
Aldo begitu hati-hati mengobati dan membalut luka yang ada di tangan Naumi dengan perban, sesekali Naumi meringis kesakitan.
"Apa sangat sakit..?"tanya Aldo, sambil menatap lembut istrinya, Naumi menggeleng kan kepalanya.
"Sebaiknya kita kerumah sakit sekarang"ajak Aldo.
"Tidak perlu,aku baik-baik saja my love,ini hanya luka kecil, sebentar lagi juga akan sembuh"sahut Naumi menolak.
Setelah membalut luka Naumi dengan perban, mereka pun segera pergi dari sana, Aldo selalu dan Naumi duduk di belakang, sedang kan Axel dan Dela duduk di kursi depan.
"Apa kamu ngantuk my wife..?"tanya Aldo sambil menatap wajah istri nya terlihat begitu lelah,tentu saja karena waktu sudah menunjukkan pukul 3 pagi, Naumi mengangguk kan kepalanya.
"Tidur lah di sini.."suruh Aldo sambil menepuk pahanya untuk di jadikan bantal agar istri nya bisa tidur, Naumi pun tidak menolak karena saat ini ia sangat mengantuk, Naumi pun langsung membaringkan tubuhnya dan menaruh kepalanya di pangkuan Aldo,tak lama ia tertidur pulas, Aldo tersenyum sambil mengusap lembut kepala istri nya.
Axel dan Dela merasa salah tingkah melihat keromantisan dua sejoli yang ada di belakang mereka,tak lama mobil mereka pun sudah sampai di rumah,mommy Hana langsung berlari menghampiri mereka,ia sangat khawatir dengan keadaan anak dan menantu nya.
"Mom dia sedang tertidur.."ucap Aldo dengan suara pelan, mommy Hana pun mengangguk dan mengerti,ia tak mau mengganggu tidur menantunya, yang jelas ia sudah lega melihat menantu nya baik-baik saja.
Aldo menggendong Naumi masuk dan menuju kamar mereka,di letak kan nya berlahan istri nya di atas ranjang.
"Syukur lah kalian selamat.."ucap mommy, mereka semua berkumpul di ruang tamu.
"Apa mommy ingin tau, siapa dalang penculikan istri ku.."ucap Aldo.
"Siapa Al..?"tanya mommy Hana penasaran.
"Dewi, karyawan yang bekerja di kantor kita mom"sahut Aldo memberi tahu, mommy Hana pun terkejut mendengar nya.
"Bagai mana bisa dia melakukan nya.."ucap mommy Hana.
"Dia melakukan itu karena sakit hati Aldo menikah dengan Naumi,kata nya dia sudah lama mencintaimu Aldo Tante"sahut Axel, mommy Hana ternganga mendengar nya.
"Lalu kalian apa kan wanita itu..?"tanya mommy Hana.
"Dia sudah di tahan di kantor polisi,dan aku juga sudah memecat nya"sahut Aldo, mommy Hana pun merasa lega.
"Ah... syukur lah kalau begitu, Aldo sebaik kamu istirahat sekarang"suruh mommy Hana.
"Terima kasih Dela, karena sudah membantu ku menemukan istri ku"ucap Aldo.
"Ya sama-sama, kalau begitu saya juga permisi pamit pulang"sahut Dela sambil tersenyum ramah.
"Lho, kenapa tidak menginap di sini saja, nanti pagi baru pulang"tahan mommy Hana.
__ADS_1
"Mommy benar Del, sebaiknya kamu dan Axel menginap dan istirahat dulu di sini"sahut Aldo, Dela pun tidak bisa lagi menolak, karena ia juga sangat kelelahan, lagi pula hari sudah sangat larut, tidak mungkin ia pulang berduaan dengan Axel, bisa-bisa akan menimbulkan fitnah.
"Baiklah"sahut Dela, mommy Hana pun langsung mengantarkan Dela ke kamar tamu, sedang kan Axel mommy Hana suruh tidur di kamar Vino.
*
*
*
Pagi hari Naumi terbangun lebih dulu dari pada Aldo, berlahan matanya terbuka hal yang dilihatnya pertama adalah pemandangan indah dan luar biasa,mata Naumi menikmati dan menyusuri pahatan wajah yang indah dari dari sang pencipta.
"Tampan sekali...! Kenapa di saat tidur dia terlihat semakin tampan.."batin Naumi,ia baru menyadari kalau suaminya itu begitu tampan, tanpa sadar garis lengkung terukir di bibirnya, entah sampai berapa lama Naumi betah menatap wajah itu, posisi nya pun tidak berubah, tangannya masih setia bertengker di pinggang Aldo, begitu pula Aldo, tangan nya masih setia memeluk erat tubuh Naumi, tiba-tiba Naumi merasa kan ada pergerakan dari suaminya,pertanda orang yang di pandang nya saat ini sudah terbangun, dengan cepat Naumi memejamkan matanya dan berpura-pura tidur.
"Good morning my wife"ucap Aldo pelan sambil tersenyum,ia pun mengusap lembut wajah cantik istri nya,lalu segera memberikan kecupan selamat pagi di kening itu, cukup lama benda kenyal itu menempel di kening Naumi, setelah itu baru lah Aldo melepaskan nya, Naumi merasakan darah nya berdesir hebat kerena sentuhan hangat dari suaminya.
