
Selesai sarapan Aldo pun mengajak Naumi untuk keluar.
"Kita mau kemana my love..?"tanya Naumi.
"Ketempat yang sejak lama kamu rindukan.."sahut Aldo, Naumi menyeritkan alisnya.
"Ketempat yang aku rindukan..?memang nya dia tau aku sedang merindukan apa..?"batin Naumi.
"Di mana itu..?"tanya Naumi penasaran, Aldo pun tersenyum.
"Sebentar lagi juga kamu akan tau.."sahut Aldo.
"Aiss.. kenapa sih gak kasih tau sekarang aja..?pakai rahasia-rahasiaan segala"keluh Naumi.
"My wife,jika aku kasih tau sekarang..itu namanya bukan surprise nama nya.."sahut Aldo.
"Sabar lah dulu, sebentar lagi juga akan sampai,dan kamu akan langsung tau kita kemana"ucap Aldo.
"Nyebelin banget sih..!"gumam Naumi pelan,namun masih terdengar oleh Aldo.
Om Boby yang sejak tadi menyetir hanya bisa geleng-geleng kepala saja melihat tingkah laku pasangan suami-isteri itu.
Tak berapa saat,mata Naumi langsung terbelalak melihat arah jalan yang sangat ia hapal itu.
"Ini kan..!apa kita akan ke rumah bunda..?"tanya Naumi sambil tersenyum lebar, Aldo pun mengangguk kan kepalanya sambil tersenyum.
"Sekarang kamu sudah tau kan jawaban nya,kita akan kemana.."sahut Aldo, Naumi pun langsung mengangguk kan kepalanya cepat, seperti ayam yang sedang mematok makanan nya.
"Kita akan menginap di sana untuk beberapa hari"ucap Aldo, Naumi pun begitu gembira mendengar nya.
"Benarkah..?terima kasih my love...aku sangat bahagia"ucap Naumi sambil memeluk Aldo tanpa sadar karena saking gembiranya, Aldo pun sangat terkejut mendapat kan pelukan dari sang istri,ia ikut bahagia melihat istri nya bahagia.
__ADS_1
"Sama-sama my wife"sahut Aldo sambil tersenyum senang,ia pun membalas pelukan dari istri nya dan mendarat kan sebuah kecupan di kening Naumi,kapan lagi menurut Aldo ia mendapat kesempatan seperti ini, bisa memeluk dan di peluk secara sadar,biasa kan hanya ketika tidur saja ia bisa memeluk dan di peluk, setelah beberapa detik Naumi pun tersadar dan langsung melepaskan pelukan nya sambil tersenyum canggung.
"Maaf"ucap Naumi merasa salah tingkah.
"Ya ampun...kenapa aku bisa melakukan hal itu..? pasti sekarang kak Aldo akan menilai kalau aku adalah cewek gampangan, yang suka peluk-peluk cowok lebih dulu"batin Naumi merasa sangat malu, karena ia sendiri yang lebih dulu memeluk suaminya.
"Tidak papa my wife, justru aku senang jika kamu seperti ini"sahut Aldo sambil tersenyum, dan menyelipkan rambut Naumi ketelinga,ia ingin menatap wajah cantik istri nya yang sedang merasa malu.
"Pasti saat ini wajah nya memerah seperti buah tomat,ah.. sangat menggemaskan"batin Aldo.
Mobil mereka pun sudah sampai di halaman rumah orang tua Naumi, mereka pun langsung turun dan menemui mereka.
"Assalamualaikum..bunda.. papa..!"panggil Naumi sambil memasuki rumah orang tua nya.
"Wa'alaikum salam.. Naumi..!"pekik bunda terkejut, sambil menuruni tangga dan langsung memeluk putri kesayangan nya,papa Chandra yang melihat nya pun juga tak kalah,ia bergegas menghampiri dan langsung memeluk putri nya.
"Bagai mana keadaan papa dan bunda..? Naumi sangat merindukan kalian"ucap Naumi, yang masih memeluk papa nya, Aldo pun merasa terharu melihat istri dan mertua nya itu saat ini sedang melepas rindu.
"Apa papa dan bunda akan pergi keluar?"tanya Naumi, karena ia melihat kedua orang tua itu sudah sangat rapi.
"Kami berdua baru saja ingin berangkat ke rumah nyonya Hana, untuk menjenguk keadaan mu sayang, tetapi ternyata justru malah kalian yang lebih dulu datang ke mari" sahut bunda Sophia sambil tersenyum.
"Papa dan bunda sangat terkejut mendengar kabar dari nyonya Hana, kalau kamu telah di culik"ucap papa Chandra sambil mengusap lembut kepala putri nya.
