
Keesokan harinya, Naumi mencoba menghubungi kekasih nya lagi,namun tetap saja yang di dengar hanya suara operator.
(maaf nomor yang anda tuju sedang berada di luar jangkauan)
"Ck, Vino... kamu di mana sih..?kok ponsel kamu dari kemaren gak aktif terus"Keluh Naumi sambil berdecak kesal.
"Seharusnya, setelah lamaran kamu di terima,kamu langsung menghubungi gue Vin,tapi kenapa malah menghilang gak ada kabar begini"gerutu Naumi dengan kesal.
"Biar gue chat aja deh..,entar kalau dia aktifin ponsel nya, chat gue langsung ke baca sama dia"gumam Naumi sambil mengetik pesan.
Selesai mengirim pesan, Naumi pun segera mandi dan berpakaian,ia pun keluar untuk sarapan bersama orang tua nya.
"Pagi papa..pagi bunda.."sapa Naumi sambil menuruni tangga.
"Pagi sayang.."sahut bunda Sofia sambil tersenyum dan menuangkan susu di gelas untuk Naumi.
Naumi pun duduk sambil mengambil dan meminum susu nya, papa dan bunda saling lempar pandang melihat wajah putri nya yang terlihat lesu seperti orang yang tak bersemangat.
"Naumi,ada apa..?"tanya bunda sambil menatap putri nya, Naumi tersentak kaget lalu segera menggeleng kan kepalanya.
"Tidak papa bunda"sahut Naumi menutupi ke galauan nya.
"Papa tau, pasti kamu sedang gelisah karena kekasih hati mu itu tidak bisa di hubungi ya kan" ucap papa Chandra sambil membaca koran nya,sontak saja mata Naumi langsung terbelalak,ia sangat terkejut mendengar nya.
"Dari mana papa tau..?"tanya Naumi merasa tidak percaya, dengan tebakan papa nya yang sangat tepat,papa Chandra pun terkekeh mendengar nya.
"Jelas saja kami tau, karena nyonya Hana yang memberi tahu kan kepada kami, kalau putra nya itu sedang berada di luar negeri saat ini"sahut bunda sambil tersenyum, Naumi langsung ternganga mendengar nya.
"Lu.. luar negeri..? untuk apa ke luar negeri..?"tanya Naumi kebingungan.
"Untuk apa Vino keluar negeri..?dan kenapa justru papa dan bunda yang lebih tau, kenapa Vino tidak memberi tahu gue..?"batin Naumi bertanya-tanya.
"Kata nyonya Hana,tuan Aldo berangkat bersama adiknya, untuk mendaftar kan adiknya kuliah di sana"sahut bunda Sofia, Naumi menyeritkan alis semakin bingung.
"Tuan Aldo..? siapa tuan Aldo bun..?"tanya Naumi tak mengenal nya dan kebingungan.
"Ya tuan Aldo Agra Winata...calon suami mu lah, siapa lagi"sahut papa Chandra memberi tahu.
Deg!
__ADS_1
Naumi terkejut mendengar nya, ia semakin kebingungan dan tak mengerti dengan ucapan dari papa nya.
"Naumi..!"panggil bunda sambil menyentuh pundak Naumi,bunda Sofia dan papa Chandra heran melihat Naumi yang terpaku tak bergerak.
"Ada apa..?"tanya bunda sambil menatap Naumi.
"Bunda, boleh kah Naumi bertanya..?"ucap Naumi.
"Tentu sayang.."sahut bunda Sofia.
"Sebenarnya,untuk siapa mommy Hana melamar Naumi..?" tanya Naumi serius, sambil menatap bunda dan papa nya bergantian.
"Untuk putra nya yang bernama Aldo"sahut bunda Sofia
Deg!
Jantung Naumi langsung serasa berhenti berdetak, ia merasa shock mendengar nya, bibir nya bergetar hebat,ia tak menyangka ternyata lamaran itu bukan lah dari pacar nya tetapi dari kakak pacar nya sendiri.
"Ja.. jadi.. lamaran itu,bukan dari Vino?me.. melainkan dari kakak nya..?"tanya Naumi sambil meneteskan air mata,ia sudah salah paham dengan lamaran itu, dan sudah terlanjur menerimanya,bunda dan papa Chandra kebingungan melihat Naumi yang terlihat sangat shock sambil menangis.
"Naumi..!ada apa...?apa ada sesuatu yang kami tidak ketahui..?"tanya papa Chandra curiga sambil menatap dingin Naumi, Naumi pun menundukkan kepalanya sambil terus menetes kan air mata nya.
"Naumi..!beri tahu bunda dan papa sayang,ada apa sebenarnya..?"tanya bunda sambil mengusap punggung putri nya.
"Apaaa...!!!jadi kamu berpacaran dengan Vino adiknya bukan dengan tuan Aldo..?"tanya papa Chandra terlihat sangat shock dan marah, Naumi pun mengangguk kan kepalanya,bunda Sofia hanya bisa menutup mulutnya merasa tidak percaya.