"I love you my wife"bisik Aldo,lalu ia segera turun dari ranjang itu dan menuju kamar mandi, Naumi membuka matanya lalu segera duduk, sambil memegang dadanya yang hampir copot,entah kenapa mendengar ucapan dari suaminya, tiba-tiba jantung nya berdetak kencang,pipi nya pun merona merah.
"Ada apa dengan ku..?apa aku sudah jatuh cinta pada nya..?"batin Naumi merasa bingung.
Tak lama Aldo keluar dari kamar mandi dan langsung melihat istrinya sudah bangun.
"Ternyata kamu sudah bangun, kenapa cepat sekali"sapa Aldo sambil tersenyum, namun Aldo langsung menyeritkan alis nya, karena istri nya tak menyahut.
"Ada apa my wife,apa yang sedang kamu pikirkan..?"tanya Aldo.
"Aku sedang memikirkan my love"sahut Naumi tanpa sadar, Aldo terkejut mendengar nya, jantung nya langsung berdebar kencang.
"Apakah dia sudah mulai mencintai ku..?"batin Aldo bertanya-tanya, Aldo pun tersenyum lebar.
"Apa kamu mencintai ku..?"bisik Aldo ke telinga Naumi.
"Apaa...!"pekik Naumi terkejut dan tersadar dari lamunannya.
"Aku pikir kamu akan menjawab iya,bukan kah kamu sedang memikirkan ku..?"tanya Aldo sambil tersenyum, Naumi langsung terdiam
"Ya ampun... kenapa dia bisa tau,jika aku sedang memikirkan nya"batin Naumi merasa malu sambil menepuk jidatnya dengan tangan yang terluka.
"Aaawww..!" Naumi ketika merasakan sakit di tangan nya.
"Apa luka nya masih sakit..?"tanya Aldo merasa panik, dan langsung memeriksa luka yang ada di tangan Naumi.
"Sedikit"sahut Naumi sambil tersenyum canggung.
__ADS_1
"Aku akan mengganti perban mu"ucap Aldo, lalu segera mengambil kotak P3K di dalam laci nya,dan segera mengganti perban di tangan Naumi, Naumi tak berkedip menatap suaminya.
"Apa aku terlihat tampan..?aku menjadi salah tingkah ketika kau menatap ku seperti ini"ucap Aldo sambil terkekeh, Naumi pun tersenyum mendengar nya.
"Kamu terlihat sangat tampan"sahut Naumi jujur.
"Benar kah,tapi kenapa kamu tidak jatuh cinta pada ku?"canda Aldo sambil tersenyum, Naumi mati kutu dengan pertanyaan itu.
"Oya, tadi malam Dela menginap di sini"ucap Aldo memberi tahu.
"Benar kah? apa dia masih di sini?"tanya Naumi.
"Seperti nya dia di bawah bersama mommy dan Axel"sahut Aldo.
"Aku ingin menemuinya"ucap Naumi dan langsung pergi ke kamar mandi dan segera membersihkan dirinya.
Mommy Hana, Axel dan Dela sedang duduk sambil sarapan pagi bersama.
"Oya,aku sejak kemarin penasaran, bagai mana caranya kamu bisa menemukan Naumi..?"tanya Axel.
"Sebenarnya, waktu itu Naumi sempat mengirim pesan minta tolong pada saya,saya sangat terkejut dan langsung melacak keberadaan Naumi melewati ponsel nya, dan ternyata Naumi berada cukup jauh dari kota,saya pun langsung menghubungi dan memberi tahu Aldo"sahut Dela.
"Apa..?jadi kamu sudah berani memasang alat pelacak di ponsel Naumi..! apa maksud mu melakukan itu..? apa kamu ingin memata-matai Aldo dan Naumi"tuduh Axel terkejut dan tak menyangka.
"Saya melakukan nya sebelum Naumi menikah dengan tuan Aldo, waktu itu Naumi juga pernah hilang dan saya kesulitan untuk menemukan nya,maka nya waktu itu saya memutuskan untuk memasang alat pelacak di ponsel nya, supaya saya mudah menemukan keberadaan nya "sahut Dela menjelaskan dan membela diri nya.
"Tapi hal yang kamu lakukan itu sudah sangat lancang,kamu sudah melanggar kode etik,hal itu bisa di pidanakan"ucap Axel, Dela pun langsung terkejut dan ternganga mendengar nya.
"Hei kenapa anda yang protes..? asal anda tau, Naumi tidak keberatan dengan hal itu "sahut Dela kesal.
"Sudah..sudah.. kalian ini kenapa jadi berdebat sih, mommy justru bersyukur Dela melakukan itu, jika tidak,kita pasti sangat kesulitan untuk menemukan Naumi sekarang,dan mommy tidak bisa membayangkan apa yang akan terjadi jika Naumi terlambat di selamat kan"ucap mommy Hana, Dela pun tersenyum menang.
"Benar apa yang di katakan oleh mommy"sahut Naumi sambil menuruni tangga bersama Aldo.
"Jika saja kalian terlambat menyelamatkan ku, mungkin aku sudah mati di tangan wanita gila itu"sambung Naumi.
"Thank you Dela"ucap Naumi sambil tersenyum, Dela pun mengangguk kan kepalanya lalu mereka pun berpelukan.
...****************...
Bersambung...
Jangan lupa tinggalkan jejak kalian ya βΊοΈ terima kasih ππ»
__ADS_1