(3 Hati) Cinta Tak Pernah Salah

(3 Hati) Cinta Tak Pernah Salah
perihal sapu tangan


__ADS_3

Naumi berlari dengan buru-buru memasuki ruang kelas, karena bel sekolah sudah berbunyi.


"Huh... selamat,akhirnya gue tepat waktu"gumam Naumi sambil mengelus dada nya dan tersenyum lega, hampir saja ia terlambat masuk ke kelas.


"Naumi,lo dari mana aja,kenapa baru sampai?"tanya Dela.


"Biasa del"sahut Naumi sambil tersenyum, Dela pun menghela nafas panjang,ia sudah tau kebiasaan sahabat nya itu yang suka menolong orang.


"Lo tuh kebiasaan ya..!gak liat waktu dan tempat kalo mau berbuat baik"ucap Dela.


"Adelia Sukma...! sahabat gue yang paling baik, imut dan perhatian,emang kalo mau nolong orang itu harus liat waktu dan tempat ya...?kan kita gak tau kapan ada orang yang membutuhkan pertolongan kita"sahut Naumi.


"Huh...terserah lo deh,tapi jangan sampai membahayakan nyawa lo lagi kaya kemaren, ingat...! nyokap bokap lo punya anak cuma lo doang, kalau lo mati, kan kasian mereka"ujar Dela menasehati.


"Iya ..iya..tapi jangan bilangin gue mati juga kali...serem amat sih lo Del.."sungut Naumi.


"Maka nya...jangan suka bikin orang khawatir,lo tau gak... kemaren gue di omelin sama Vino gara-gara gue gak tau keberadaan lo"keluh Dela.


"Yang bener...?duh gawat..!lo gak bilang kan soal kejadian kemarin..?"tanya Naumi merasa takut.


"Ya enggak lah...!gila aja kali gue,kalau bilang lo kemarin peluk cowok,bisa ngamuk tuh macan sama gue"sahut Dela.


"He...he..thanks ya Del"


"Tapi lo beneran kan,gak selingkuh di belakang Vino..?"tanya Dela menyelidik sambil menyipitkan matanya menatap Naumi.


"Enak aja kalau ngomong,ya gak lah Del..!mana mungkin gue selingkuh,lo kan tau gue ini tipe setia, kalau udah cinta, gak bakal gue berpaling ke lain hati"ujar Naumi.


"Emm..ok..ok..gue percaya kok sama lo seratus persen"sahut Dela sambil tersenyum.


"Duh ..! gara-gara lari-lari tadi,gue sampai keringatan,di mana sapu tangan gue ya...?kok gak ada..?"gumam Naumi sendiri,ia kebingungan mencari sapu tangan kesayangan nya itu.


"Eh Del, lo ada bawa tisu gak...gue keringat nih"pinta Naumi.


"Tumben cari tisu,biasa juga pakai sapu tangan"sahut Dela sambil mengambil kan tisu dari dalam tas nya.

__ADS_1


"Sapu tangan gue ilang"sahut Naumi memberi tahu.


"Kok bisa..?"tanya Dela merasa tak percaya,tak biasa nya sahabat nya itu kehilangan sapu tangan kesayangan nya.


"Iya..gue udah cari di mana-mana tapi... astaga..."Naumi langsung menepuk jidatnya ketika ia baru ingat,bahwa sapu tangan kesayangan nya itu ternyata tidak hilang,tetapi ia berikan ke pada Aldo.


"Tapi apa Naumi...?lo kenapa..?"tanya Dela keheranan, sambil menyeritkan alis nya.


"Tapi sapu tangan gue, ternyata udah gue kasih kan sama...sama...-"jeda Naumi sambil mengingat,ia melupakan nama orang yang ia kasih kan sapu tangan nya.


"Sama siapa..?"tanya Dela penasaran sambil menatap Naumi.


"Sama siapa ya..?gue lupa namanya Del"sahut Naumi menyerah.


"Cewek apa cowok..?"tanya Dela.


"Cowok,"


"What..?siapa cowok yang beruntung mendapatkan cendramata dari lo Naumi"ucap Dela.


"Orang yang lo peluk kemaren..?"tanya Dela terkejut, Naumi langsung gelabakan.


"Shuuuttth..!lo ngomong jangan kencang-kencang Dela,entar ada yang denger"pinta Naumi sambil menaruh jari telunjuk nya ke mulutnya sendiri,sambil mengangguki pertandingan Dela tadi.


