
"Bagai mana,apa kamu sudah baikan..?"Tanya Aldo, sambil menatap Naumi,ya.. Aldo lah yang sedang bersama Naumi sekarang, mereka saat ini sedang duduk di sebuah taman.
"Iya ka,terima kasih sudah menemani saya, sekarang perasaan saya sudah lebih baik"sahut Naumi, Aldo pun mengangguk kan kepalanya.
"Baik lah kalau begitu biar ku antar kamu pulang"ucap Aldo,lalu mengajak Naumi ke mobil nya, Naumi pun mengangguk kan kepalanya.
πΈπΈπΈπΈπΈπΈπΈ
(Flashback)
Aldo sedang di perjalanan menuju sebuah hotel berbintang, di sana ia akan makan malam bersama para Klein nya dan sekaligus membahas tentang kerja sama, Aldo sedang sibuk membuka map nya dan menelpon seseorang.
π"Hallo Axel,apa kamu sudah sampai di sana..?" tanya Aldo bicara di telpon.
π"Iya pak Aldo, saya sudah sampai di hotel lima menit yang lalu, apa pak Aldo masih di jalan..?"sahut Axel sambil bertanya.
π"Iya, sekitar 10 menit lagi saya akan segera sampai ke sana"jawab Aldo,di saat Aldo sedang sibuk bicara dengan Axel lewat telepon, tiba-tiba mobil yang di bawa Om Boby berhenti mendadak, sehingga membuat kepala Aldo langsung terbentur di kursi depan.
"Aww.."teriak Aldo terkejut sambil mengusap jidat nya yang terasa sakit.
"Maaf tuan Aldo, saya tidak sengaja"ucap Om Boby merasa tidak enak.
"Kenapa Om Boby ngerem secara mendadak..?"tanya Aldo.
"Maaf tuan,di depan tiba-tiba ada seorang gadis berlari menyebrang jalan"sahut Om Boby,merasa panik.
"Apaaa..?terus apa Om Boby menabrak nya" tanya Aldo terkejut,lalu segera membuka kaca mobil nya melihat keberadaan gadis itu.
"Saya tidak tau tuan..! seperti nya tidak,tetapi gadis itu masih terduduk di depan mobil kita" sahut Om Boby, Aldo pun segera turun dari mobil nya dan melihat keadaan gadis yang di maksud Om Boby, sedang kan di telpon Axel berkali-kali memanggil Aldo.
π"Hallo... Hallo pak Aldo...apa pak Aldo tidak papa..? hallo..hallo"tanya Axel panik ketika mendengar suara jeritan Aldo tadi seperti orang yang kesakitan.
"Ya Tuhan... semoga saja tidak terjadi apa-apa dengan pak Aldo"gumam Axel merasa cemas.
π"Hallo Axel, seperti nya saya akan datang terlambat, karena terjadi masalah sedikit di perjalanan"ucap Aldo memberi tahu,lalu setelah menutup telpon nya.
"Masalah...?apa terjadi kecelakaan..? apa pak Aldo tidak papa.. Hallo.. Hallo pak Aldo,ck,di putus, belum juga selesai bertanya..."ucap Axel sambil berdecak kesal.
__ADS_1
Aldo menghampiri gadis yang memakai gaun merah,yang terduduk sambil menangis di depan mobil nya.
"Maaf nona..apa nona tidak apa-apa...?"tanya Aldo sambil menatap dan membungkuk kan tubuh nya sambil melihat wajah gadis itu, Aldo langsung membelalakkan matanya terkejut melihat nya ternyata gadis itu adalah Naumi.
"Naumi...!"ucap Aldo lalu berjongkok sambil menyentuh pundak Naumi.
"Ka Aldo..!"panggil Naumi,ia pun langsung memeluk Aldo sambil menangis, Aldo pun sangat terkejut melihat nya,entah kenapa... melihat Naumi menangis hati Aldo terasa sakit dan ikut sedih.
"Naumi kamu kenapa..?"tanya Aldo sambil memeluk dan mengusap kepala Naumi,ia mencoba menenangkan Naumi, Naumi hanya terus menangis tersedu-sedu di dalam pelukan Aldo, Aldo pun membiarkan baju dan jas nya basah dan kotor karena ulah Naumi.
"Tuan.."panggil Om Boby, Aldo pun mengangkat tangan nya memberi kode pada Om Boby kalau dia tidak papa dan jangan di ganggu, Om Boby pun kembali masuk ke dalam mobil menunggu instruksi dari tuan nya.
