![[ ]Villa.Ateez](https://asset.asean.biz.id/---villa-ateez.webp)
...Happy reading...
..."KEMATIAN MENUNGGU KALIAN!!!!"...
...ENJOY THE STORY...
Villa . Ateez
.
.
.
.
Seonghwa menuruni anak tangga sambil meregangkan tubuhnya. Ia berjalan ke arah dapur. Pelayan itu mengatakan dengan sejujur-jujurnya tentang tidak mengganggu liburan mereka. Mereka juga benar-benar bersikap seolah-olah mereka tidak ada, mereka bahkan hanya akan merespon jika diajak bicara saja.
Seperti sekarang ini, pelayan yang berjalan berpapasan dengannya hanya melewatinya begitu saja. Seolah-olah eksistensinya memang tidak ada.
Sebenernya Seonghwa merasa ada yang aneh dengan semua pelayan-pelayan itu, karena mereka selalu menunduk dan berusaha menutupi wajah mereka, bahkan saat diajak bicara pun mereka tetap menunduk dan menjawab seadanya dengan bahasa isyarat,, tetapi Seonghwa berusaha tidak terlalu mempedulikannya, ia melanjutkan langkahnya menuju dapur.
Kok Seonghwa tau sih posisi dapur? Karena tadi sebelum mereka beristirahat, mereka sempat melakukan tur singkat bersama kepala pelayan. Dan villa ini memang sengaja didesain seperti rumah dengan lorong yang tidak terlalu panjang. Makanya Seonghwa cepat hapal.
Setelah sampai di dapur, Seonghwa langsung membuka kulkas. "Wuuaahh bahan makanannya lengkap banget!" serunya senang dan mengeluarkan beberapa bahan yang akan ia masak untuk makan malam.
-Skipp-
.
★
.
@Ruang Tengah
"Ahhh ngeselin banget anjirr! Masa aku dapet ular lagi!" Mingi frustasi, padahal pionnya udah jauh di depan tapi harus balik ke awal lagi.
Setelah makan malam mereka semua kumpul di ruang tengah. Mingi, Yeosang, Jongho dan San lagi main ular tangga. Yunho lagi maskeran bareng Seonghwa. Hongjoong? Dia mah cuma duduk diem doang sambil menikmati teh hangat buatan Seonghwa.
Cuma Wooyoung yang tidak ada. Selang beberapa menit, Wooyoung muncul sambil misuh-misuh tidak jelas, ia duduk di samping Hongjoong dengan wajah ditekuk.
"Kenapa sih?"
"Aahh kesel! Ini sepupu aku dari tadi ditelpon kagak diangkat-angkat! Padahal aku mau nanya sesuatu! Lumayan penting!" teriak Wooyoung frustasi, ia kembali mencoba menelpon sepupunya.
Hongjoong hanya menggelengkan kepalanya melihat tingkah Wooyoung. "Lagi sibuk mungkin," ucap Hongjoong sebelum menenggak habis tehnya.
"Iya kalee." Wooyoung melempar ponselnya ke sofa dengan kesal. "Aahh bodo amat! Woii ikutan main dong!" Wooyoung berlari ke tengah ruangan, bergabung bersama San dan ikut main ular tangga. Oke fiks, tambah rusuh.
Mereka main lama banget, sampai tidak terasa malem semakin larut. Mereka pun memutuskan untuk kembali kekamar dan tidur.
_🏘_
__ADS_1
Tik tok tik tok /bukan aplikasi/
Suasana sangat sunyi karena seluruh penghuni sedang berselancar di alam mimpi. Tetapi suasana tenang itu tidak berlangsung lama.
GRUUUDUGGH GRUUDUUGHH GRUUUDDUUGGHH
"Euuung,"
GRUUDUGHH TAP TAP TAP TAP BRAKKK!
"Suara apaan sih?" Seonghwa mengucek matanya, tangannya meraba-raba meja nakas untuk mengambil ponselnya.
TAP TAP TAP TAP TAP TAP!
