Lucio


"untuk apa di sini sudah ada kak Shing" ucap Xia


"aku tidak akan pernah mempercayainya sampai kapanpun dia tidak becus menjaga mu " ucap Lucio ketus


"terserah kau saja , bagaimana kau bisa menjagaku sedangkan kau saja bukan siapa siapa di sini " ucap Xia


"tenang saja kini aku adalah sepupu mu aki anak angkat raja chyou "ucap Lucio


"paman chyou mengadopsi mu " ucap Xia tidak percaya


"ya sebelum aku sampai di istana ini aku tersesat di kerajaan tengah di situ aku bertemu dengan raja chyou setelah banyak kejadian akhirnya aku di angkat jadi putranya dan menjadi pangeran mahkota kerajaan tengah " jelas Lucio


"terserah lah aku tidak perduli "ucap Xia dia tidak akan bisa menolak hal ini namun dia tahu jelas orang yang ada di depannya lebih tepatnya iblis


Lucio adalah pangeran dari kerajaan iblis kerajaannya hilang dan sekarang rakyatnya yang tersisa tinggal di kerajaan bintang namun dalam bayangan


********


hmmm yakkkkkkk sebenernya author sekarang lagi ada waktu buat up tapi otak author isinya begini


"nanti naik kaga yah nilai turun pasti nih ,anjir mana yang ambil rapot kakak gw bisa di amok balik balik "

__ADS_1


kakak gw lebih serem ketimbang emak gw njir 💆 bantuin doa yak biar nanti nilai author kaga jelek 🤧


__ADS_2