
Selesai membeli cincin mereka pun segera kembali ke mobil, lagi-lagi Naumi lebih dulu masuk dari pintu belakang dan duduk di sana, Dela pun jadi merasa tidak enak dengan Aldo.
"Apa kalian sudah makan..?"tanya Aldo.
"Sudah..! Belum..!"sahut Naumi dan Dela bersamaan,namun tidak kompak, Aldo pun mengerut kan alisnya.
"Dasar... si Dela, kenapa malah jawab nya belum sih..!"batin Naumi sambil melotot kan mata ke pada Dela.
"Aduh...!gue salah jawab jadi nya, gara-gara nih perut lapar... sorry ya Naumi"batin Dela sambil tersenyum kecut dan mengangkat dua jari nya berbentuk V ke pada Naumi.
"Baik lah, kalau begitu kita ambil suara yang terbanyak saja"sahut Aldo sambil menyetir mobil nya.
"Suara terbanyak..? bukan kah jawaban kami seri..?"tanya Naumi, sebenarnya Naumi inggin sekali cepat-cepat pulang ke rumah sakit dan terbebas dari Aldo.
"Tapi aku belum memberi kan suara ku..!dan jawaban ku sama dengan Dela, jadi kita putus kan untuk mampir makan dulu ,baru setelah itu kita kembali ke rumah sakit"sahut Aldo dengan santai dan langsung membelok kan mobil nya ke sebuah restoran, Naumi langsung ternganga mendengar nya, dan sedang kan Dela malah tertawa,Aldo pun turun lebih dulu dari mobil nya.
"Awas kamu ya Dela..."gumam Naumi sambil menggertak kan gigi nya kesal, Dela pun dengan cepat keluar lebih dulu untuk menghindari kemarahan Naumi.
Aldo pun kembali membukakan pintu mobil untuk Naumi,dan mereka pun masuk bersama kedalam restoran itu.
"Pilih lah menu yang kalian mau,saya permisi ke toilet dulu"ucap Aldo, Naumi dan Dela pun mengangguk paham, sepeninggal Aldo, Naumi pun langsung melampiaskan kekesalan nya pada Dela.
"Lo ya Del... bener-bener ngerjain gue, kenapa lo malah bilang belum makan..! seharusnya kan bilang saja sudah, biar gue cepat-cepat menjauh dari ka Aldo"ucap Naumi sangat kesal.
"Im sorry Naumi...gue gak sengaja bilang gitu, soalnya ini gara-gara nih perut yang beneran lapar, karena gue memang belum makan he..he.."sahut Dela sambil cengengesan, Naumi pun langsung memanyunkan bibirnya.
Aldo pun sudah selesai dan kembali, ketika Aldo duduk ia mengerut kan alisnya heran.
"Kenapa kalian belum memesan makanan..?" tanya Aldo sambil menatap Naumi dan Dela bergantian, Naumi dan Dela pun hanya tersenyum.
"Baik lah,biar aku yang pesan kan makanan untuk mu"ucap Aldo sambil mengangkat tangan nya memanggil pelayan restoran.
"Saya mau pesan steak ayam 2 dan jus jeruk 2,dan tiga salat buah, kalau kamu Dela..?" tanya Aldo, Dela dan Naumi ternganga mendengar nya.
"Dela...!"panggil Aldo, Dela pun langsung tersadar.
"Ah..i..iya.."sahut Dela terkejut.
"Kamu mau pesan apa..?"tanya Aldo.
"Saya mau pesan steak daging dan jus alpukat"sahut Dela sambil tersenyum canggung.
"Apa ini hanya kebetulan, atau memang mereka mempunyai kesamaan yang sama..? kenapa Aldo bisa tau makanan dan minuman favorit Naumi...?"batin Dela sambil menatap bingung Naumi dan Aldo bergantian.
"Bagai mana kak Aldo tau makanan kesukaan gue..?"batin Naumi kebingungan merasa tidak percaya, Aldo pun tersenyum melihat kebingungan Naumi dan Dela, bagai mana ia bisa tau makanan favorit Naumi, padahal yang sebenarnya beberapa hari yang lalu Aldo di beri tahu oleh mommy Hana apa yang di sukai dan tidak disukai Naumi termasuk makanan apa yang menjadi favorit Naumi,tentu nya mommy Hana di beri tahu oleh pakar nya langsung yaitu bunda Sofia.
Makanan yang mereka pesan pun akhirnya datang,dan mereka pun segera memakan nya.
Ponsel Naumi berdering.
__ADS_1
π"Hallo bunda.."
π"Naumi... nanti kalau kalian pulang, langsung ke rumah saja ya"ucap bunda, Naumi bingung mendengar nya.
π"Kenapa langsung ke rumah bun..?"tanya Naumi.
π"Kerena bunda dan papa sudah ada di rumah" sahut bunda memberi tahu.
π"Jadi Papa sudah boleh pulang bun..?"tanya Naumi merasa sangat gembira.
π"Iya sayang"sahut bunda.
π"Syukur lah.. Naumi senang mendengar nya,iya bun sebentar lagi kami akan pulang"sahut Naumi sambil tersenyum.
"Emm..kak Aldo,kata bunda nanti kita pulang nya langsung ke rumah aja, karena papa sudah pulang ke rumah"ucap Naumi memberi tahu.