"Kalau kamu pacaran dengan adik nya, kenapa kamu juga pacaran dengan kakak nya ..?"tanya papa Chandra marah dengan putri nya.
"Naumi tidak pacaran dengan kakak nya Vino pa...kenal saja Naumi tidak, bagai mana bisa Naumi pacaran dengan nya"sahut Naumi membela diri, Naumi merasa belum pernah bertemu dengan kakak nya Vino selama ini.
"Tidak kenal kamu bilang...?lalu apa ini..?"tanya papa Chandra sambil melempar sebuah foto di hadapan Naumi, Naumi pun meraih foto itu dan langsung membelalakkan matanya terkejut melihat nya.
"I..ini kan kak Aldo..! jadi dia adalah..-"ucapan Naumi terjeda, ia sangat terkejut sambil membungkam mulut nya dengan telapak tangan nya.
Naumi pun langsung menjelaskan semuanya tentang ke salah pahaman itu, mulai dari pertemuan nya dengan Aldo,bunda Sofia dan papa Chandra terkejut mendengar nya.
"Pa.. Naumi mohon,batal kan lamaran ini"ucap Naumi meminta sambil memelas.
"Pa.. bagai mana ini...?"tanya bunda Sofia kebingungan, sambil menatap suaminya,bunda Sofia tidak menyangka perjodohan putri nya menjadi serumit ini.
__ADS_1
"Naumi, sekarang papa minta... lupa kan Vino dan menikah lah dengan tuan Aldo"ucap papa, Naumi terkejut mendengar permintaan dari papa nya itu.
"Maaf kan Naumi pa, Naumi tidak bisa menikah dengan kak Aldo, karena Naumi tidak mencintai nya pa"sahut Naumi, mendengar itu papa Chandra pun sangat marah.
"Pokoknya kamu akan tetap menikah dengan tuan Aldo,titik...!ini keputusan papa"ucap papa Chandra dengan tegas,papa tidak peduli lagi dengan rengekan dari putri nya.
"Tapi pa.. Naumi mencintai Vino..!"sahut Naumi sambil menangis.
"Persetan dengan cinta..!"ucap papa Chandra lalu ia berdiri dan pergi meninggalkan meja makan.
"Pa...papa Naumi mohon...!jangan paksa Naumi..jika papa tetap terus memaksa, Naumi akan bunuh diri sekarang juga ...!!!"teriak Naumi mengancam dan tak mau mengalah, papa Chandra pun terkejut mendengar nya dan menghentikan langkah kaki nya,ia pun menatap putri kesayangan nya itu.
"Sekarang kamu sudah berani mengancam, dan melawan papa..?"tanya papa Chandra terlihat sedih, Naumi pun menundukkan kepalanya merasa bersalah.
"Maaf kan Naumi pa.."ucap Naumi sambil menangis.
"Ka..kamu..!"ucapan papa tiba-tiba terhenti dan...
Bruk...!!!
Papa Candra jatuh pingsan sambil memegangi dadanya,bunda Sofia dan Naumi pun terkejut melihat nya.
"Papaaa...!!!"teriak bunda Sofia lalu berlari menghampiri suaminya, Naumi pun ikut berlari.
"Papa...papa bangun pa..papa kenapa....!"ucap bunda Sofia panik memanggil-manggil suaminya sambil menangis dan menepuk-nepuk pipi suaminya, Naumi pun juga sangat panik melihat papa nya.
"Bi Sri..! panggil pak Yono, cepat kita bawa papa kerumah sakit"ucap bunda Sofia sambil menangis,bi Sri pun langsung berlari memanggil pak Yono dan satpam, mereka pun langsung mengangkat papa Chandra dan segera membawa nya ke rumah sakit.
"Naumi...!cepat telpon dokter Irwan, bilang kita sedang menuju rumah sakit ..!"ucap bunda menyuruh, Naumi pun mengangguk dan buru-buru menghubungi dokter pribadi papa nya.
Tak lama mereka pun sampai ke rumah sakit, dan di sana sudah menunggu dokter Irwan dan beberapa perawat, untuk segera menangani papa Chandra.
Papa Chandra pun segera di bawa ke ruangan dan langsung di tangani.
"Bunda..!"panggil Naumi menghampiri bunda nya, sambil memberikan sebotol air mineral untuk bundanya,bunda Sofia tak menghiraukan Naumi,bunda terus saja menatap ruangan papa Chandra yang pintu nya masih saja tertutup rapat, melihat bunda nya yang sangat terpukul Naumi pun semakin merasa bersalah,ia pun menangis di sudut dinding tak jauh dari bunda nya.
...****************...
Bersambung...
__ADS_1
Jangan lupa baca episode-episode selanjutnya yaa βΊοΈ
Dan jangan lupa tinggalkan jejak kalian π€ terima kasih ππ»