
Ketika semua orang sedang asik mengobrol dan memanggang daging, Aldo memberikan sebuah pengumuman.
"Tolong perhatiannya,aku ingin memberikan sebuah kejutan untuk kalian semua"ucap Aldo sambil tersenyum.
"Kejutan apa itu Aldo..?"tanya mommy Hana.
"Kejutan yang pasti akan membuat mommy bahagia"sahut Aldo.
"Apa kejutan itu tentang Naumi sedang hamil?kalau iya,itu adalah kejutan yang paling sangat membahagiakan untuk mommy"ucap mommy Hana sambil tersenyum lebar.
"Iya,itu adalah kejutan yang luar biasa untuk kita semua"sahut bunda Sofia dan di angguki oleh Dela dan Axel, Naumi hanya melongo mendengar nya.
"Tapi aku kan gak sedang hamil..jadi kejutan nya pasti bukan itu"batin Naumi.
"Ini kejutan bukan tentang kehamilan Naumi mommy,dan kalian do'akan saja, agar istri ku Naumi cepat hamil ya"sahut Aldo.
"Lalu kejutan apa Al? tanya mommy Hana penasaran.
"Iya,apa kejutan nya?"tanya Axel juga ikut penasaran.
"Ok, karena kalian semua sudah tak sabar lagi,aku akan memanggil nya untuk keluar dan bergabung bersama kita"sahut Aldo sambil tersenyum.
"Keluar lah..dan tunjukkan lah pesona mu..!"ucap Aldo, menyuruh seseorang yang sejak tadi sedang menyembunyikan diri nya.
tap..tap..tap...!
Derap langkah kaki seseorang terdengar mendekati tempat mereka,dan sesaat kemudian semua orang pun langsung terkejut dan ternganga melihat nya.
"Hallo semua,apa kabar..?"ucap seseorang yang baru bergabung dengan mereka.
"Vino..!"panggil mommy Hana sambil berdiri, mommy Hana sangat terkejut melihat kedatangan putra bungsu nya itu, yang lain pun juga tak kalah terkejut nya, sedang kan Naumi terlihat sangat shock melihat kedatangan Vino, Dela dan Axel saling melempar pandangan, mereka khawatir dengan kedatangan Vino di tengah-tengah mereka akan mengakibatkan kekacauan di rumah tangga Naumi nanti nya.
"Mommy..!apa kabar..? mommy pasti sangat terkejut kan melihat ku ada di sini.."ucap Vino sambil tersenyum dan memeluk mommy Hana.
"Ya, mommy sangat terkejut sekali,kapan kamu datang dan kenapa tidak memberi kabar mommy..?"tanya mommy Hana sambil menatap Vino.
"Mommy,jika aku memberi kabar mommy,itu namanya bukan kejutan untuk mommy he..he.."sahut Vino sambil tertawa kecil.
"Vino sudah seminggu di Indonesia mom, dan dia bilang, jangan memberi tahu mommy dulu,Oya.. Vino juga memutuskan untuk kembali dan kuliah di Indonesia saja katanya" ucap Aldo memberi tahu.
"Apa..?"ucap mommy Hana semakin terkejut.
__ADS_1
"Kenapa mom?apa mommy tidak senang aku kembali?"tanya Vino sambil menatap mommy Hana yang terlihat semakin shock dan tidak menunjukkan kebahagiaan nya.
"Ah..tentu saja mommy senang sayang, mommy hanya terkejut saja, karena kamu kembali dan memutus untuk tinggal di Indonesia secara mendadak,apa kamu punya masalah di kampus mu sana?"tanya mommy menyelidik,ia merasa putra bungsu nya itu tak mungkin mengambil keputusan yang begitu mendadak,jika tak ada masalah, Vino menggeleng-geleng kan kepalanya sambil tersenyum.
"Tidak ada mommy,aku hanya ingin berkumpul dan kembali dekat dengan kalian saja, selama aku di sana,aku merasa kesepian dan tidak bersemangat"sahut Vino menjelaskan, namun mommy Hana masih merasa ada sesuatu yang janggal dengan Vino.