"Benar kah..? syukur lah..aku senang mendengar nya"sahut Aldo ikut senang.
Setelah selesai, Aldo pun langsung mengantar mereka kembali pulang ke rumah.
(stiek kesukaan Naumi βΊοΈ)
*
*
*
Seluruh karyawan di kantor Winata,di heboh kan dengan berita pertunangan Bos mereka.
"Lo tau gak, dengar kabar kata nya Bos Aldo mau married bulan depan"ucap salah satu karyawan lain yang sedang asik ngerumpi di toilet wanita.
"Ha... yang bener..?Lo denger kabar dari mana?"tanya teman nya yang lain sambil membenarkan riasan wajah nya.
"Siapa lagi...kalau bukan dari si Bagas,si biang gosip di kantor ini"sahut yang lain nya.
"Wah... beruntung sekali wanita itu mendapat hati Bos Aldo, ngomong-ngomong apa wanita itu dari kalangan orang terpandang juga..?"
"Gue denger sih iya, pewaris tunggal lagi,dan kata nya lagi calon nya Bos Aldo masih daun muda"sahut temannya lagi sambil terkekeh.
"Daun muda, maksud kamu..?"
"Gue denger, kata nya baru lulus SMA"
"Wah... hebat banget tuh bocah bisa taklukin si Bos Aldo"
"Gue jadi penasaran,gimana wajah tuh cewek...? semoga saja kita semua di undang sama Bos Aldo di acara pertunangan nya"
__ADS_1
"Semoga saja,gue juga penasaran banget nih.. pengen liat calon istri nya Bos Aldo"
"Duh...bakal jadi hari patah hati dong...!buat kita semua di kantor ini, karena udah gagal dapatin Bos Aldo "
"Iya gue juga sedih banget nih...udah lama ngincar Bos Aldo...eh.. tau-tau Bos Aldo nya udah di ambil cewek lain"
"Ya udah..balik kerja yuk.."ajak teman nya, mereka semua pun langsung keluar dari toilet dan kembali bekerja, ternyata dari tadi ada seseorang yang sedang menguping percakapan mereka dari balik pintu toilet.
"Oh my God..? kenapa gue bisa tidak tahu kabar ini..! gue harus temuin Bagas sekarang" ucap suci,lalu segera buru-buru mencari Bagas.
"Gas...!" panggil suci sambil menghampiri Bagas, Bagas pun menghela nafasnya dengan kasar sambil cemberut.
"Sudah gue bilang berapa kali..! kalau panggil gue jangan panggil gas.. panggil Ba-gas mengerti..!"ucap Bagas sambil cemberut,suci hanya terkekeh mendengar nya.
"Iya..maaf Bagas..!soal nya gue lebih suka manggil lo dengan sebutan gas,lebih mudah dan gampang he..he"sahut suci sambil terkekeh.
"Tapi gue gak suka...suciiii....!!!!"ucap Bagas sambil mendengus kesal.
"Iya..iya...maaf, oiya..tadi di toilet gue denger gosip soal Bos Aldo,itu beneran gak sih..?"tanya suci penasaran dan memastikan.
"He'eh,bener seratus persen"sahut Bagas sambil mengayunkan kipas tangan nya.
"Hah..jadi,itu bukan kabar hoax..?"tanya suci lagi memastikan.
"Ya gak lah...gue dapet kabar akurat ini dari sepupu gue Miss Rosella, karena Bos Aldo beli cincin tunangan nya di sana,dan kata nya lagi tuan Aldo memperlakukan calon istri nya itu sangat so sweet banget..!Lo pasti bakal jantungan kalau tau berapa harga cincin yang Bos Aldo beli di toko sepupu gue..!"ucap Bagas.
"Berapa..?"tanya suci penasaran.
"700 juta...waw banget gak tuh..!ah... beruntung banget tuh cewek"ucap Bagas.
"Buju buseeeet... jantung gue hampir copot denger nya, cincin apan tuh mahal bener...?gue seumur-umur jangan kan memakai cincin semahal itu, cincin perak aja baru kebeli" sahut suci sambil geleng-geleng kepala dan berdecak kagum.
"Cincin mas berlian yang langka,nama cincin nya cinta abadi, cuman ada 3 di dunia"sahut Bagas memberi tahu, suci semakin ternganga mendengar nya.
"Berarti tuh cewek, bukan sembarang bisa dapet cincin seperti itu"ucap suci.
"Duh... gawat kalau Dewi tau kabar ini,bisa pingsan dan nangis sampai tujuh hari tujuh malam tuh anak"ucap suci.
"Emang kenapa my friend lo itu..?"tanya Bagas.
"Udah dua hari gak masuk kantor kata nya sih sakit"sahut suci memberi tahu.
"Gue yakin,tuh anak sakit nya bakal tambah parah kalau tau kabar ini, bisa-bisa langsung ko'it ha..ha.."ucap Bagas sambil tertawa dan pergi meninggalkan suci.
"Gila bener si Bagas..huh... dasar si gemulai, kalau ngomong gak ada filter nya"gerutu suci sambil mencebik kan bibir nya.
...****************...
Next...
__ADS_1
Jangan lupa tinggalkan jejak kalian ya βΊοΈ terima kasih ππ»