(3 Hati) Cinta Tak Pernah Salah

(3 Hati) Cinta Tak Pernah Salah
Hampir celaka


__ADS_3

Aldo menatap Naumi tanpa kedip,ia terpesona dengan kecantikan istri nya, berlahan kaki nya melangkah mendekati Naumi, Naumi pun merasa semakin salah tingkah.


"Kenapa jantung ku,kembali tidak normal lagi,oh my God...ada apa dengan diri ku.."batin Naumi merasa tidak karuan, Naumi pun mengusap tengkuk leher nya,memeriksa apa kah dia sedang sakit atau tidak..


"Im sorry my love wife, karena sudah membuat mu menunggu lama,kamu terlihat sangat cantik malam ini"bisik Aldo ke telinga Naumi sambil mendarat kan ciuman nya ke pipi Naumi, wajah Naumi memerah seketika,ia merasa malu karena Aldo memperlakukan nya sangat manis di depan mertua nya, sedang kan mommy Hana hanya tersenyum melihat nya.


"Umm.. thanks"sahut Naumi, hanya kata-kata itu yang bisa ia keluar kan, karena saat ini ia sibuk mengatur jantung nya yang berdetak dengan sangat kencang tidak karuan.


"Kenapa melakukan hal itu di depan ku yang jomblo ini"ucap Axel protes.


"Itu derita mu,bukan salah ku"sahut Aldo tak peduli,lalu segera menggandeng tangan istrinya menuju ke tempat acara inti.


"Maka nya, sudah Tante bilang,kamu itu cepat-cepat cari istri, biar bisa melakukan hal seperti itu juga"ucap mommy Hana, Axel pun mendengus.


"Bagai mana bisa nikah, calon nya saja belum nampak..!"sahut nya sambil cemberut, mommy Hana pun langsung terkekeh mendengar nya.


Semua mata tertuju pada pasangan yang sedang berjalan menuju tengah-tengah mereka.


"Selamat malam semua nya,terima kasih atas kehadiran kalian semua yang sudah mau berhadir di acara pesta syukuran perusahaan Agra Winata, saya juga ingin mengucapkan selamat buat kalian yang telah membuat perubahan menjadi seperti ini sekarang, kali ini saya juga ingin memperkenalkan pada kalian langsung, siapa wanita cantik yang berada di samping saya,dia adalah nyonya Aldo Agra Winata istri saya, kalian pasti sudah tau jika saya sudah menikah, tetapi kalian belum kenal langsung istri saya"ucap Aldo memperkenalkan istri pada seluruh karyawan dan para investor.


Semua orang pun langsung bertepuk tangan ketika mendengar nya, mereka ikut senang dan memuji kecantikan Naumi,tak sedikit mereka ingin berkenalan langsung dan berjabat tangan pada Naumi, Naumi di perlakukan seperti seorang ratu dan di hormati semua orang.


Naumi sangat terkejut sekaligus merasa bahagia, ternyata Aldo tak sungkan atau pun malu mengakui nya sebagai istri nya, seketika ingatan Naumi pun kembali pada kejadian pesta ulang tahun Davina beberapa waktu lalu, ketika Vino memperlakukan nya,jangan kan di perkenalkan dan diakui sebagai pacar, justru di pesta itu ia mendapat kan perlakuan yang melakukan seumur hidup nya.


"Ada apa my wife..?"tanya Aldo sambil merangkul tubuh Naumi, Naumi tersentak kaget dan tersadar dengan lamunan nya.


"Tidak apa-apa my love,umm..boleh kah aku ijin ke ke toilet..?"ucap Naumi sambil tersenyum manis.


"Baiklah, jangan lama-lama.."sahut Aldo sambil tersenyum, Naumi pun mengangguk kan kepalanya, lalu segera pergi.


Naumi berjalan menuju toilet dan tak sadar di belakang nya ternyata sudah ada seseorang yang membuntuti nya.


🌸🌸🌸🌸🌸🌸


Di dalam toilet wanita.

__ADS_1


Naumi selesai membuang hajat nya,dan mencuci tangan nya, sambil bercermin dan merapikan dandanan nya, Naumi tersenyum ramah dengan wanita di sebelah nya.


"Saya tidak menyangka, bisa bertemu dengan anda di sini nyonya Aldo"ucap wanita itu sambil tersenyum ramah.