"Benar kah?"tanya mommy Hana.
"Benar mommy,aku juga ingin menebus kesalahanku yang telah lalu pada seseorang, semoga saja dia masih mengingat ku"ucap Vino sambil sekilas melirik Naumi, Naumi pun menjadi tegang mendengar nya,hawa yang sejak tadi sejuk, tiba-tiba terasa sangat panas bagi Naumi, ingin rasanya ia pergi dari sana, namun tak bisa ia lakukan.
"Siapa orang itu Vin..?"tanya Aldo sambil menepuk pundak Vino.
"Nanti suatu saat akan aku kenal kan dia pada mu dan mommy,jika dia mau memaafkan dan menerima ku kembali"sahut Vino sambil tersenyum.
"Apa maksud omongan Vino itu?apa dia ingin merebut Naumi dari Aldo?gak akan gue biarin jika hal itu terjadi "batin Dela curiga, sambil menatap sengit Vino.
"Apa yang di bicara kan nya, kenapa Vino bicara seperti itu?"batin Naumi merasa takut.
Mereka semua pun makan bersama, sambil berbincang hangat, tentunya yang banyak bicara adalah Vino dan Aldo serta mommy Hana,sedang kan yang lain hanya jadi pendengar saja.
"Emm..my love,aku permisi ke kamar mandi sebentar ya"ucap Naumi meminta ijin, Aldo pun tersenyum sambil mengangguk kan kepalanya.
Naumi pun segera pergi dari sana, entah kenapa hati nya merasa tidak nyaman dan sesak melihat kedekatan suami nya dan Vino.
"Di mana letak kamar mandi nya?apa di lantai atas?atau di dekat dapur?biasa nya sih di dekat dapur ada"gumam Naumi bicara sendiri, sambil menuju tempat dapur,benar saja,di dekat dapur itu ada terdapat kamar mandi, Naumi pun langsung masuk, setelah beberapa saat Naumi keluar dari sana, sambil merapikan pakaian dan rambut nya, namun tiba-tiba ia di kejutkan dengan sosok yang tidak ingin ia liat.
"Hai Naumi..!"sapa Vino lembut.
"Nga-pain kamu di sini?"tanya Naumi terbata.
"Aku cuma ingin memastikan kamu aman dan benar-benar mendapatkan kamar mandi nya,bukan kah kamu baru pertama kali masuk ke rumah ini"sahut Vino sambil tersenyum.
"Tidak perlu repot-repot,aku bukan anak kecil yang akan tersesat"sengit Naumi, sambil menatap tajam.
"Kenapa?kok kamu terlihat sangat kesal sekali pada ku, apa kamu tidak senang melihat ku kembali?"tanya Vino yang berlahan mendekati Naumi, melihat Vino yang semakin dekat Naumi pun langsung cepat-cepat menggeser dan menjauhi Vino.
"Sebaiknya kamu jangan pernah mendekati atau pun sok akrab dengan ku"tegur Naumi.
"Kenapa?apa kamu khawatir jika kak Aldo curiga?dan mengetahui hubungan kita dulu"ucap Vino.
"Cukup Vino..!jangan bahas atau ungkit Masa lalu,aku sekarang adalah kakak ipar mu,dan tolong hormati aku sebagai kakak ipar mu"sahut Naumi mengingat kan.
__ADS_1
"Aku tau kamu adalah kakak ipar ku,tapi sebentar lagi aku akan membuat kamu kembali menjadi kekasih ku"ucap Vino sambil menatap Naumi penuh arti, Naumi pun langsung terkejut dan melotot kan mata nya, terlihat ada kerinduan yang menggebu-gebu di mata Vino untuk Naumi.
"Apa maksud kamu Vino?"tanya Naumi merasa tidak tenang.
"Maaf kan aku Naumi, karena kesalahan dan kebodohan ku yang dulu meninggal kan mu, membuat kamu menjadi tidak bahagia,aku janji, setelah ini kamu akan bahagia selamanya bersama ku"sahut Vino lembut, sambil meraih tangan Naumi, dengan cepat Naumi menarik dan menghentak kan tangan nya.