"Jam 02.06 pagi? Siapa sih yang masih terbangun jam segini?"
GRUUDUGGH BRAKK !!!
"HAH!" Seonghwa memekik karena kaget. Ia refleks memegang tangan Hongjoong dan membuat Hongjoong terbangun.
"Kenap—"
GRUUUDUUHHHH TAP TAP TAP TAP!!
"Joong kau juga dengar kan? Siapa sih yang lari-lari di koridor sampe berisik gitu?" Seonghwa semakin beringsut ke arah Hongjoong.
"Pelayan mungkin," jawab Hongjoong dengan mata setengah terpejam. "Ayo tidur lagi, ini masih malam."
"Masa sih?" Seonghwa sedikit ragu dengan jawaban Hongjoong. Ia hendak kembali memejamkan matanya tapi ...
Seonghwa melonjak kaget untuk kedua kalinya karena notif ponselnya dan ponsel milik Hongjoong berbunyi bersamaan. Seonghwa mengambil ponsel Hongjoong dan memberikannya kepada Hongjoong. Sedangkan ia membuka ponselnya sendiri. Grup chat?
...\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=...
...[Image: Mereka semua refleks melihat ke arah langit-langit kamar]...
...Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain....
Mereka semua refleks melihat ke arah langit-langit kamar.
GRRUUBRRAAGGGHHH !!!
...[Image: \=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=]...
...Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain....
...\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=...
Wooyoung membeku setelah melihat chat dari San. Loteng?? Wooyoung memajukan tubuhnya dan memeluk San dari belakang. "Udah ahh biarin. Kita coba tidur lagi aja yuk?"
"Tapi—"
"Sssstt.. ayo meremin matanya." Wooyoung mengambil ponsel San dan menaruhnya di meja nakas bersama ponsel miliknya.
__ADS_1
.
★
.
TAP TAP TAP TAP !!! CKIITTTTTT !!!
BRRAAKK BUUGGHHH
Yeosang mengambil hp milik Jongho dan menyimpannya di laci. Yeosang kemudian mengeratkan pelukannya pada Jongho sambil masih melihat grup chat dari ponselnya.
"Ehh kenapa?" tanya Jongjo bingung, ia mengerjap-ngerjapkan matanya sambil menatap Yeosang.
"Hoho coba tidur lagi aja oke." Yeosang mengusap surai Jongho dengan pelan. Jongho hanya mengangguk imut dan kembali memejamkan matanya, karena ia memang masih mengantuk.
Yeosang mengumpat dalam hati. 'Wtf! Apa-apaan!'
...\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=...
...[Image: \=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=]...
...Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain....
...\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=...
BRAKKKK KISSI KISSII KISSIII!!! TAP TAP TAP
GLLUUBBRRAAGHHH
"Joong menurut mu itu apa?" Seonghwa mulai khawatir dan sedikit takut, ia meremat jemarinya.
"Sudah ku bilang itu hanya pelayan." Hongjoong membelai surai Seonghwa untuk menenangkannya.
"Tapi kan Villa ini gak ad—"
"Sssttt." Hongjoong memajukan tubuhnya dan mengeratkan pelukannya pada Seonghwa, menghalangi pandangan Seonghwa pada jendela. "Coba tidur aja oke?" Hongjoong dapat merasakan kalau Seonghwa mengangguk.
'Sialan!!' Batin Hongjoong kalut.
Suara-suara itu belum berhenti, malah terdengar semakin keras dan agak seram.
KRIITT KRIITTT KRIITTT
Hongjoong mendengar seperti ada yang mencakar jendela kamarnya dengan kuku tangan. 'Sial! Sial! Sial!.' Hongjoong mengecup pucuk kepala Seonghwa dan menutup matanya. Berusaha tidak mempedulikan suara-suara sialan itu.
TBC
Ehehehehehehe :'v
Double up 😅
Bikin bingung gak sih ini :'v
__ADS_1
Ps. Maapkan dialog dalam chat yg masih pake gue-elu... authan malas bikin lagi serius gak boong :"
Authan—♡