"Iya nak,beruntung kata nyonya Hana, suami kamu cepat menyelamatkan mu,jika tidak..kita semua tak tau apa yang akan terjadi dengan mu, bunda dan papa pasti juga tidak akan tenang"sambung bunda Sofia.
"Lalu bagaimana dengan para penculik itu..?"tanya papa.
"Para penculik itu sudah di serahkan ke pihak berwajib beserta dalangnya dan saya akan pasti kan mereka mendapatkan hukuman yang seberat mungkin,saya juga sudah memecat dalang penculikan itu dengan secara tidak hormat"sahut Aldo, papa Chandra pun mengangguk puas dan merasa lega.
"Terima kasih nak Aldo,kamu telah menyelamatkan dan menjaga Naumi dengan baik"ucap papa Chandra tulus sambil tersenyum.
__ADS_1
"Sudah menjadi kewajiban seorang suami pa menjaga istrinya dengan baik,saya berjanji akan selalu menjaga dan melindungi Naumi sampai kapan pun"sahut Aldo.
"Sekarang papa semakin yakin, tidak salah papa memilih mu sebagai menantu papa,papa bangga mendapatkan menantu seperti mu"puji papa Chandra, Aldo pun merasa tersanjung mendengar pujian dari papa mertua nya itu.
Entah kenapa hati Naumi menghangat mendengar nya,ia merasa kan kebahagiaan yang belum pernah ia rasakan.
"Oya...papa dan bunda sampai lupa mengajak kalian duduk, dari tadi kita hanya berdiri saja ha..ha..ayo..mari kita duduk"ajak papa Chandra sambil tertawa, mereka semua pun ikut tertawa dan duduk bersama di rumah tamu.
Papa Chandra dan Aldo asik bicara tentang perusahaan mereka masing-masing, sedangkan bunda dan Naumi asik bicara tentang membahas butik.
"Sayang,apa kalian tidak ada rencana untuk pergi bulan madu..?"tanya bunda Sofia,ia tau betul jika putri semata wayangnya itu masih belum seutuhnya menjadi seorang istri,bunda juga tak mau jika putri nya itu harus berlarut-larut menunda nya, Naumi langsung terdiam mendengar nya, hanya gelengan kepala saja sebagai mewakili jawaban dari pertanyaan bundanya,bunda Sofia pun menghela nafas nya dengan panjang, sebenarnya bunda Sofia dan papa Chandra sudah tidak sabar ingin menimang cucu.
"Apa kamu masih belum bisa mencintai suami mu..?"tanya bunda Sofia sambil menatap dalam putri nya, untuk sesaat Naumi menoleh dan menatap suaminya yang ada di sebrang nya sedang asik berbincang-bincang dengan papa Chandra, entah kenapa ia juga merasa bingung dengan perasaan nya.
"Naumi tidak tau bunda, jujur Naumi merasa nyaman dan aman berada di dekat nya"sahut Naumi jujur,bunda Sofia pun langsung tersenyum senang mendengar nya.
"Apa jantung mu tiba-tiba sering berdebar kencang saat berada di dekat nya..?"tanya bunda Sofia.
"Kenapa bunda bisa tau..?"batin Naumi,ia pun mengangguk kan kepalanya.
"Oh..sayang, tanpa sadar kamu ternyata sudah jatuh cinta pada suami mu sendiri..!"ucap bunda Sofia sambil terkekeh, Naumi pun mengerutkan alisnya heran.
"Kenapa bunda bisa bilang begitu..?"tanya Naumi.
"Sayang,bunda juga pernah mengalami hal itu waktu muda, dan itu adalah salah satu tanda ketika kita sedang jatuh cinta"sahut bunda Sofia sambil tertawa kecil, Naumi pun menjadi malu pada bundanya, melihat ekspresi putri nya yang sedang malu,bunda Sofia pun hendak tergelak,namun ia tahan karena ia tak mau membuat putri nya itu semakin malu, apa lagi saat ini ada Aldo dan papa Chandra.
"Naumi, sebaiknya kamu istirahat saja dulu di kamar,ajak suami mu,dia kan belum tau di mana kamar mu"suruh papa Chandra,sambil tersenyum, Naumi pun hanya mengangguk dan tersenyum canggung mendengar nya, Aldo pun segera berdiri dan pamit ke kepada mertuanya untuk istirahat di kamar.
...****************...
Bersambung...
__ADS_1
Jangan lupa tinggalkan jejak kalian ya ❤️ terima kasih 🙏🏻