"Kamu salah Vino,aku justru sangat bahagia bersama Aldo,aku seharusnya berterima kasih kepada mu, karena telah meninggal kan ku dan membuat ku menikah dan jatuh cinta pada Aldo"sahut Naumi sambil tersenyum remeh.
"Tidak..!kamu pasti sedang berbohong,kamu hanya marah pada ku,tapi aku yakin,kamu masih sangat begitu mencintai ku bukan,aku tau itu,ada kerinduan yang sangat mendalam terpancar dari mata mu untuk ku"ucap Vino dengan percaya diri dan begitu yakin.
"Gila!kamu sudah gila Vin,di mata ku tidak ada rasa cinta ataupun kerinduan sedikit pun untuk mu, justru rasa kebencian lah yang ada,aku tak pernah berbohong,aku sangat mencintai suamiku"sahut Naumi tegas ,dan hendak pergi meninggalkan Vino, namun dengan cepat Vino menahan lengan Naumi.
"Aku sangat yakin,kamu masih begitu mencintai ku,dan cinta mu pada kak Aldo itu hanya cinta palsu"ucap Vino tak percaya, Naumi begitu frustasi menghadapi kegilaan Vino,ia tak habis pikir, kenapa tiba-tiba Vino datang kedalam hidup nya di saat ia sudah begitu mencintai suaminya.
"Lepas kan tanganku..! terserah kamu mau berpikir seperti apa, yang jelas..! cinta itu tak pernah salah,aku sangat yakin,jika aku sangat mencintai Aldo "sahut Naumi, sambil mendorong tubuh Vino dengan kasar hingga pegangan nya terlepas, dan Naumi pun langsung segera pergi meninggalkan Vino yang mematung sambil menatap sedih kepergian Naumi.
Naumi berjalan begitu cepat dan buru-buru hingga tak melihat arah depan.
Brukk...!
"Aakkkhh..!"teriak Naumi terkejut karena menabrak seseorang.
"Hanny..!kamu tidak papa?"tanya Aldo dengan sigap menangkap dan memeluk Naumi yang hampir terjatuh.
"My love,aku tidak papa"sahut Naumi sambil tersenyum dan langsung memeluk suaminya dengan erat, Aldo pun langsung terkejut dan mengerutkan alisnya heran,atas tindakan istrinya itu, seolah-olah ia takut akan kehilangan suaminya.
"Ada apa my wife?"tanya Aldo sambil mengusap lembut kepala istri nya dan memberikan kecupan hangat di kepala istrinya, merasa istri nya lama tak kembali Aldo pun menjadi khawatir dan segera menyusul dan mencari istrinya.
"Tidak papa, hanya ingin memelukmu, entah kenapa...baru sebentar tidak melihat mu, rasanya kangen"sahut Naumi sambil tersenyum malu, Aldo pun terkekeh mendengar nya.
"Benarkah? kalau begitu aku akan selalu berada di samping mu,agar istri cantik ku ini bisa memeluk ku setiap saat"ucap Aldo sambil mencubit gemas hidung istri nya, Naumi pun tergelak mendengar nya.
"Kalau terus di samping ku, bagai nama dengan pekerjaan kantor mu?"tanya Naumi.
"Biar Axel yang mengerjakan nya"sahut Aldo enteng sambil tersenyum lebar, membuat wajah nya semakin tampan di mata Naumi.
"Huh.. dasar,kamu itu selalu merepotkan Axel"gerutu Naumi sambil memukul pelan dada suami nya, Aldo pun tertawa mendengar nya,lalu mereka pun berjalan dan kembali berkumpul di halaman belakang.
Di balik tembok tak jauh dari mereka, Vino menatap tajam penuh amarah sambil mengepalkan kedua tangannya, dadanya terasa panas melihat kemesraan Naumi dan Aldo.
...****************...
__ADS_1
Bersambung...
Like, komen vote dan hadiah nya ya jangan lupa ☺️