
Di hotel.
Naumi begitu terpesona melihat tempat kamar hotel yang di pesan oleh suaminya, ukuran kamar yang luas, di tata indah dengan taburan bunga kesukaan nya, di sana terdapat pintu yang ketika di buka langsung terpampang pemandangan pantai yang sangat begitu indah,dan bisa melihat sunset langsung di sore hari di sana, sambil menyusuri pantai dengan berjalan kaki, sungguh impian Naumi terwujud saat ini.
"Apa kamu menyukainya my wife..?"tanya Aldo menghampiri istrinya yang sedang berada di luar, sambil memeluk erat tubuh istrinya dari belakang dan meletakkan dagunya di tengkuk leher istrinya, senyuman indah terpancar di bibir Naumi dan mengangguk kan kepalanya.
"Aku sangat menyukai nya, semua nya sangat indah"sahut Naumi.
"Mau kah kamu menemaniku melihat sunset di sini..?"pinta Aldo sambil mencium pipi Naumi, Naumi pun membalik kan tubuh nya menghadap suaminya.
"Tentu my love,aku sangat bahagia berada di sini dengan mu"sahut Naumi sambil tersenyum manis.
"I love you my wife.."ucap Aldo sambil menangkup wajah istri nya.
"I love you too my husband"sahut Naumi sambil tersenyum, Aldo pun langsung mencium bibir Naumi dengan lembut, suasana sore yang sangat romantis membuat mereka hanyut.
"Boleh kah aku meminta hak ku sekarang..?"tanya Aldo, dengan nafas yang sudah berat, Naumi mengerjap-ngerjapkan mata nya, dan mengangguk pelan, senyuman lebar langsung terbit di bibir Aldo dan langsung menggendong Naumi ala bred style dan membawa nya ke dalam kamar lalu meletakkan tubuh istri nya berlahan di atas kasur yang bertaburan bunga mawar,mata mereka pun saling bertemu tatap dan saling mengunci.
"I love you"ucap Aldo sambil menatap Naumi dengan penuh damba.
"I love you too"sahut Naumi sambil tersenyum manis, berlahan Aldo mendekat kan wajah nya dan kembali menautkan bibir mereka, sore itu mereka akhirnya melakukan penyatuan dan resmi menjadi suami istri yang sesungguhnya.
*
*
*
Pagi hari,Naumi terbangun dari tidurnya,dan berlahan membuka matanya,hal yang pertama yang di lihat nya adalah wajah tampan suaminya, Naumi tersenyum malu ketika mengingat kejadian kemarin sore.
__ADS_1
"Good morning my love"bisik Naumi sambil mencium pipi kiri dan kanan suaminya, Aldo pun langsung terbangun dari tidur nya dan tersenyum.
"Good morning my wife"sahut Aldo sambil memeluk erat tubuh istrinya.
"Apakah itu tadi ciuman selamat pagi ku..?"tanya Aldo sambil tersenyum nakal, Naumi tersipu malu dan membenamkan wajahnya di dada bidang suaminya.
"Mulai sekarang sampai seterusnya,kamu harus memberi ku ciuman selamat pagi setiap hari"ucap Aldo, sambil mengecup kening Naumi.
"Tak masalah,aku akan terus mencium mu seperti ini muach..muach..muach..ha.ha.." ucap Naumi sambil menciumi suaminya lalu tertawa, Aldo pun langsung membalas menciumi istri nya.
"Ayo kita berjalan menyusuri pantai di pagi hari "ajak Naumi sambil memagut lengan suaminya.
"Baiklah ayo.."sahut Aldo menyetujui, Naumi pun sangat bahagia, setelah mandi mereka pun berjalan menyusuri pantai sambil bergandengan tangan.
Setelah puas menikmati indahnya pemandangan pantai,perut mereka pun meronta-ronta minta di isi, mereka pun langsung menuju restoran terdekat.
"My love, lihat siapa yang kita temui di sini.."ucap Naumi sambil menunjuk dua orang yang sedang asik makan dan bercanda.
"Ayo kita bergabung dengan mereka,aku tak sabar ingin menjahili mereka"ajak Naumi sambil tersenyum dan menarik tangan suaminya.