Setelah beberapa menit, Naumi pun mulai tenang dan berhenti menangis, Aldo mengusap air mata Naumi dan mengajak nya duduk di taman yang tidak jauh dari mobil nya.
"Apa yang terjadi?"tanya Aldo sambil menatap Naumi dengan dalam, Naumi pun menceritakan kejadian yang di alami nya pada Aldo, mendengar cerita dari Naumi hati Aldo langsung membara,ia begitu marah mendengar nya sampai-sampai Aldo hendak mendatangi tempat kejadian itu, Naumi pun menahan Aldo dan meminta nya untuk tidak kesana, Aldo pun melepas kan jas nya dan menyelimuti tubuh Naumi yang basah dan kotor bekas kue, dengan penuh perhatian Aldo mengelap wajah Naumi dengan tisu, entah kenapa Naumi merasa nyaman dan aman berada di dekat Aldo,jauh berbeda rasa nya ketika ia berada di dekat Vino.
Telpon Aldo pun berbunyi berkali-kali namun Aldo tak menghiraukan panggilan itu.
"Ka, handphone nya ka Aldo dari tadi berbunyi terus, apa ka Aldo sedang di tunggu..?"tanya Naumi sambil menatap Aldo, Aldo pun mengambil handphone nya dari saku celana nya dan mengangkat panggilan dari Axel.
π"Hallo pak Aldo, apa pak Aldo ak...-"perkataan Axel langsung di potong oleh Aldo.
"What..!ada apa dengan pak Aldo..? bagai mana bisa dia membatalkan pertemuan sepenting ini.."keluh Axel tak percaya, sambil membelalakkan matanya.
"Apa pak Aldo memang benar-benar kecelakaan...?aku harus menelpon Om Boby untuk memastikan.."gumam Axel dan langsung segera menghubungi Om Boby, Axel pun terkejut mendengar kabar dan penjelasan dari Om Boby.
"Jadi karena seorang wanita, pak Aldo membatalkan kan makan malam sepenting ini..!"ia merasa benar-benar tak percaya.
Axel pun terpaksa melakukan hal yang di perintahkan oleh Aldo,tetapi dia lah yang menjadi korban kemarahan dan kekesalan para klien nya.
πΈπΈπΈπΈπΈπΈ
Aldo pun sudah sampai mengantarkan Naumi ke rumahnya.
"Terima kasih ka Aldo, sudah mau mengantar saya pulang"ucap Naumi sambil tersenyum.
"Sama-sama"sahut Aldo sambil mengangguk kan kepalanya, Naumi pun melambaikan tangan nya dan masuk kedalam rumah nya.
__ADS_1
"Kita langsung pulang saja Om"pinta Aldo.
"Baik tuan"sahut Om Boby sambil mengangguk kan kepalanya dan menjalan kan mobil lagi.
Keesokan harinya.
"Naumi sayang...!kamu tidak sekolah..?kenapa belum bangun juga"tanya bunda sambil membangun kan Naumi,ketika bunda Sofia menyentuh kepala Naumi ia terkejut merasa kan badan Naumi sangat panas.
"Sayang, kamu sakit nak..? badan kamu panas sekali "ucap bunda Sofia sangat panik.
"Bi Sri...!"teriak bunda memanggil pembantu nya.
"Iya nyonya..!"sahut bi Sri sambil berlari menghampiri bunda Sofia.
"Bi cepat hubungi dokter Irwan, suruh dia segera ke mari"suruh bunda,bi Sri pun langsung segera menghampiri dokter pribadi keluarga Chandra Pratama.
"Ada apa sayang...!kenapa kamu teriak-teriak?" tanya papa Chandra sambil menghampiri istrinya.
"Putri kita Naumi sakit pa, badan nya sangat panas"sahut bunda cemas, papa Chandra pun terkejut mendengar nya.
"Apa...! sayang cepat hubungi dokter Irwan,dan suruh dia kesini segera "ucap papa panik, karena putri kesayangan nya itu sedang sakit.
"Sudah pa,tadi saya suruh bi Sri yang menghubungi nya"sahut bunda, mereka berdua pun langsung duduk di samping putri kesayangan mereka.
...****************...
Next.
Jangan lupa tinggalkan jejak kalian ya βΊοΈ
Oiya... author mau kasih contoh visual nya babang Aldo dan Vino dulu ya.π€
(Ini contoh visual Aldo Agra Winata)
(Dan ini contoh visual nya Vino Agra Winata)
__ADS_1