"Sorry Naumi gue refleks..?wah.. beruntung banget tuh cowok,udah dapat pelukan dapat cendramata lagi dari lo, jangan-jangan itu jodoh lo lagi he..he..!"ucap Dela sambil menggoda Naumi, Naumi pun langsung membelalakkan matanya sambil ternganga mendengar nya.


"Gak mungkin Dela...!gue yakin jodoh gue itu, pacar gue sendiri"selah Naumi.


"Vino..?"tanya Dela, Naumi mengangguk kan kepalanya.


"Iya siapa lagi Dela...!emang gue punya pacar yang lain selain Vino"sungut Naumi sambil cemberut.


"Kali aja ada yang lain he..he,lagi pula..lo yakin bener tuh si Vino bakal jadi jodoh lo,kita kan gak tau Naumi jodoh kita siapa,di mana dan kapan datang nya"ucap Dela, Naumi pun langsung terdiam mendengar ucapan Dela,tubuh nya pun menjadi terasa lemes, apa yang di katakan Dela memang benar, siapa yang tau jodoh kita siapa hanya Allah yang tau.


*

__ADS_1


*


*


Di Bandung.


Selesai rapat Aldo dan Axel bersantai sambil meminum teh bersama di sebuah villa perkebunan teh milik nya.


"Al..suasana di sini sangat sejuk dan nyaman ya,cocok sekali buat kita yang super sibuk ini untuk refreshing sejenak"ucap Axel sambil menghirup udara segar di sana.


"Aku berencana kelak akan mengajak istri ku bulan madu di sini"ucap Aldo santai menghirup teh hijau milik nya, mendengar ucapan Aldo Axel pun langsung tersedak dan menumpahkan teh milik nya.


"Ka..kamu mau nikah Al..?sama siapa..?setau aku kamu belum punya pacar atau pun calon istri Al..?"tanya Axel penasaran, Aldo tak menjawab pertanyaan Axel,ia pun berdiri dan membelakangi Axel sambil memandang perkebunan teh milik nya yang sangat indah dan luas, tanpa sadar ia menjatuh kan sesuatu dari kantong celana nya, Axel pun memungut benda itu.


"Sapu tangan..?warna pink..?sejak kapan Aldo menyukai warna pink..?"batin Axel heran,ia pun membalik sapu tangan itu dan melihat ada sebuah tulisan nama di sana.


"Naumi..?"ucap Axel membaca tulisan itu sambil menyeritkan alis nya, mendengar nama Naumi di sebut Aldo terkejut dan langsung membalikkan badannya,mata nya langsung terbelalak melihat sapu tangan itu ada di tangan Axel, dengan cepat Aldo mengambil nya dan menatap tajam ke arah Axel.


"Jangan pernah menyentuh sesuatu yang menjadi milikku"ucap Aldo terlihat marah, Axel langsung termangu mendengar nya.


Glekk!


Axel menelan ludah nya dengan kasar,ia tak menyangka Aldo bisa jadi semarah itu ketika benda milik nya di sentuh orang lain.


"So... sorry Al, a..aku gak sengaja, tadi kamu menjatuh kan sapu tangan itu dari kantong celana mu"sahut Axel tergagap, Aldo pun tak bicara lagi,ia segera pergi meninggalkan Axel yang terlihat ketakutan dan langsung masuk ke kamar nya.


"Oh my God... kenapa Aldo bisa seseram itu? kenapa hanya perihal sebuah sapu tangan bisa membuat nya semarah itu?"gumam Axel merasa bingung.


"Apa jangan-jangan itu adalah milik kekasih nya..? bukankah tadi dia bilang itu miliknya nya, dan aku lihat ada sebuah nama di sapu tangan itu?ya ampun... kenapa aku bisa melewat kan hal ini..? kalau Tante Hana tau bisa di jewer nih kuping sampai putus "keluh Axel sambil menepuk jidatnya sendiri,ia teringat pesan mommy Hana.


Agar menjaga Aldo dengan baik,jika Aldo jatuh cinta, atau pun memiliki seorang kekasih lekas beri tahu mommy Hana,agar mommy Hana bisa langsung menyelidiki gadis itu, apa kah baik atau tidak, karena mommy Hana sangat takut jika putra kesayangannya itu salah pilih, selama ini banyak sekali perempuan yang tidak baik mengincar Aldo dan mengincar kekayaan nya saja, sehingga mommy Hana mengutus Axel sebagai mata-mata nya untuk menjaga Aldo.


...****************...


Bersambung....

__ADS_1


Jangan lewatkan episode-episode selanjutnya yaa,dan beri dukungan nya buat author, biar makin semangat 🤗


__ADS_2