"Ah.. benar kah.."sahut Naumi tak kalah ramah.


"Oya, perkenalkan nama saya Dewi Puspa,saya salah satu karyawan tuan Aldo di perusahaan Agra Winata"ucap nya memperkenalkan diri, sambil mengulurkan tangannya dan tersenyum ramah.


"Nama saya Naumi Larasati, panggil saja Naumi"sahut Naumi memperkenalkan diri nya juga, sambil tersenyum ramah dan menyambut uluran tangan Dewi lalu menjabat nya.


"Senang berkenalan dengan anda nyonya Aldo"ucap Dewi sambil tersenyum.


"Terima kasih,saya juga .."sahut Naumi sambil tersenyum.


"Kalau begitu saya permisi dulu.."ucap Naumi.


"Silahkan kan.."sahut Dewi sambil tersenyum, Naumi pun keluar lebih dulu dari toilet itu.


Ketika sampai di luar,ia tak memperhatikan langkah kaki nya, tiba-tiba...


Teriak Naumi yang terpeleset dari sana sehingga hampir terjatuh, beruntung dengan sigap tangan kekar seseorang menangkap tubuh nya dan langsung masuk ke dalam pelukan nya.


"Apa kamu tidak papa my wife..?"tanya Aldo panik, sambil memeluk istrinya,ya Aldo lah yang telah menyelamatkan Naumi.


"Tidak papa my love, terima kasih sudah menyelamatkan ku"sahut Naumi, sambil melepaskan pelukan nya.


"Lain kali berhati-hati lah,aku tidak mau jika terjadi sesuatu pada mu honey"ucap Aldo, sambil mengusap kepala dan membenarkan rambut istri nya yang melindungi wajah cantik istri nya, Naumi pun langsung mengangguk kan kepalanya.


"Thanks my love..."ucap Naumi sambil tersenyum manis.


"Boleh kah aku minta hadiah nya..!"pinta Aldo.


"Hadiah..?"tanya Naumi bingung.


Cup!

__ADS_1


Benda kenyal berhasil mendarat di bibir pink Naumi, seketika Naumi langsung melebarkan matanya terkejut.


"Tanda terima kasih nya sudah aku terima" sahut Aldo sambil mengulum senyum.


Naumi terpaku sambil mengedip-ngedip kan matanya, wajah nya pun langsung memerah,kali ini bukan karena marah,tetapi merah karena merasa malu, Naumi pun langsung menundukkan kepalanya tak berani menatap.


"Kenapa..?apa kamu merasa malu..?"tanya Aldo sambil tersenyum menggoda istri nya, Naumi sangat tampak salah tingkah dengan pertanyaan itu.


"Apa kamu mau lagi..?"tanya Aldo sambil menatap Naumi.


"Apa...!!!"sahut Naumi terkejut.


Cup!


Sekali lagi Aldo berhasil mendapatkan kan yang ia mau.


"Jika kamu selalu menggemaskan seperti ini,aku tak tahan untuk tidak mencium mu"bisik Aldo di telinga Naumi, hembusan nafas Aldo menerpa leher jenjang Naumi, seketika bulu kuduk Naumi langsung meremang.


"Ayo kita kembali ke pesta, jika terlalu lama di sini,aku tak janji untuk tidak menciumi mu terus menerus"ucap Aldo sambil tersenyum nakal, Naumi pun langsung menggandeng tangan Aldo.


"Ayo kita kembali"sahut Naumi cepat, dan langsung menarik suaminya pergi dari sana, Aldo pun langsung terkekeh mendengar nya.


Dari balik sudut toilet, sepasang mata menatap tajam kearah mereka, sejak tadi ia sudah memperhatikan dan melihat apa yang di lakukan oleh Aldo dan Naumi,rasa gemuruh cemburu dan marah membuncah di dadanya, kedua tangannya pun mengepal kuat.


"Aku tak akan membiarkan kalian bahagia" ucap nya,lalu segera pergi dari sana.


...****************...


Bersambung dulu ya...


Jangan lupa baca episode-episode selanjutnya ...☺️


Dan tinggalkan jejak kalian biar author makin semangat nulis nya πŸ€—


Terima kasih sudah selalu mendukung πŸ™πŸ»

__ADS_1


__ADS_2