"Hanny, sebaiknya kita mencari tempat lain, aku hanya ingin berduaan saja dengan mu,dan kita tak usah mengganggu mereka,"ucap Aldo mencari alasan karena ia hanya ingin berduaan saja dengan istri nya, Naumi pun memanyunkan bibirnya.
"Baik lah,tapi my love,apa boleh kita menyapa mereka sebentar..?aku penasaran ingin melihat reaksi mereka ketika ketangkap basah oleh kita he..he.."ucap Naumi sambil tertawa kecil.
"Baiklah "sahut Aldo sambil terkekeh dan mengacak-acak rambut istri nya yang terlihat sangat menggemaskan.
"Hallo my friend good morning..?"sapa Naumi sambil menepuk pundak Dela dan tersenyum lebar, Dela yang sedang asik makan sambil di suapin Axel pun seketika terkejut dan langsung tersedak.
Uhuk.. uhuk.. uhuk..!
__ADS_1
"Sayang,apa kamu tidak papa?"tanya Axel panik, sambil memberikan segelas air putih untuk Dela, Dela pun langsung meminum air yang di berikan oleh kekasihnya itu.
"Oh.. sosweet..!sudah berapa piring lo makan Del hehehe..?"tanya Naumi sambil menaik turun kan alisnya, Dela pun mendengus kesal.
"Pokok nya ya, setelah pulang nanti dari Bali, kalian berdua harus segera di menikah kan."ucap Naumi sambil berkacak pinggang, sedang kan Dela,wajah nya sudah seperti kepiting rebus menahan rasa malu di depan pacarnya, sedang kan Aldo hanya bisa geleng-geleng kepala saja melihat tingkah laku istri nya itu yang sedang menjahili sahabatnya.
"Enak aja..!lo pikir gue lagi kena grebek warga, main langsung di nikah kan"protes Dela kesal, Naumi pun langsung tertawa senang melihat ekspresi wajah kesal dari sahabat nya itu,ia puas bisa berhasil membuat sahabat nya itu kesal.
"Dela,gue tuh udah gak sabar pengen liat kalian bersanding di pelaminan hehehe.." sahut Naumi sambil tertawa, Dela pun menundukkan kepalanya merasa malu di tatap oleh kekasihnya.
"Hanny,ayo kita cari tempat lain,bukan kah kamu sudah lapar sejak tadi"ajak Aldo lembut,sambil merangkul istri nya, Naumi pun mengangguk kan kepalanya sambil tersenyum manis.
"Emm... kenapa tidak bergabung di sini saja,biar kita lebih rame"ajak Axel sambil tersenyum, Naumi pun hendak berucap menyetujui, tetapi Aldo lebih dulu menyela.
"Tidak,aku hanya ingin berduaan saja dengan istri ku "sahut Aldo yang kembali ke mode dingin nya.
"My love, boleh ya kita gabung di sini aja,kan lebih rame kalau double date"rengek Naumi sambil memasang wajah imut dengan mata yang di bulat kan, Aldo pun langsung luluh menatap wajah menggemaskan istri nya dan mengangguki nya.
"Waw..ini luar biasa, ternyata hanya Naumi yang mampu meluluhkan manusia es ini,sekarang aku sudah menemukan pawang nya Aldo he..he.."kekeh Axel dalam hati.
Mereka pun sarapan pagi bersama sambil mengobrol dengan akrab, bahkan sesekali mereka tertawa ketika ada hal yang lucu, kebahagiaan mereka berempat sangat terpancar, namun tanpa mereka sadari, ternyata ada sepasang mata yang sejak tadi sedang memperhatikan mereka dari kejauhan,mata itu menatap tajam dan tak suka dengan kebahagiaan mereka sekarang.
"Aku tak akan membiarkan kebahagiaan kalian bertahan lama, karena aku akan merebut nya kembali,kebahagiaan itu seharusnya hanya untuk ku"gumam orang itu sambil menatap nyalang ke arah mereka berempat lalu setelah itu ia pun segera pergi dari sana.
...****************...
Bersambung...
__ADS_1
Jangan lupa tinggalkan jejak kalian ya βΊοΈ terima kasih ππ»